11:00 . Asprov PSSI Jatim: Pendaftar Persibo Hanya Pemilik PT yang Sah   |   10:00 . Geluti Usaha Backdrop, Ibu Muda ini Kantongi Omset Jutaan Rupiah   |   09:00 . 549 Peserta Berebut Kursi Perangkat Desa di Sumberrejo   |   08:00 . Manajemen Persibo 'Kebut' Kesiapan Tim   |   07:00 . Waspada Kecanduan Gadget, 40 Persen Anak Habiskan 30 Jam Main HP dalam Seminggu   |   17:00 . Bupati Anna Dukung Penuh Tahapan Verifikasi Menuju KLA   |   16:00 . Verifikasi Lapangan KLA, Dinas P3AKB Sampaikan Kondisi Bojonegoro   |   14:00 . Mbah Galong dan Sejarah Desa Sambong   |   12:00 . Temui Suporter Persibo, Begini Tanggapan Anggota DPRD Bojonegoro   |   10:00 . Suporter yang Mengatasnamakan Bojonegoro Bersatu Gelar Demo   |   08:00 . Sudah Mendaftar, Persibo Bojonegoro Pastikan Ikuti Liga 3   |   07:00 . Hasil Penelitian Ungkap Penderita Mata Minus Meningkat selama Pandemi, Terutama Anak-Anak   |   19:00 . Gowes Bareng Upaya PEPC Eratkan Silaturahim   |   18:00 . Kunjungi KEK Singhasari, AMSI Ditawari Bangun Klaster Media Siber   |   17:00 . Bupati Bojonegoro Pastikan Persibo Daftar Liga 3 Besok   |  
Tue, 15 June 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Daftar Harga Pokok yang Merangkak Naik

blokbojonegoro.com | Friday, 20 November 2020 18:00

Daftar Harga Pokok yang Merangkak Naik

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Bojonegoro, berdasarkan pantauan blokBojonegoro.com di lapangan mulai kompak merangkak naik, Jumat (20/11/2020).

Adapun harga pokok yang mengalami kenaikan diantaranya cabai rawit merah dari harga semula Rp25.000 merangkak naik menjadi Rp30.000 per kilogram, cabai merah lompong/besar dari Rp20.000 naik Rp35.000 per kilogram. Serta tomat yang semula Rp5.000 naik menjadi Rp10.000 per kilogram, hingga jahe Rp35.000 naik hingga Rp45.000 per kilogram.

Selain komoditi jenis cabai dan empon-empon, komoditi seperti bawang putih yang semula Rp15.000 juga merangkak naik jadi Rp25.000 per kilogram, serta bawang merah Rp30.000 naik menjadi Rp35.000 per kilogram.

"Ada 6 pokok komoditi yang kompak merangkak naik di pasaran. Baik dari jenis komoditi cabai, bawang hingga empon-empon," ungkap salah seorang pedagang di pasar Bojonegoro, Karsini.

Karsini juga mengatakan, merangkaknya komoditi di pasaran ini sudah berlangsung selama satu Minggu. Diperkirakan naik karena pengaruh cuaca yang tidak menentu sehingga stok hasil panen berkurang.

"Kompak merangkak naik sudah berlangsung seminggu. Diantaranya karena faktor cuaca yang tidak menentu sehingga hasil panen untuk dibawa ke pasaran berkurang," imbuhnya.

Sementara itu, Qodri salah seorang pelanggan juga mengungkapkan, meski beberapa komoditi di pasaran mengalami kenaikan harga. Hal tersebut memang sesuatu yang wajar, seperti halnya cabai hingga bawang merah dan putih. Sebab keduanya merupakan bahan pokok dapur dalam kehidupan rumah tangga.

"Wajar saja komoditi mengalami kenaikan harga, keduanya merupakan barang pokok dapur yang tidak bisa ditinggalkan," pungkasnya. [liz/mu]

Tag : bahan pokok, naik, harga naik, kebutuhan pokok, pasar, pasar tradisional

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 31 May 2021 12:00

    Rekrutmen CPNS dan PPPK Bojonegoro 2021

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda Sesuai dengan Surat Kepala BKN bernomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tanggal 28 Mei terkait beberapa peraturan penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK yang belum di tetapkan oleh pemerintah serta masih ada beberapa usulan revisi...

    read more