08:00 . Petugas Gabungan Perketat Titik Penyekatan Kedewan-Cepu   |   07:00 . Menjaga Kesehatan di Hari Idul Fitri di Masa Pandemi Covid-19   |   19:00 . Pasca Macet....!!! Jembatan Glendeng Ditutup   |   18:00 . Macet...!!!! Kondisi Jembatan Glendeng saat Lebaran   |   17:00 . Renginang Jajanan Jadul Saat Lebaran   |   16:00 . AJI Sesalkan Penggunaan Data Jurnalis Sepihak oleh Pemkab Bojonegoro   |   15:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Bojonegoro-Tuban Kembali Ditutup Sementara   |   14:00 . Lebaran, Harga Daging Sapi Merangkak Naik   |   13:00 . BAB di Bengawan, Bocah 13 Tahun Tenggelam   |   07:00 . Kenalkan Pola Makan Sehat Pada Anak, Apa yang Perlu Diperhatikan?   |   17:00 . Umat Katolik Bojonegoro Rayakan Kenaikan Isa Al Masih   |   16:00 . Bupati Bojonegoro dan Forkopimda Salat Ied di Masjid Agung Darrusalam   |   15:00 . Lebaran, Minuman Herbal Kekinian Banjir Pesanan   |   13:00 . Lebaran Agrowisata Belimbing Ngringinrejo Tetap Buka   |   11:00 . Libur Dua Hari, Berikut Jadwal Jam Operasional Kantor Selama Lebaran   |  
Sat, 15 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Hasil Penelitian: Saat Pandemi, Jomblo Lebih Bahagia dan Tidak Mudah Stres

blokbojonegoro.com | Thursday, 08 October 2020 07:00

Hasil Penelitian: Saat Pandemi, Jomblo Lebih Bahagia dan Tidak Mudah Stres

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Pandemi Covid-19 memang keadaan sulit bagi semua orang. Bahkan, tak sedikit yang mengalami stres dan depresi selama pandemi berlangsung. Tapi uniknya, penelitian mengungkap jika para single atau jomblo lebih bahagia dan tak mudah stres saat pandemi dibandingkan mereka yang sedang menjalin hubungan asmara tapi tidak bahagia.

Penelitian ini dilakukan dengan mensurvei lebih dari 1.000 orang di Austria setiap bulannya selama karantina, untuk mendapat gambaran keterkaitan antara status hubungan asmara dan psikologis emosi.

Hasilnya membuktikan orang yang menjalin hubungan tapi tidak bahagia, tiga kali lebih mungkin menderita kecemasan dan depresi dibandingkan para jomblo atau pasangan yang bahagia.

Ya, dibandingkan jomblo, mereka yang menjalin hubungan asmara tapi bahagia berada dalam kondisi kesehatan mental terbaik di masa pandemi dari semua kelompok, seperti dikutip Daily Mail, Sabtu (12/9/2020).

Mendukung temuan ini, sebelumnya penelitian di India menemukan jika peserta yang menikah di masa pandemi berisiko 40 persen lebih rendah mengalami gangguan kecemasan selama karantina dibanding orang yang lajang.

Tapi sayangnya, penelitian di AS menemukan pasangan yang berselisih selama pandemi meningkatkan risiko depresi dan kecemasan, ditambah mood yang sering tidak menentu.

Dalam penelitian ini rata-rata peneliti menggunakan alat ukur psikologis seperti penilaian kualitas pernikahan, depresi, kecemasan, kualitas tidur, dan kualitas hidup peserta untuk menilai kesehatan mental selama pandemi Covid-19.

Sementara itu gejala depresi bakal meningkat saat kualitas hubungan asmara menurun, pengaruhnya antara 13 hingga 35 persen.

"Hubungan asmara memang tidak menjadikan kesehatan mental lebih baik, tetapi kualitas hubungan itu penting," tutup peneliti.

*Sumber: suara.com

Tag : asmara, pacara

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat