17:00 . Bupati Anna Dukung Penuh Tahapan Verifikasi Menuju KLA   |   16:00 . Verifikasi Lapangan KLA, Dinas P3AKB Sampaikan Kondisi Bojonegoro   |   14:00 . Mbah Galong dan Sejarah Desa Sambong   |   12:00 . Temui Suporter Persibo, Begini Tanggapan Anggota DPRD Bojonegoro   |   10:00 . Suporter yang Mengatasnamakan Bojonegoro Bersatu Gelar Demo   |   08:00 . Sudah Mendaftar, Persibo Bojonegoro Pastikan Ikuti Liga 3   |   07:00 . Hasil Penelitian Ungkap Penderita Mata Minus Meningkat selama Pandemi, Terutama Anak-Anak   |   19:00 . Gowes Bareng Upaya PEPC Eratkan Silaturahim   |   18:00 . Kunjungi KEK Singhasari, AMSI Ditawari Bangun Klaster Media Siber   |   17:00 . Bupati Bojonegoro Pastikan Persibo Daftar Liga 3 Besok   |   14:00 . Pandemi Covid-19, Dinpora Minta Atlet Tetap Berlatih   |   13:00 . Pelaku IKM dan UMKM Gelar Senam Minggu Ceria Bangkitkan Ekonomi Kecil   |   12:00 . Pagu PPDB Belum Terpenuhi, Jalur Ini Jadi Solusi   |   10:00 . Harga Cabai Rawit Mulai Merangkak Naik di Pasaran   |   09:00 . STAI Attanwir Semakin Berkembang   |  
Mon, 14 June 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Grebek Pasangan Mesum, Satpol Temukan Alat Kontrasepsi Bekas Pakai

blokbojonegoro.com | Tuesday, 02 March 2021 20:00

Grebek Pasangan Mesum, Satpol Temukan Alat Kontrasepsi Bekas Pakai

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Sepasang pemuda-pemudi diamankan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro, disalah satu tempat kos yang berada di Desa Campurejo, Kecamatan Kota, Selasa (02/03/2021) siang. Di dalam kamar pasangan yang bukan suami istri tersebut, ditemukan alat kontrasepsi bekas pakai yang dibuang di tempat sampah.

Dua orang yang diamankan tersebut, yaitu SNA (21) perempuan yang merupakan warga Desa/Kecamatan Sumberrejo dan seorang laki-laki FI (20) warga Desa Sumberharjo, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro.

Kabid Tibum dan Tranmas Satpol PP Kabupaten Bojonegoro, Beny Subiakto

mengatakan, razia tersebut dilakukan oleh Satpol PP setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, terkait adanya perbuatan asusila yang dilakukan oleh sepasang kekasih di salah satu tempat kos. Kemudian, petugas Satpol PP melakukan pengecekan. 

"Kemudian kami mendatangi Kos tersebut dan menemukan pasangan yang mengaku pacaran sedang berhubungan intim di kamar dalam keadaan terkunci,” ungkap Beny.

Setelah ditunggu sekira 10 menit, akhirnya pintu kamar kos dibuka dan petugas menemukan kondom yang sudah terpakai. Untuh lebih lanjut, pihak Satpol PP membawa keduanya keduanya ke kantor guna dilakukan pembinaan dan memanggil orang tua kedua pasangan tersebut.

"Razia ini dilakukan untuk mencegah rumah kos dijadikan ajang prostitusi," sambungnya.

Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat ataupun orang tua, turut mengawasi anak-anaknya serta anggota keluarga. Selain itu, bagi masyarakat yang menemukan pelanggaran yang berdampak terhadap kenyamanan, bisa segera melapor ke Satpol PP.

"Kami berharap bagi masyarakat yang mengetahui ada yang melakukan pelanggaran, agar melaporkan kepada kami agar kita segera tindak lanjuti," tegasnya.[din/col]

 

Tag : Pasangan, mesum, remaja

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 31 May 2021 12:00

    Rekrutmen CPNS dan PPPK Bojonegoro 2021

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda Sesuai dengan Surat Kepala BKN bernomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tanggal 28 Mei terkait beberapa peraturan penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK yang belum di tetapkan oleh pemerintah serta masih ada beberapa usulan revisi...

    read more