16:00 . Usai Telur dan Cabai, Kini Harga Daging Ayam Kompak Turun   |   15:00 . Pemuda Asal Temayang Sukses Lestarikan Batik Tulis   |   14:00 . ISTeK ICsada Bojonegoro Gelar Diseminasi Program Aku Sehat 2022   |   13:00 . Satlantas Polres Bojonegoro Gelar Sosialisasi Operasi Zebra bersama FKOB   |   07:00 . Bakteri Jahat atau Jamur, Mana yang Lebih Sering Menyebabkan Masalah Kulit Wajah Anda?   |   19:00 . Diduga Terpeleset di Sungai, Bocah asal Sumberrejo Meninggal Dunia   |   18:00 . RSUD Sumberrejo Top Finalis Kovablik Jatim 2022   |   15:00 . Pertamina EP Sukowati Field Bangun Sinergi Forkopimda Bojonegoro Melalui Kegiatan Menembak   |   13:00 . Polisi dan Suporter Bojonegoro Gelar Salat Ghoib dan Doa Bersama   |   22:00 . Ratusan Supporter di Bojonegoro Gelar Doa Bersama Atas Tragedi Kanjuruhan   |   21:00 . Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan, Ratusan Supporter di Bojonegoro Doa Bersama   |   18:00 . Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel   |   17:00 . 2.195 PJU Bakal Dipasang Tahun Ini   |   16:00 . PEPC Sosialisasikan Keamanan dan Keselamatan Jalur Pipa JTB   |   15:00 . Bupati Anna Lantik 37 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bojonegoro   |  
Wed, 05 October 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Panen, Harga Bawang Merah Anjlok Petani Menjerit

blokbojonegoro.com | Tuesday, 30 March 2021 22:00

Panen, Harga Bawang Merah Anjlok Petani Menjerit

Kontributor : Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Petani bawang merah di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menjerit karena harga yang anjlok di masa panen. Panen yang diharapkan bisa memberi keuntungan, justru malah membuat petani harus menanggung kerugian.

Seperti yang dialami seorang petani bawang merah di sentra bawang merah Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Nur, petani bawang asal Desa Deling mengatakan, panen yang diharapkannya bisa memberi keuntungan, justru malah membuatnya menanggung kerugian.

"Harga bawang merah anjlok sekali, pupuk subsidi langka, pengepul juga jarang" keluh pria yag akrab di sapa tompel kepada blokBojonegoro.com, Senin (29/3/2021).

Petani yang berasal dari sentra bawang merah Desa Deling itu menyebutkan, saat ini harga bawang merah petani ini hanya Rp10.000 per kilogram. Bahkan bawang miliknya yang di taksir mencapi 1,2 ton ditebas pengepul hanya 12 juta.

"Untuk kembali modal saja sudah untung, sebab sekarang pupuk mahal tenaga juga bayar orang tapi pas panen harga anjlok," keluhnya.

Padahal, untuk memperoleh keuntungan, harga bawang merah di tingkat petani semestinya mencapai Rp15 ribu per kilogram. Sebab harga bibit saat ini sudah mencapai Rp12 ribu per kilogram, belum ditambah biaya tanam serta pembelian pupuk dan obat-obatan.

Nur berharap, dalam kondisi seperti ini, pemerintah segera turun tangan untuk menyerap bawang merah milik petani. "Harapannya ya semoga harga bawang ini bisa menguntungkan lah, sebab pupuk non subsidi juga mahal tetapi ketika panen harga anjlok nggak karuan," keluhnya.[her/col]

 

Tag : Petani, inovasi, bawang, harga



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 03 October 2022 18:00

    Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel

    Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel Guna menyiapkan santri terampil menulis, Pondok Pesantren (PonPes) Al-Manshur yang beralamat di Jalan Masjid Nomor 1, Dukuh Bangle Rt. 01 Rw 11, Desa Bulu, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro mengadakan pelatihan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat