22:00 . Membangun Brand di Era Digital? Ikuti Acara dan Tekniknya di Webinar ini...   |   21:30 . Giliran Stikes Rajekwesi dan Muhammadiyah Bojonegoro Ikuti KADIN Goes to Campus   |   21:00 . Angin Kencang Terbangkan Kubah Masjid di Kedungadem   |   20:00 . Meriah, Rangkaian Peringatan HSN UNU Giri Berlangsung Khidmat   |   19:00 . Peringatan HSN Bupati Bojonegoro Beri Penghargaan 7 Santri Berprestasi   |   18:00 . Peringati HSN, PAC ISNU Balen Ziarahi Makam Tokoh NU   |   12:00 . Mendag: Indonesia Jadi Pusat Industri Produk Halal dan Kiblat Fesyen Muslim Dunia   |   09:00 . Jum'at Berkah Roemantis: Razia Perut Lapar   |   07:00 . Cegah Anak Kecanduan Internet, Orangtua Wajib Jalankan 5 Peran Ini di Rumah   |   22:00 . Menkop dan UKM RI Sebut Vaksinasi Cara Cepat Pulihkan Perekonomian   |   21:00 . Aktif Tanangani Covid-19, Polres Dan Kodim Terima Penghargaan di HJB   |   20:00 . PKB Bakti untuk NU   |   19:00 . HSN dan Bakti NU, PKB Gelar Baksos di Baureno   |   18:00 . Sabtu, Muhammadiyah Gelar Vaksinasi di 8 Titik   |   17:00 . Kadin Bojonegoro Goes to Campus STAI At-Tanwir dan UNU Sunan Giri   |  
Sat, 23 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Dari 5 Pasang Ekor Cupang di Awal Pandemi, Kini Menjadi 4000 Ekor

blokbojonegoro.com | Thursday, 28 January 2021 19:00

Dari 5 Pasang Ekor Cupang di Awal Pandemi, Kini Menjadi 4000 Ekor

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Bisnis ikan cupang di Kabupaten Bojonegoro, saat ini bisa dikatakan sangat menggiurkan. Bagaimana tidak, di saat usaha-usaha lain banyak yang terpuruk akibat pandemi Covid-19, usaha penjualan ikan cupang justru meroket.

Seperti halnya yang diungkapkan oleh Didik Setiawan (40), pria dari Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Kota/Kabupaten Bojonegoro ini mengaku menekuni usaha budidaya ikan cupang pada awal tahun 2020, semenjak pandemi covid-19 merebak ditanah air.

Didik menuturkan sebelum membudidayakan ikan cupang, dirinya sempat menganggur lantaran usaha yang ia geluti sebelumnya, yaitu beternak burung love bird tidak begitu menghasilkan, lantaran harga burung mengalami anjlok. Sehingga, ia memutuskan untuk beternak ikan cupang.

"Dulu waktu awal pandemi, sekitar awal tahun 2020 kan tidak mempunyai pekerjaan, kemudian melihat postingan di sosial media kok ramai dan akhirnya beli," ujarnya, Kamis (28/1/2021).

Ia mengatakan, tak menyangka bisa sukses menjadi peternak ikan cupang di masa pandemi Covid-19. Didik semula hanya iseng dengan memelihara lima pasang ekor ikan cupang, kini memiliki sekitar 4000 ekor cupang.

Ikan cupang berjenis giant tersebut, ia jual seharga Rp20.000 hingga Rp200.000 per ekornya, tergantung keindahan coraknya.

Cupang Giant sendiri, memiliki bentuk badan yang lebih besar dibandingkan dengan ikan cupang lainnya. Jenis ini memiliki ukuran mencapai 7-15 cm. Selain memiliki warna yang bagus juga bersifat agresif bila melihat ikan lain yang memasuki wilayahnya.

Ikan cupang yang pada awalnya dipelihara hanya untuk hobi saja, namun saat ini sudah berubah menjadi ikan hias yang cukup memanjakan mata bila memandang keunikan warnanya. Dari tempat pembudidayaan milik Didik, ikan-ikan cupang yang dikembangnya banyak diburu oleh pecinta ikan cupang, tak hanya dari Bojonegoro saja.

Masa pandemi covid-19 hingga saat diterapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), kata Didik, memang memaksa masyarakat untuk tidak terlalu banyak beraktivitas diluar rumah, sehingga untuk mengisi aktivitas didalam rumah, banyak warga yang memilih memelihara ikan hias termasuk jenis ikan cupang.

"Kalau untuk pembeli yang dari Bojonegoro sekitaran Kota sampai Temayang. Sedangkan, dari luar daerah berasal dari Kabupaten Tuban, Lamongan hingga Surabaya," sambung Didik.

Dari hasil budidaya ikan cupang yang ia geluti, kini dirinya bisa mendapatkan Rp3 juta sampai Rp4 juta setiap bulannya.[din/ito]

Tag : covid, covid 19, virus corona, ingat pesan ibu, pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan, cuci tangan pakai sabun, presiden jokowi, joko widodo, satgas covid 19, bisnis, ikan, cupang, bojonegoro, pandemi



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat