08:00 . Petugas Gabungan Perketat Titik Penyekatan Kedewan-Cepu   |   07:00 . Menjaga Kesehatan di Hari Idul Fitri di Masa Pandemi Covid-19   |   19:00 . Pasca Macet....!!! Jembatan Glendeng Ditutup   |   18:00 . Macet...!!!! Kondisi Jembatan Glendeng saat Lebaran   |   17:00 . Renginang Jajanan Jadul Saat Lebaran   |   16:00 . AJI Sesalkan Penggunaan Data Jurnalis Sepihak oleh Pemkab Bojonegoro   |   15:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Bojonegoro-Tuban Kembali Ditutup Sementara   |   14:00 . Lebaran, Harga Daging Sapi Merangkak Naik   |   13:00 . BAB di Bengawan, Bocah 13 Tahun Tenggelam   |   07:00 . Kenalkan Pola Makan Sehat Pada Anak, Apa yang Perlu Diperhatikan?   |   17:00 . Umat Katolik Bojonegoro Rayakan Kenaikan Isa Al Masih   |   16:00 . Bupati Bojonegoro dan Forkopimda Salat Ied di Masjid Agung Darrusalam   |   15:00 . Lebaran, Minuman Herbal Kekinian Banjir Pesanan   |   13:00 . Lebaran Agrowisata Belimbing Ngringinrejo Tetap Buka   |   11:00 . Libur Dua Hari, Berikut Jadwal Jam Operasional Kantor Selama Lebaran   |  
Sat, 15 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Orangtua Perlu Tahu, 4 Tips Ajari Anak Saat Belajar Online

blokbojonegoro.com | Tuesday, 29 September 2020 07:00

Orangtua Perlu Tahu, 4 Tips Ajari Anak Saat Belajar Online

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Masa pandemi Covid-19 menuntut anak-anak untuk bersekolah dari rumah melalui jejaring internet.

Kondisi tersebut tentu bukanlah hal yang mudah bagi orangtua yang harus turut menjadi guru untuk anak itu sendiri.

Psikolog Anak, Remaja dan Keluarga, Rosdiana Setyaningrum berbagi empat tips yang bisa dilakukan orangtua dalam konteks ini.

Hal itu disampaikan Rosdiana dalam Media Briefing "Mencetak Anak Unggul dengan Cara Hidup Bijaksana dan Baik di Era PSBB" pada Senin (28/9/2020) kemarin.

1. Atur suasananya seperti di kelas


Rosdiana menyarankan agar orangtua membuat ruang belajarnya menjadi seperti ruang kelas.

Jauhkan mainan atau hal-hal lain yang akan memecah konsentrasinya.

Jika tak memiliki ruangan khusus, orangtua bisa menyediakan pojok belajar yang ditata seperi layaknya ruang kelas.

“Otak kita bekerja dengan kebiasaan. Kalau belajar di kamar dan banyak maianan, dia akan bingung, ini belajar atau main atau sekolah,” ujar Rosdiana.

2. Biarkan anak bergerak sebelum memulai pelajaran

Orangtua bisa mengajak anak untuk menggerakkan tubuhnya sebelum memulai pelajaran.

“Anak-anak harus bergerak supaya fokus. Semakin dia diam duduk, semakin dia tidak fokus."

Terlebih, kata Rosdiana, saat berada di depan gawai, tingkat fokus kita melemah dan menjadi cepat lupa.

Gerakan yang dilakukan tak perlu yang terlalu berat agar anak tak kelelahan.

“Senam-senam ringan saja. Atau kalau sedang istriahat biarkan gerak di kursinya, atau jalan-jalan dulu untuk kemudian mulai belajar kembali,” kata Rosdiana lagi.

3. Diskusi dengan guru

Orangtua tidak perlu berkecil hati jika tidak bisa mengajari anak. Diskusikan dengan guru bagaimana bisa membantu anak.

4. Menjalankan tugas orangtua

Terakhir, Rosdiana menyarankan orangtua untuk membuat tugas perkembangan anak bisa berjalan dengan baik.

Salah satunya adalah untuk mengembangkan kepribadian anak yakni mengajarkan hidup mandiri, bertanggung jawab, menerima risiko, mengenal emosi, dan memberi pengalaman belajar yang menyenangkan.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan, belajar online, sekolah

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat