18:00 . Workshop Peningkatan Mutu dan Peran Komite Sekolah Diikuti 152 Peserta   |   14:00 . PPKD Gelar Raker Tahun 2021 di Toyoaji   |   12:00 . PK Ditolak, Persibo Bojonegoro Tuntut Keadilan Lewat PSSI Pusat   |   08:00 . Kabar Gunung Semeru, Presiden akan Relokasi Warga   |   07:00 . 2 Kesalahan Pola Asuh yang Sering Dilakukan Orangtua Zaman Now   |   22:00 . Mendag Lutfi: Bisnis Waralaba Sukses Beradaptasi di Masa Pandemi Covid-19, Menjadi Tuan Rumah dan Kuasai Pasar Negeri   |   21:00 . Satpol PP Bojonegoro Raih Penghargaan dari Kemendagri   |   20:00 . Pemkab Bojonegoro Gelar Sosialisasi Pemekaran Desa Sukorejo   |   19:00 . Persibo Ajukan PK, Laga Mitra Surabaya kontra Deltras Sidoarjo Ditunda   |   18:30 . Selamat..! Ponpes Attanwir Dapat Penghargaan Eco Pesantren dari Gubernur Jatim   |   18:00 . Awas...!! Tanggul Bengawan Solo Ambles   |   16:00 . Media Gathering EMCL, Ajak Wartawan Menjadi Konten Kreator di Medsos   |   15:00 . Menjelang Nataru, Harga Daging Ayam di Bojonegoro Naik   |   14:00 . Grafik Harga Emas UBS Hari ini Terpantau Naik   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Ikuti Penilaian Evaluasi Program Menuju Smart City 2021   |  
Wed, 08 December 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Januari, 339 Pasangan Suami Istri Ajukan Cerai

blokbojonegoro.com | Tuesday, 09 February 2021 13:00

Januari, 339 Pasangan Suami Istri Ajukan Cerai

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Ratusan pasang suami istri mengajukan proses perceraian di Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bojonegoro. Terhitung hanya Bulan Januari 2021 saja, Pengadilan Agama Kabupaten Bojonegoro telah menerima surat permohonan ajuan gugatan cerai sebanyak 339 berkas. 

Ketua Panitera, Pengadilan Agama Kabupaten Bojonegoro, Sholikin Jamik mengatakan, bahwa rata-rata usia yang melakukan gugatan perceraian paling banyak berusia 30 tahun ke bawah, namun ada juga yang berumur 30 tahun ke atas.

"Kebanyakan yang mengajukan cerai disini dari perempuan, total yang mengajukan cerai gugat sebanyak 237 orang. Sedangkan dari pria atau cerai talak sebanyak 102 orang," jelasnya, Senin (8/2/2021).

Ia juga menjelaskan bahwa perceraian yang paling dominan adalah perkara cerai gugat dan kebanyakan alasan dari penggugat terkait permasalahan ekonomi. Sedangkan, di sisi lain minimnya Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya latar belakang pendidikan yang rendah. 

Dari data tersebut, 51 persen berlatar belakang berasal dari lulusan Sekolah Dasar (SD), 29 persen berlatar belakang lulusan SMP, 14 persen berlatar belakang lulusan SMA dan 6 persen berlatar belakang lulusan S1.

“Dari sekian banyak kasus lebih banyak cerai gugat. Penyebabnya bermacam-macam, salah satunya karena masalah ekonomi yang awalnya menimbulkan percekcokan di antara mereka dan berakhir dengan mengajukan gugatan perceraian ke Pengadilan Agama,” jelasnya.

Adanya pandemi Covid-19, lanjut Sholikin Jamik, juga menjadi faktor utama melemahnya faktor ekonomi masyarakar yang merambah ke masalah keluarga dan menimbulkan terjadinya keretakan di dalam rumah tangga. Selain itu, suami yang selalu meminta nafkah batin saat pandemi dan tidak memberikan nafkah lahir juga menjadi alasan cerai gugat.

Pihak Pengadilan Agama Kabupaten Bojonegoro, kata Sholikin, juga melakukan mediasi kepada pemohon agar tidak melanjutkan kasusnya. Namun, dari usahanya tersebut terbilang masih kurang berpengaruh.

"Kita berpesan kepada masyarakat yang akan menikah kalau belum siap agar dipikir ulang, sebab selama ini masyarakat Bojonegoro karena pendidikannya rendah, ekonominya rendah menjadikan dewasa hanya dari segi biologis saja. Sehingga masalah yang seharusnya tidak terjadi sebuah masalah, menjadi masalah yang serius dirumah tangga," pungkasnya.[din/col]

 

 

 

 

 

Tag : Pengadilan, agama, cerai



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 06 December 2021 12:00

    Peduli untuk Mahameru, BMG Buka Donasi

    Peduli untuk Mahameru, BMG Buka Donasi Gunung Semeru atau dikenal dengan Mahameru, yang ada di Kabupaten Lumajang Jawa Timur, dilaporkan meletus pada Sabtu, 4 Desember 2021 sekitar pukul 15.00 WIB....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more