11:00 . HUT ke-38, SMP Negeri Kapas Tonjolkan Rakitan Sepeda Energi Listrik   |   07:00 . Jangan Cukur Bulu Kemaluan Saat Vagina Sedang Dalam Kondisi Begini   |   18:00 . Persibo Bojonegoro Melaju ke Babak 16 Besar   |   17:00 . Program Rantang Kasih Moe Tingkatkan Gizi Lansia   |   16:00 . Awal Bulan Harga Emas 24 Karat Antam Terjun   |   15:00 . Full Time, Persibo Taklukkan 1-0 Mitra Surabaya   |   14:30 . Half Time, Persibo Unggul 1-0 dari Mitra Surabaya   |   14:00 . Transparansi Pemdes Tlogorejo Raih Tiga Kategori KIP Se - Jawa Timur   |   13:45 . Menit 31 Persibo Berhasil Mencetak Gol Pertama ke Gawang Mitra Surabaya   |   13:00 . Persibo Tiba di Gresik, Kondisi Siap Tempur   |   12:00 . Harga Cabai di Pasar Bojonegoro Meroket Jelang Natal dan Tahun Baru   |   11:00 . Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Kategori Tertinggi Komisi Informasi Jatim   |   10:00 . Program Aladin Bangun 7.041 Rumah Tak Layak Huni   |   08:00 . Musnahkan Barang Bukti dan Lelang   |   07:00 . Ketahui 5 Tanda ASI Kekurangan Nutrisi, Bisa Berdampak pada Kesehatan Bayi   |  
Fri, 03 December 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Meski Intensitas Hujan Tinggi, Kekeringan Terus Meluas

blokbojonegoro.com | Friday, 16 October 2020 22:00

Meski Intensitas Hujan Tinggi, Kekeringan Terus Meluas

 

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Meski intensitas hujan yang turun di Kabupaten Bojonegoro cukup tinggi dalam dua minggu terakhir, kekeringan yang berdampak krisis air bersih di Bojonegoro masih terus meluas. BPBD Kabupaten Bojonegoro pun masih melakukan droping air bersih hingga saat ini.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Nadief Ulfia menyebutkan, mulai  7 September lalu, hingga 13 Oktober saat ini, BPBD Kabupaten Bojonegoro telah mendistribusikan sebanyak 613 tangki, dengan kapasitas pertangkinya mencapai 5000 liter.

"Hingga sampai tanggal 13 Oktober, BPBD telah mencatatat ada 60 Dusun, dari 40 di 16 Kecamatan meminta pendistribusian air bersih," ujarnya, Jumat (16/10/2020).

Dirinya menjelaskan, walaupun wilayah Kabupaten Bojonegoro sudah memasuki musim pancaroba sejak awal Oktober lalu, masih ada beberapa desa yang mengajuan droping air bersih. Hal tersebut disebabkan, kondisi alam yang masih belum menentu ditambah wilayah di Bojonegoro yang mengalami kekeringan berada di dataran tinggi. 

"Kalau untuk desa terakhir yangmengajukan dropping air bersih ada Desa Sukorejo, Kecamatan Malo, dan Desa/Kecamatan Ngasem," sambungnya.

Nadief Ulfia juga menjelaskan, belum bisa memprediksi secara pasti apakah bakal ada pengajuan dropping air bersih lagi atau tidak. Terlepas dari itu, pihaknya berharap kekeringan di Kabupaten Bojonegoro cepat berakhir dan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan air lagi.

"Tidak menentunya musim memang menjadi  permasalahan saat ini, apalagi cuaca yang sulit diprediksi," pungkasnya.[din/col]


Tag : Kekeringan, meluas, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 November 2021 14:00

    Resensi

    Dibalik Buku 00.00

    Dibalik Buku 00.00 Buku judul 00.00 merupakan karya kedua dari Anugrah Ameylia Falensia atau yang kerap dikenal dengan panggilan Amey atau cumi oleh teman-teman maupun para teman pembacanya....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more