18:00 . Tradisi Nyekar Ke Makam, Sebelum Lebaran   |   17:00 . Jelang Lebaran, Pendapatan Salon Meningkat   |   16:00 . 99,13 Persen Warga Bojonegoro Terintegrasi JKN-KIS   |   15:00 . Harga Jilbab Merangkak Naik, Jelang Lebaran Pembeli Juga Meningkat   |   14:00 . Kapolres Bojonegoro Imbau Warga Tidak Melakukan Takbir Keliling   |   13:00 . Jembatan Glendeng Ambles, Kapolsek Soko Tinjau Kembali   |   10:00 . SMK Migas Bojonegoro Bagi Takjil Kepada Masyarakat   |   09:00 . Jelang Lebaran, Jasa Ekspedisi Kebanjiran Paket Barang   |   08:00 . Chef Sarwan Berbagi dengan Yatim-Dhuafa Sarangan   |   07:00 . Cukup Makan Telur 1-2 Butir Sehari, Ini Efeknya Bila Berlebihan!   |   06:00 . Chef Sarwan Bersama Yatim dan Dhuafa   |   22:00 . Tiga Narapidana Lapas Bojonegoro Langsung Bebas Saat Lebaran   |   21:00 . Komisi A DPRD Bojonegoro Tanggapi Aduan Masalah Rekrutmen Perangkat Desa   |   20:00 . EMCL Salurkan Dukungan 1,320 Sembako di Wilayah Operasi   |   19:30 . PBNU Tetapkan Hari Raya Idul Fitri1 Syawal 1442 H Kamis 13 Mei 2021   |  
Wed, 12 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Hormat Leluhur, Warga Nglampin Ziarah Hari Jumat Pahing

blokbojonegoro.com | Friday, 12 February 2021 20:00

Hormat Leluhur, Warga Nglampin Ziarah Hari Jumat Pahing

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Warga Bojonegoro selatan mempunyai tradisi nyekar yang dilaksanakan khusus Hari Jumat Pahing. Tampak sejak pagi, warga di Desa Nglampin Kecamatan Ngambon berbondong-bondong menuju pemakaman desa untuk ziarah dan bersih-bersih pemakaman.

Sipan (70) salah seorang peziarah mengatakan, berziarah pada Hari Jumat ini bertujuan untuk mendoakan keluarga yang sudah meninggal dan memanusiakan orang yang sudah pulang ke alam baka.

"Selain mendoakan leluhur yang sudah meninggal para peziarah juga membersihkan rerumputan yang ada di samping-samping kuburan," ucapnya.

Selain itu menurut warga lain, Wanuri (43), yang berziarah kali ini tidak hanya orang Desa Nglampin saja, akan tetapi juga dari luar desa yang leluhurnya dimakamkan di desa sini.

"La kalau seumpama makamnya tidak di ketemukan/lupa tempat pemakaman keluarga, maka para peziarah biasanya menaburkan bunga di pertigaan jalan," tutupnya.

Menurutnya, warga bukan hanya berziarah ke makam leluhurnya saja. Sebab, masyarakat Jawa memahami bawasanya Jumat Pahing memiliki keterkaitan erat dengan makam atau roh para leluhur.

"Selain itu, hari Jumat juga diyakini oleh kalangan muslim Jawa sebagai waktu kembalinya arwah leluhur untuk menjenguk mereka yang masih hidup. Bukan hanya itu, arwah itu mengharap doa dari mereka yang masih hidup," paparnya panjang lebar. [her/lis]

 

 

Tag : Ziarah, nyekar, makam

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat