20:00 . Peringkat Hasil SKD Pemkab Bojonegoro Masih Tunggu Instruksi BKN Pusat   |   19:00 . KADIN Bojonegoro Goes to Campus, Podcast di 2 Tempat   |   18:00 . Yuk...! Ikuti Webinar Cerdas dan Bijak dalam Bermedia Sosial   |   17:00 . Desa Pilanggede Raih Penghargaan Tropi Proklim Utama dari KLHK   |   16:00 . Naik Tipis! Harga Emas Antam 24 Karat Dijual Rp915.000   |   15:00 . Diduga Lalai Saat Masak Air, Rumah di Baureno Terbakar   |   14:00 . Bupati Bojonegoro Ziarah di Makam Leluhur   |   13:30 . Tarian Waranggono dan Tabur Bunga di Kayangan Api   |   13:00 . Proses Ritual Pengambilan Api Abadi Berjalan Khidmat dan Tetap Prokes   |   12:00 . Inilah Serangkaian Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro Ke-344   |   11:00 . Atap Gedung MWC NU Kepohbaru Rusak Akibat Hujan Deras dan Angin   |   08:00 . Baru Pertama Ikuti Kejuaraan, Bojonegoro Hampir Juara   |   07:00 . Bermain di Masa Pandemi Jadi Kebutuhan Dasar Anak yang Harus Terpenuhi   |   06:00 . Selamat Hari Jadi Bojonegoro Ke-344   |   20:00 . Stok Kebutuhan Darah UDD PMI Bojonegoro Menipis di Bawah Normal   |  
Wed, 20 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Alumni Stikes Rajekwesi Jadi Tenaga Kesehatan di Luar Negeri

blokbojonegoro.com | Tuesday, 20 October 2020 18:00

Alumni Stikes Rajekwesi Jadi Tenaga Kesehatan di Luar Negeri

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Mahasiswa kesehatan di Kabupaten Bojonegoro mampu bersinergi dengan tenaga medis di luar Indonesia. Seperti halnya kampus Stikes Rajekwesi Dander, Bojonegoro yang mampu menjadi tenaga kesehatan di Luar Negeri.

Direktur Stikes Rajekwesi Bojonegoro, Fidrotin Azizah menuturkan, keseriusan kampus Stikes Rajekwesi dalam proses belajar mengajar terus ditingkatkan. Terbukti, para dosen yang mengajar sudah tersertifikasi Kemendikbud RI.

Sekarang ini beberapa alumni mahasiswa Stikes Rajekwesi berangkat keluar negeri. "Alumni Stikes Rajekwesi ada 6 anak, ini pemberangkatan gelombang pertama pasca Jepang dibuka kembali per 1 Oktober," tuturnya kepada blokBojonegoro.com.

Menurut Bu Fid, panggilan akrab Fidrotin Azizah, proses pemberangkatan ke Jepang dimulai sejak menjadi mahasiswa karena ada kelas khusus yakni Kelas Jepang. Kelas Jepang tersebut sudah dirintis Stikes Rajekwesi sejak dua tahun yang lalu.

"Di Kelas Jepang mahasiswa dibekali dengan pembelajaran Bahasa Jepang, setelah itu mereka lolos N4 dan mendapatkan job di beberapa rumah sakit yang ada di Jepang," jelasnya.

Ditambahkan, alhamdulillah sudah ada 6 alumni Stikes yang sudah siap diberangkatkan dan tanggal 27 Oktober besok gelombang pertama pasca dibuka kembali Jepang per 1 Oktober. Harapannya semoga bisa menginspirasi adik-adik tingkatnya, bahwa kesuksesan itu harus diperjuangkan meski harus meninggalkan kampung halaman bahkan ke Luar Negeri sekali pun.

"Alhamdulillah lulusan Stikes Rajekwesi Bojonegoro sudah go international sejak lama. Mereka ada yang sudah di Arab Saudi, Taiwan dan Jepang sebagai tenaga kesehatan," pungkasnya. [zid/lis]

 

Tag : MAHASISWA, STIKES



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat