20:00 . Upaya Preventif Pernikahan Dini Bisa Dilakukan Mulai dari Keluarga   |   19:00 . Jembatan Sendangharjo Rusak, Warga Tetap Nekat Melintas   |   18:00 . Jumlah Santri di Ponpes Bojonegoro Meningkat Selama Pandemi   |   17:00 . Dishub Bojonegoro Luncurkan Layanan Pengaduan Pungli Parkir Liar   |   16:00 . Sudah Lunas, Pemilik Katering Minta Dirinya Tidak Dilibatkan pada Polemik Persibo   |   15:00 . Pladu, Warga Sekitar Bendung Gerak Panen Ikan   |   14:00 . Tingkatkan Pengetahuan Tentang Periklanan Digital Google News Initiative - AMSI Gelar Pelatihan   |   13:00 . 3 Varian Baru Covid-19, Berikut ini Penjelasannya   |   12:00 . Kemenag Bojonegoro Gelar Bimtek untuk KUA   |   11:00 . Asprov PSSI Jatim: Pendaftar Persibo Hanya Pemilik PT yang Sah   |   10:00 . Geluti Usaha Backdrop, Ibu Muda ini Kantongi Omset Jutaan Rupiah   |   09:00 . 549 Peserta Berebut Kursi Perangkat Desa di Sumberrejo   |   08:00 . Manajemen Persibo 'Kebut' Kesiapan Tim   |   07:00 . Waspada Kecanduan Gadget, 40 Persen Anak Habiskan 30 Jam Main HP dalam Seminggu   |   17:00 . Bupati Anna Dukung Penuh Tahapan Verifikasi Menuju KLA   |  
Wed, 16 June 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pasien Sembuh Semakin Meningkat Mencapai 1.342.695 Orang

blokbojonegoro.com | Wednesday, 31 March 2021 10:00

Pasien Sembuh Semakin Meningkat Mencapai 1.342.695 Orang

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Perkembangan pasien sembuh per 30 Maret 2021, jumlahnya sudah melebihi angka 1,3 juta orang atau angka tepatnya bertambah menjadi 1.342.695 orang dengan persentasenya di angka 89,2%. Angka kesembuhan kumulatif ini meningkat dengan adanya penambahan pasien sembuh harian sebanyak 5.877 orang.

Terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Diantaranya DKI Jakarta menambahkan 1.209 orang dan kumulatifnya yang tertinggi mencapai 367.751 orang, Jawa Tengah menambahkan 1.125 orang dan kumulatifnya 125.960 orang, Jawa Barat menambahkan 1.042 orang dan kumulatifnya 221.351 orang, Kalimantan Timur menambahkan 279 orang dan kumulatifnya 58.864 orang, serta Jawa Timur menambahkan 268 orang dan kumulatifnya 127.360 orang.

Lalu, pada perkembangan program vaksinasi COVID-19 jumlah penerimanya meningkat melebihi 7 juta orang atau angka tepatnya 7.729.582 orang. Peningkatan ini dengan adanya tambahan penerima vaksin harian sebanyak 335.161 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua jumlahnya meningkat menjadi 3.500.264 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berjumlah 40.349.051 orang.

Selanjutnya, melihat jumlah kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan, berkurang sebanyak 1.368 kasus dan jumlah totalnya menurun menjadi 122.326 kasus dengan persentasenya di angka 8,1%. Meski demikian pasien terkonfirmasi positif melalui metode pemeriksaan RT-PCR/TCM dan rapid antigen, bertambah sebanyak 4.682 kasus. Dengan jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga , mencapai 1.505.775 kasus.

Pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni Jawa Barat menambahkan 911 kasus dan kumulatifnya 249.307 kasus, Jawa Tengah menambahkan 649 kasus dan kumulatifnya 168.313 kasus, DKI Jakarta menambahkan 384 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 381.090 kasus, Banten menambahkan 319 kasus dan kumulatifnya 36.809 kasus serta DI Yogyakarta menambahkan 283 kasus dan kumulatifnya 33.200 kasus.

Untuk pasien meninggal juga bertambah sebanyak 173 kasus dan kumulatifnya mencapai 40.754 kasus atau persentasenya di angka 2,7% dari pasien terkonfirmasi positif. Terdapat 5 provinsi dengan angka kematian tertinggi harian diantaranya Banten menambahkan 50 kasus dan kumulatifnya 788 kasus, Jawa Timur menambahkan 33 kasus dan kumulatifnya yang tertinggi sejumlah 9.887 kasus, Jawa Tengah menambahkan 19 kasus dan kumulatifnya 7.265 kasus, Kalimantan Timur menambahkan 9 kasus dan kumulatifnya 1.489 serta Bali menambahkan 9 kasus dan kumulatifnya 1.128 kasus.

Selain itu, dari hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, spesimen selesai diperiksa RT-PCR/TCM dan rapid antigen per hari sebanyak 76.904 spesimen dan kumulatifnya 12.635.867 spesimen. Sementara jumlah kumulatif spesimen positif sebanyak 2.580.136 spesimen. Jumlah kumulatif spesimen negatif sebanyak 8.396.542 spesimen. Positivity rate spesimen harian di angka 18,17% dan positivity rate spesimen mingguan (21 - 27 Mar) di angka 18,56%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 225 spesimen.

Untuk jumlah orang yang diperiksa ada 48.247 orang dan kumulatifnya 8.445.150 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 6.939.375 orang termasuk tambahan sebanyak 43.605 orang. Sementara positivity rate orang harian di angka 9,70% dan positivity rate orang mingguan (21 - 27 Mar) di angka 11,26%. Untuk jumlah suspek tercatat ada 60.671 kasus. Dan sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.


Tag : ingat pesan ibu, pakai masker, covid 19, virus corona, satgas covid 19, lawan covid 19, lawan corona, satgas, pembatasan kegiatan, vaksin, jatah vaksin bojonegoro, jaga jarak, hindari kerumunan, cuci tangan pakai sabun, vaksinasi

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 31 May 2021 12:00

    Rekrutmen CPNS dan PPPK Bojonegoro 2021

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda Sesuai dengan Surat Kepala BKN bernomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tanggal 28 Mei terkait beberapa peraturan penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK yang belum di tetapkan oleh pemerintah serta masih ada beberapa usulan revisi...

    read more