14:00 . Tingkatkan Pengetahuan Tentang Periklanan Digital Google News Initiative - AMSI Gelar Pelatihan   |   12:00 . Kemenag Bojonegoro Gelar Bimtek untuk KUA   |   11:00 . Asprov PSSI Jatim: Pendaftar Persibo Hanya Pemilik PT yang Sah   |   10:00 . Geluti Usaha Backdrop, Ibu Muda ini Kantongi Omset Jutaan Rupiah   |   09:00 . 549 Peserta Berebut Kursi Perangkat Desa di Sumberrejo   |   08:00 . Manajemen Persibo 'Kebut' Kesiapan Tim   |   07:00 . Waspada Kecanduan Gadget, 40 Persen Anak Habiskan 30 Jam Main HP dalam Seminggu   |   17:00 . Bupati Anna Dukung Penuh Tahapan Verifikasi Menuju KLA   |   16:00 . Verifikasi Lapangan KLA, Dinas P3AKB Sampaikan Kondisi Bojonegoro   |   14:00 . Mbah Galong dan Sejarah Desa Sambong   |   12:00 . Temui Suporter Persibo, Begini Tanggapan Anggota DPRD Bojonegoro   |   10:00 . Suporter yang Mengatasnamakan Bojonegoro Bersatu Gelar Demo   |   08:00 . Sudah Mendaftar, Persibo Bojonegoro Pastikan Ikuti Liga 3   |   07:00 . Hasil Penelitian Ungkap Penderita Mata Minus Meningkat selama Pandemi, Terutama Anak-Anak   |   19:00 . Gowes Bareng Upaya PEPC Eratkan Silaturahim   |  
Tue, 15 June 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Panen, Harga Bawang Merah Anjlok Petani Menjerit

blokbojonegoro.com | Tuesday, 30 March 2021 22:00

Panen, Harga Bawang Merah Anjlok Petani Menjerit

Kontributor : Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Petani bawang merah di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menjerit karena harga yang anjlok di masa panen. Panen yang diharapkan bisa memberi keuntungan, justru malah membuat petani harus menanggung kerugian.

Seperti yang dialami seorang petani bawang merah di sentra bawang merah Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Nur, petani bawang asal Desa Deling mengatakan, panen yang diharapkannya bisa memberi keuntungan, justru malah membuatnya menanggung kerugian.

"Harga bawang merah anjlok sekali, pupuk subsidi langka, pengepul juga jarang" keluh pria yag akrab di sapa tompel kepada blokBojonegoro.com, Senin (29/3/2021).

Petani yang berasal dari sentra bawang merah Desa Deling itu menyebutkan, saat ini harga bawang merah petani ini hanya Rp10.000 per kilogram. Bahkan bawang miliknya yang di taksir mencapi 1,2 ton ditebas pengepul hanya 12 juta.

"Untuk kembali modal saja sudah untung, sebab sekarang pupuk mahal tenaga juga bayar orang tapi pas panen harga anjlok," keluhnya.

Padahal, untuk memperoleh keuntungan, harga bawang merah di tingkat petani semestinya mencapai Rp15 ribu per kilogram. Sebab harga bibit saat ini sudah mencapai Rp12 ribu per kilogram, belum ditambah biaya tanam serta pembelian pupuk dan obat-obatan.

Nur berharap, dalam kondisi seperti ini, pemerintah segera turun tangan untuk menyerap bawang merah milik petani. "Harapannya ya semoga harga bawang ini bisa menguntungkan lah, sebab pupuk non subsidi juga mahal tetapi ketika panen harga anjlok nggak karuan," keluhnya.[her/col]

 

Tag : Petani, inovasi, bawang, harga

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 31 May 2021 12:00

    Rekrutmen CPNS dan PPPK Bojonegoro 2021

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda Sesuai dengan Surat Kepala BKN bernomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tanggal 28 Mei terkait beberapa peraturan penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK yang belum di tetapkan oleh pemerintah serta masih ada beberapa usulan revisi...

    read more