20:00 . Gelar Salat Idul Fitri Besok, Takmir Masjid Agung Imbau Jemaah Tertib Prokes   |   18:00 . Tradisi Nyekar Ke Makam, Sebelum Lebaran   |   17:00 . Jelang Lebaran, Pendapatan Salon Meningkat   |   16:00 . 99,13 Persen Warga Bojonegoro Terintegrasi JKN-KIS   |   15:00 . Harga Jilbab Merangkak Naik, Jelang Lebaran Pembeli Juga Meningkat   |   14:00 . Kapolres Bojonegoro Imbau Warga Tidak Melakukan Takbir Keliling   |   13:00 . Jembatan Glendeng Ambles, Kapolsek Soko Tinjau Kembali   |   10:00 . SMK Migas Bojonegoro Bagi Takjil Kepada Masyarakat   |   09:00 . Jelang Lebaran, Jasa Ekspedisi Kebanjiran Paket Barang   |   08:00 . Chef Sarwan Berbagi dengan Yatim-Dhuafa Sarangan   |   07:00 . Cukup Makan Telur 1-2 Butir Sehari, Ini Efeknya Bila Berlebihan!   |   06:00 . Chef Sarwan Bersama Yatim dan Dhuafa   |   22:00 . Tiga Narapidana Lapas Bojonegoro Langsung Bebas Saat Lebaran   |   21:00 . Komisi A DPRD Bojonegoro Tanggapi Aduan Masalah Rekrutmen Perangkat Desa   |   20:00 . EMCL Salurkan Dukungan 1,320 Sembako di Wilayah Operasi   |  
Wed, 12 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Penjualan Tiang Bambu di Barat Pasar Kota Mulai Sepi

blokbojonegoro.com | Thursday, 20 August 2020 15:00

Penjualan Tiang Bambu di Barat Pasar Kota Mulai Sepi

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Setiap momentum kemerdekaan Republik Indonesia (RI),   warga beramai-ramai memasang lambang bendera Negara.

Hal ini menjadi ladang rezeki bagi para pedagang bambu untuk tiang bendera di sepanjang Jalan KH. Mansur, Bojonegoro atau tepatnya berada di barat Pasar Kota Bojonegoro.

Dari pantauan blokBojonegoro.com di lapangan, Sukron Hadi, warga Ledokkulon, penjual bambu berujar, dia sudah sekitar 10 tahun menggeluti bisnis jual bambu. Khusus untuk tahun ini dirinya mengaku mengalami penurunan penjualan.

"Jualan tiang bambu sendiri dari tahun 2002, jika tahun-tahun sebelumnya apalagi momentum Agustusan pastinya ramai untuk penjualan. Sekarang justru sepi," ungkapnya.

Pria asal Ledokkulon ini menambahkan, jika tahun lalu saat Agustusan ia selalu membawa 100 potong tiang bambu dan habis. Untuk tahun ini hanya habis sekitar 25 potong tiang bambu.

"Tahun lalu apalagi momentum Agustusan pasti habis 100 potong tiang bambu, tahun ini hanya 25 potong tiang bambu saja," katanya.

Tiang bambu sepanjang 4 meter yang ia jual pun harganya relatif murah. Yakni, berkisar Rp 8.000 hingga Rp10.000 per potong. [liz/lis]

Tag : Pedagang, bambu

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat