21:00 . Dapat Konsumsi Selama Armuzna, Tidak Perlu Bawa Beras dan Magicom   |   17:00 . Kemenag Ajak KBIHU Edukasi Jemaah Terkait Murur   |   16:00 . Tak Cukup Bukti, Kejari Bojonegoro Hentikan Penuntutan Kasus Dugaan Pencurian Ayam   |   12:00 . Ke Arafah Gunakan Smart Card, Ini Prosedurnya   |   10:00 . KBIHU Attanwir Ajak Jemaah Haji Ziarah ke Mbah Moen   |   08:04 . Ziarah ke Pesarean Mbah Moen di Ma'la   |   18:00 . Perajin Batik Binaan EMCL Hadir di Pekan Batik Daerah, Omset Melonjak   |   17:00 . Kejari Bakal Kembali Periksa Pejabat Pemkab Bojonegoro Soal Mobil Siaga, Siapa Saja?   |   16:00 . Puluhan DU DI dan UMKM Semarakkan Job and Edu Fair SMK Negeri 1 Bojonegoro   |   15:00 . Tragis, 3 Sapi 1 Rumah di Terbakar, Kerugian Capai Rp100 Juta   |   13:00 . Perwakilan Peserta Pekan Batik dari Berbagai Daerah Ikuti Farm Trip Wisata Bojonegoro   |   09:00 . Lagi, 1 Tersangka Diseret Kejari Dalam Kasus Kredit Fiktif¬†Bank¬†Daerah Bojonegoro   |   18:00 . 1.935 Tenaga PPPK di Bojonegoro Terima SK   |   15:00 . Horeee....!!! 408 Kades di Bojonegoro Dapat Tambahan Masa Jabatan 2 Tahun   |   13:00 . Puncak Kemarau di Bojonegoro Diprediksi Terjadi Juli hingga Agustus   |  
Thu, 13 June 2024
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ini 4 Pola Asuh dan Dampaknya Bagi Anak

blokbojonegoro.com | Sunday, 04 October 2020 07:00

Ini 4 Pola Asuh dan Dampaknya Bagi Anak

Reporter: --

blokBojonegoro.com - Ada empat gaya pengasuhan berbeda yang biasa diterapkan para orangtua, yaitu pengasuhan permisif, otoritatif, otoriter, dan tidak terlibat.

Pola asuh otoritatif adalah pola asuh yang terbaik. Meski demikian, setiap gaya pengasuhan memiliki pro dan kontra sendiri.

Setiap gaya membawa karakteristik yang berbeda dan memiliki dampak berbeda pula pada anak-anak.

Gaya pengasuhan juga memengaruhi hubungan antara orangtua dan anak. Setiap gaya pengasuhan menggunakan pendekatan yang berbeda, demikian juga hasilnya akan bervariasi.

Mengasuh anak adalah pilihan pribadi dan itu tergantung pada pola pikir dan keinginan dua orang, yaitu ayah dan ibu.
Gaya pengasuhan memengaruhi perkembangan mental anak-anak. Ini juga dapat memengaruhi pertumbuhan emosi dan psikologis anak secara keseluruhan.

Keempat jenis gaya pengasuhan ini berbeda dalam cara disiplin, pengasuhan, kehangatan, metode komunikasi, kontrol, dan tingkat kedewasaan.

Dalam artikel ini, kami telah mencantumkan empat gaya pengasuhan yang berbeda, karakteristik mereka dan dampaknya pada anak-anak. 

1. Pola Asuh Permisif

Pola asuh permisif dapat disebut sebagai pola asuh yang toleran atau penuh kesabaran.

Ciri-ciri gaya pengasuhan ini adalah memiliki beberapa aturan atau standar perilaku, aturan bisa tidak konsisten, jangan berharap terlalu banyak dari anak, dan terus mengasuh dan mencintai anak-anak.

Efek dari gaya pengasuhan ini adalah bahwa anak-anak akan kekurangan disiplin diri, memiliki keterampilan sosial yang buruk, akan sangat menuntut dan merasa tidak aman.

2. Pola Asuh Otoritatif

Gaya pengasuhan ini dikenal juga dengan pola asuh demokratis, di mana orangtua dana nak selalu bicara bersama untuk mendapatkan sebuah solusi bagi kedua pihak.

Pola asuh seperti ini mendorong anak untuk berani berpendapat dan percaya diri. Anak merasa dihargai, karena orangtua terbuka mendengarkan pendapat anak. Ini juga yang kemudian merekatkan hubungan anak dan orangtua.

Orangtua juga bisa mendorong anak untuk disiplin dan mandiri, serta mendidik anak bagaimana membuat pilihan terbaik.

Banyak penelitian yang menyebutkan, bahwa tipe pengasuhan otoritatif adalah yang terbaik untuk diterapkan pada anak.

Baca juga: 6 Tips Pola Asuh Anak ala Victoria Beckham

 3. Pola Asuh Otoriter

Gaya pengasuhan ini ditandai dengan aturan orangtua yang kaku dan harapan tinggi untuk diikuti anak tanpa syarat.

Karakteristik gaya pengasuhan seperti ini umumnya orangtua memiliki aturan yang ketat, sangat menuntut tetapi tidak responsif, dan tidak memberi anak-anak pilihan.

Hati-hati, efek dari pola asuh ini dapat membuat anak-anak memiliki perilaku yang lebih agresif di luar rumah, mengalami kesulitan dalam situasi sosial, dan tidak percaya diri di sekitar orang lain.

Bahkan, anak-anak yang terpapar gaya pengasuhan seperti ini berisiko tidak berprestasi di sekolah.

Baca juga: Gaya Parenting agar Anak Tumbuh Bahagia

4. Pola Asuh yang Tidak Terlibat

Pola asuh yang tidak terlibat atau pola asuh yang tidak diperhatikan adalah gaya pengasuhan yang paling berbahaya.

Dalam gaya pengasuhan seperti ini, orangtua abai dan tidak memenuhi kebutuhan anak-anak mereka, baik fisik maupun psikis. Orangtua berharap anak-anak bisa membesarkan diri mereka sendiri.

Orangtua dengan pola asuh ini cenderung hanya sedikit atau sama sekali tidak mengetahui apa yang dilakukan atau diinginkan anak-anak mereka.

Sebagian besar kasus ini terjadi, karena kondisi kesehatan mental orangtua atau penyalahgunaan zat.

Anak-anak yang terpapar gaya pengasuhan seperti ini tentu tidak merasa bahagia dalam hidup mereka, cenderung tidak berprestasi baik di bidang akademik, dan tidak percaya diri. [lis]

Sumber: kompas.com

Tag : Anak, pola asuh



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 19 February 2024 20:00

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG Perwakilan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina mengunjungi kantor redaksi blokBojonegoro.com (Blok Media Group/BMG), di BMG CoWorking Space, Jalan Semanding-Sambiroto, Desa Sambiroto, Kecamatan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 09 June 2024 15:00

    Santri Al Manshur Bulu, Dilatih Praktik Menulis Berita

    Santri Al Manshur Bulu, Dilatih Praktik Menulis Berita Untuk mempermudah kecakapan menulis berita, mahasiswa Asistensi Mengajar (AM) Prodi PAI, Fakultas Tarbiyah, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri mengadakan rencana tindakan lanjut (RTL) dengan mereview hasil praktik menulis berita di...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat