19:00 . Diduga Terpeleset di Sungai, Bocah asal Sumberrejo Meninggal Dunia   |   18:00 . RSUD Sumberrejo Top Finalis Kovablik Jatim 2022   |   15:00 . Pertamina EP Sukowati Field Bangun Sinergi Forkopimda Bojonegoro Melalui Kegiatan Menembak   |   13:00 . Polisi dan Suporter Bojonegoro Gelar Salat Ghoib dan Doa Bersama   |   22:00 . Ratusan Supporter di Bojonegoro Gelar Doa Bersama Atas Tragedi Kanjuruhan   |   21:00 . Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan, Ratusan Supporter di Bojonegoro Doa Bersama   |   18:00 . Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel   |   17:00 . 2.195 PJU Bakal Dipasang Tahun Ini   |   16:00 . PEPC Sosialisasikan Keamanan dan Keselamatan Jalur Pipa JTB   |   15:00 . Bupati Anna Lantik 37 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bojonegoro   |   14:00 . Polres Bojonegoro Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra 2022   |   13:00 . Hingga Kini, Polisi Belum Temukan Titik Terang   |   11:00 . Salut dengan PDKB, Ketua Asosiasi Kartini Mandiri Akan Gandeng untuk Bidang Usaha   |   09:00 . Bupati Bojonegoro Berangkatkan Kirab Pataka "Jer Basuki Mawa Beya" Menuju Tuban   |   08:00 . Tragedi Kanjuruhan, GPK Minta Reformasi Total Penyelenggaraan Sepakbola Indonesia   |  
Wed, 05 October 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kekeringan, Warga Menempuh Perjalanan 2 Kilometer Demi Air Bersih

blokbojonegoro.com | Sunday, 20 September 2020 19:00

Kekeringan, Warga Menempuh Perjalanan 2 Kilometer Demi Air Bersih

Kontributor : Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Masyarakat Desa Sengon, Kecamatan Ngambon kesulitan mendapatkan air bersih di saat musim kemarau datang. Sumur air masyarakat banyak yang mengalami kekeringan.

Musibah ini banyak dialami warga Dusun Branggah dan Ngrapah. Seperti disampaikan Ali warga Dusun Branggah, sumur - sumur di daerahnya sudah kering, sehingga terpaksa harus menempuh perjalanan yang cukup jauh untuk mendapatkan air bersih.

"Di dusun saya sudah sulit air, sumur bor sudah kering," ucapnya di sela-sela mengambil air di sumberan.

Dia menuturkan, aktifitas mengambil air di dalam hutan jati untuk kebutuhan di rumah tersebut sudah dijalaninya selama dua bulan ini.

"Sudah dua bulanan mengambil air di sini untuk di buat mandi, buat minum, buat minumnya sapi," ungkapnya.

Kekeringan air menambah beban ekonomi keluarganya. Sebab untuk mendapatkan air warga terpaksa menempuh perjalanan sejauh 2 kilometer dengan menggunakan sepeda motor.

"Dulu ambil air dengan pikul tapi sekarang pakai sepeda motor, " jelasnya.

Menurutnya, kondisi ini membuat warga semakin sengsara, karena setiap hari tak hanya sekali mengambil air dari sumur sumberan yang dekat hutan. "Sumber di sini tidak pernah kering sehari ambil dua sampai tiga kali dua kilometer dari sini," bebernya.[her/ito] 

Tag : Air, bersih, ngambon, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 03 October 2022 18:00

    Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel

    Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel Guna menyiapkan santri terampil menulis, Pondok Pesantren (PonPes) Al-Manshur yang beralamat di Jalan Masjid Nomor 1, Dukuh Bangle Rt. 01 Rw 11, Desa Bulu, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro mengadakan pelatihan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat