19:00 . Dinas PMD Bojonegoro Sosialisasi Pemekaran Desa Napis   |   18:00 . Larangan Penjualan Minyak Curah, Begini Respon Masyarakat Bojonegoro   |   17:00 . Rapat Senat Terbuka Wisuda III/XXV, UNU Sunan Giri Hadirkan Ketua PBNU Bidang Pendidikan   |   16:00 . Tanggul Ambles, Warga Sekitar Ketar - Ketir   |   15:00 . Tanggul di Kanor Ambles, Tanah Masih Gerak   |   14:00 . Komitmen Upaya Kurangi Emisi, Program Penanaman Pohon oleh PEPC Mencapai 25.000   |   13:00 . Tanggul Sungai Bengawan Solo di Kanor Ambles   |   12:00 . Peduli untuk Mahameru, BMG Buka Donasi   |   08:00 . Jembatan Kali Kening Penghubung Tuban-Bojonegoro Longsor   |   07:00 . 3 Tipe Orangtua Dalam Mendidik Anak, Kamu Yang Mana?   |   18:00 . BPBD Bojonegoro Terjunkan Personel dan Berikan Sumbangan pada Korban Erupsi Semeru   |   17:00 . Hasil Banding, Persibo Tetap Dihukum Kalah Komdis Asprov PSSI Jatim   |   15:00 . Hasil Keputusan Komdis Hari Ini, Bupati Mohon Doa Warga Bojonegoro   |   14:00 . Berkas Permohonan Banding Persibo Diterima, Akan Disidangkan   |   12:00 . Berlangsung dengan Khidmad, Wisuda Unugiri Diikuti 471 Mahasiswa   |  
Mon, 06 December 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Harga Cabai Merah Keriting Kini Mengalami Penurunan

blokbojonegoro.com | Wednesday, 13 January 2021 12:00

Harga Cabai Merah Keriting Kini Mengalami Penurunan

Kontributor: Uul Lyatin

blokBojonegoro.com - Harga komoditas pasar yang satu ini saat ini mengalami penurunan. Yang pada biasanya harga selalu merangkak naik, untuk saat ini harganya menurun.

Memang semenjak musim penghujan dari tahun 2020 yang lalu, harga cabai memanglah tak stabil. Kini harga cabai merah keriting yang awalnya Rp65.000, kini menurun hingga Rp42.000.

Selain harga cabai merah keriting yang mengalami penurunan. Ada beberapa harga cabai yang mengalami kenaikan. Seperti halnya cabai lalap kini naik menjadi Rp33.000. Dan cabai rawit di angka Rp80.000 dalam satu kilogram.

"Kali ini harga cabai yang mengalami penurunan hanya cabai merah keriting. Yang lainnya masih diharga yang cukup terbilang mahal. Seperti cabai rawit hingga 80 ribu dalam satu kilogram,"  ucap yuni pemilik toko di pasar Kota Bojonegoro.

Yuni mengatakan bahwa penurunan harga cabai ini sudah berangsur 2 hari yang lalu. Banyak pelanggan yang mengeluhkan akibat harga yang tak kunjung menurun, akhirnya kini mengalami penurunan.

Pemilik toko itu juga berimbuh bawasannya kenaikan harga tersebut dikarenakan stok cabai yang cukup banyak. Dan kemungkinan banyak petani yang berhasil memanen cabai merah keriting tersebut. Sehingga harganya menurun dan stoknya lebih banyak. Serta cabainya tampak masih segar.

"Kali ini penurunannya cukup banyak. Dari 65 ribu menjadi 42 ribu. Banyak pelanggan yang senang mendengar penurunan harga cabai merah keriting ini." ungkapnya. [uul/ito]

Tag : harga, cabai, merah, keriting, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 06 December 2021 12:00

    Peduli untuk Mahameru, BMG Buka Donasi

    Peduli untuk Mahameru, BMG Buka Donasi Gunung Semeru atau dikenal dengan Mahameru, yang ada di Kabupaten Lumajang Jawa Timur, dilaporkan meletus pada Sabtu, 4 Desember 2021 sekitar pukul 15.00 WIB....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more