19:00 . Diduga Terpeleset di Sungai, Bocah asal Sumberrejo Meninggal Dunia   |   18:00 . RSUD Sumberrejo Top Finalis Kovablik Jatim 2022   |   15:00 . Pertamina EP Sukowati Field Bangun Sinergi Forkopimda Bojonegoro Melalui Kegiatan Menembak   |   13:00 . Polisi dan Suporter Bojonegoro Gelar Salat Ghoib dan Doa Bersama   |   22:00 . Ratusan Supporter di Bojonegoro Gelar Doa Bersama Atas Tragedi Kanjuruhan   |   21:00 . Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan, Ratusan Supporter di Bojonegoro Doa Bersama   |   18:00 . Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel   |   17:00 . 2.195 PJU Bakal Dipasang Tahun Ini   |   16:00 . PEPC Sosialisasikan Keamanan dan Keselamatan Jalur Pipa JTB   |   15:00 . Bupati Anna Lantik 37 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bojonegoro   |   14:00 . Polres Bojonegoro Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra 2022   |   13:00 . Hingga Kini, Polisi Belum Temukan Titik Terang   |   11:00 . Salut dengan PDKB, Ketua Asosiasi Kartini Mandiri Akan Gandeng untuk Bidang Usaha   |   09:00 . Bupati Bojonegoro Berangkatkan Kirab Pataka "Jer Basuki Mawa Beya" Menuju Tuban   |   08:00 . Tragedi Kanjuruhan, GPK Minta Reformasi Total Penyelenggaraan Sepakbola Indonesia   |  
Wed, 05 October 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Disperta Maksimalkan Program Asuransi Usaha Tani Padi

blokbojonegoro.com | Monday, 22 March 2021 17:00

Disperta Maksimalkan Program Asuransi Usaha Tani Padi

Kontributor : Uul Lyatin

blokBojonegoro.com - Usaha di sektor pertanian, khususnya usaha tani padi pasti dihadapkan pada resiko ketidakpastian yang cukup tinggi, antara lain kegagalan panen. Oleh karena itu, untuk menghindarkan dari keadaan tersebut pemerintah saat ini memberikan solusi terbaik melalui program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

Terkait asuransi tersebut, ada tiga model AUTP, yakni petani yang mendapatkan subsidi, petani yang tidak mendapatkan subsidi dan petani yang mendapatkan keseluruhan subsidi dari pemerintah daerah.

"Jadi ada tiga model untuk program AUTP ini," ungkap Zainal Fanani selaku Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Perlindungan Tanaman, Disperta Bojonegoro.

Sementara itu, pihaknya menjelaskan bahwa perbedaan model AUTP tersebut yaitu terletak pada biayanya. Petani yang mendapatkan subsidi membayar Rp. 36.000 per musim, petani yang tidak mendapatkan subsidi membayar Rp. 180.000 per musim, dan petani yang mendapatkan subsidi penuh dari pemerintah daerah dengan syarat memiliki KPM (Kartu Petani Mandiri).

"Petani yang mendapatkan subsidi dari pemerintah yaitu petani yang memiliki lahan di bawah 2 hektar," imbuhnya.

Adapun persyaratan untuk mendapatkan subsidi yaitu, fotocopy KTP atau surat pajak lahan, dan mengisi beberapa formulir.

"Tidak semua pendaftar akan mendapatkan subsidi, kuota dari Kabupaten Bojonegoro sendiri hanya 20 ribu hektar. Jadi, siapa cepat ya dia dapat," tutupnya. [uul/ito]

Tag : asuransi, tani, bojonegoro, autp, disperta



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 03 October 2022 18:00

    Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel

    Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel Guna menyiapkan santri terampil menulis, Pondok Pesantren (PonPes) Al-Manshur yang beralamat di Jalan Masjid Nomor 1, Dukuh Bangle Rt. 01 Rw 11, Desa Bulu, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro mengadakan pelatihan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat