09:00 . Per Juli Beli Pertalite Lewat MyPertamina, Daerah Kamu Salah Satunya?   |   08:00 . Bupati Bojonegoro Bersedia Terima Aset Jembatan Glendeng, Bupati Tuban Absen Rapat   |   07:00 . Alergi pada Anak, Ini Cara Memperkuat Barrier Tubuhnya   |   20:00 . Kontingen Bojonegoro Tambah Tiga Medali   |   19:00 . Mendag Zulhas Bertemu Dubes Amerika Serikat, Sepakat Pererat Hubungan Ekonomi di Kawasan Indo-Pasifik   |   18:00 . Liburan Tetap Belajar Kenapa Tidak?   |   17:00 . Ketua Kontingen Bojonegoro Apresiasi Prestasi Atlet Judo   |   16:00 . Ada 1 Juta lebih DPB, Didominasi Perempuan   |   15:00 . KPU Bojonegoro Gelar Rakor Pemutakhiran DPB   |   14:00 . Atlet Judo Bojonegoro Sumbang 3 Medali   |   13:00 . Atlet Taekwondo Bojonegoro Raih Satu Medali Perak   |   10:00 . Bebas PMK, 9.308 Ekor Sapi di Bojonegoro Siap kurban   |   09:00 . Cabor Angkat Besi Sumbang 3 Emas Lagi   |   08:00 . Prorprov Jatim, Bojonegoro Bertahan di Sepuluh Besar Perolehan Medali Sementara   |   07:00 . 4 Tips agar Emosi Kamu Tetap Stabil ketika Sedang Dipuji   |  
Wed, 29 June 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Permintaan Motor Baru Masih Belum Bergairah

blokbojonegoro.com | Friday, 18 December 2020 17:00

Permintaan Motor Baru Masih Belum Bergairah

Kontributor: Uul Lyatin

blokBojonegoro.com - Saat ini adalah masa adaptasi kebiasaan baru di masa Pandemi Covid-19 yang belum selesai. Aktivitas masyarakat kembali normal dan harus tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan covid-19, seperti memakai masker saat ke luar rumah, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan.

Mulai awal pandemi hingga menjelang akhir tahun ini, permintaan motor baru di dealer yang ada di Kabupaten Bojonegoro turun hingga 75% dari biasa.

Puti Devi salah satu manajer dealer yang ada Bojonegoro  mengungkapkan, penjualan dalam sebulan mencapai 40 hingga 50 lebih unit sepeda motor saat sebelum pandemi, kini hanya dapat menjual 10 hingga 15 motor.

Devi mengeluhkan tingkat ekonomi yang semakin sulit di tengah pandemi, sehingga membuat banyak orang kesulitan untuk mengkredit sepeda baru karena kesulitan ekonomi.

"Saat ini kesulitan mencari customer untuk membeli atau mengkredit sepeda, padahal biasanya seminggu masih ada 2 hingga 5 orang yang 'nyantol' untuk beli sepeda. Selama pandemi ini sepi sekali di dealer kami," ungkapnya.

Devi juga menuturkan, penjualan terbesar saat ini pada sepeda keluaran baru yang memiliki banyak variasi warna yang disukai remaja, tapi tetap tidak seramai sebelum pandemi.

Hanya ada 3 dari 10 orang yang membeli sepeda secara cash. Kebanyakan orang lebih memilih untuk kredit sepeda dengan DP 15% serta angsuran sebanyak 35 kali.

Selain penjualan sepeda yang menurun, banyak sales yang diberhentikan. Semua itu untuk mengurangi tingkat kerugian kedepannya.

"Selain itu untuk menarik perhatian pelanggan, dari kita memberikan banyak hadiah untuk para pembeli, seperti halnya helm, tempat plat, bahkan juga jas hujan." tuturnya. [uul/mu]

Tag : dealer, motor baru, permintaan motor baru, sales



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat