07:00 . Pengaruh Puasa bagi Kesehatan Jiwa   |   18:00 . Bulan Ramadan, Begini Kondisi Taman Pinggir Gawan   |   17:00 . Jelang Lebaran, Masyarakat Ramai-ramai Serbu Toko Pakaian   |   15:00 . Hore...!!! Tunjangan GTT/PTT Segera Cair   |   14:00 . PEPC Berbagi dan Silaturahmi Bersama Masyarakat di Wilayah Operasi   |   12:00 . Pemerintah Terus Matangkan Program Vaksinasi Gotong Royong   |   08:00 . Tawarkan Suasana Baru, Go Fun Buka Kembali Hari Ini   |   07:00 . Gejala Serangan Jantung, Ini Perbedaannya pada Wanita dan Pria   |   05:00 . 3 Pasien Sembuh, Kasus Baru 3 Orang   |   19:00 . Serap Aspirasi, Komisi B Peduli Nasib Petani   |   16:00 . Gaji Buruh Tertunda Disnaker Bojonegoro Turun Tangan   |   15:00 . SMKN 5 Bojonegoro Berbagi Takjil   |   14:00 . Layani Penumpang Non Mudik, Bus di Terminal Rajekwesi Mulai Beroperasi   |   13:00 . Komisi C Akan Selidiki Masalah Demo Karyawan PT Shou Fong Lastindo   |   12:00 . Disinyalir THR Kecil, Karyawan PT Shou Fong Lastindo Mogok Kerja   |  
Sun, 09 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tahun Baru, Harga Daging Masih Tetap Stabil Namun Pelanggan Menurun

blokbojonegoro.com | Monday, 04 January 2021 08:00

Tahun Baru, Harga Daging Masih Tetap Stabil Namun Pelanggan Menurun

Kontributor: Uul Lyatin

blokBojonegoro.com - Di awal tahun baru 2021, banyak pedagang di pasar yang mengeluhkan akibat sepinya pembeli dan pengunjung di Pasar Kota Bojonegoro. Hal ini diakibatkan karena masih pandemi Covid-19 serta ditambah cuaca yang tidak stabil.

Seperti yang dirasakan oleh salah satu penjual daging sapi di Pasar Kota Bojonegoro, Wati. Ia mengatakan, karena semakin tambahnya angka Covid-19, pengunjung di Pasar Kota semakin sepi.

Wati menuturkan, harga daging sapi tak mengalami perubahan. Harga yang tetap sama yaitu 90 hingga 105 ribu dalam 1 kilogram daging sapi. Selain itu harga balungan juga tetap sama. Yaitu menginjak harga 50 ribu dalam satu kilogram. Namun Wati mengeluhkan akibat sepinya pembeli daging sapi dipasaran.

"Kalau harganya masih tetap sama, yang beda hanyalah pembeli. Dari akhir tahun hingga saat ini penjualan saya menurun," ungkapnya.

Dengan harga yang tetap stabil, tak sama dengan pelanggan yang berdatangan setiap harinya. Ibu penjual daging sapi itu mengeluhkan adanya pelanggan yang berkurang semenjak pandemi. Yang biasanya dalam 1 hari ia berhasil menjual daging sapi sebanyak 5 kwintal. Kini setelah pandemi, dalam 2 bulan terakhir ia hanya menjual 1 hingga 2 kwintal daging.

"Bulan November lalu, pelanggan masih lumayan banyak. Setelah lama tidak akan kabar virus corona pokok banyak pengunjung di pasar dan juga banyak pembeli daging sapi. Namun akhir-akhir ini dikarenakan kasus Covid-19 meningkat, mulai jadi sepi lagi," imbuhnya

Tak mematahkan semangat Karsilah saat berdagang, ibu pedagang daging sapi itu selalu semangat berjualan dipasar kota Bojonegoro dan ia berangkat pukul 4 pagi hingga 3 sore.

"Walaupun penjualan saya dalam setiap harinya mengalami penurunan, namun saya tetap berjualan. Saya juga mensiasati penjualan saya. Dalam setiap harinya saya juga hanya membawa daging sedikit agar tidak rugi. Karena pembeli juga sedikit jadi saya mengurangi dagangan saya" tandasnya. [uul/ito]

Tag : harga, daging, pasar, bojonegoro

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat