18:00 . Secara Resmi Bupati Anna Serahkan 28 Unit Kendaraan Dinas Camat   |   16:00 . Dewan Pengupahan Rencanakan Kenaikan UMK 2023 Sebesar 3,4 Persen   |   13:00 . Desainer Yustin Mariani Bangga Rancangannya Tampil di BNFF   |   20:00 . Minibus Adu Banteng dengan Truk, Satu Orang Meninggal   |   19:00 . Pintu Air Waduk Pacal Macet, BPBD Terus Berkoordinasi BBWS Cegah Potensi Banjir Susulan   |   18:00 . Bupati Anna Resmikan Pasar Burung Bagi Para Bird Lovers   |   16:00 . Student Agency, Tantangan Guru Masa Kini   |   15:00 . Lagi Turun, Harga Antam Dijual Mulai Rp539.500   |   13:00 . Hujan, Ini Tips Saat Berkendara dengan Motor   |   19:00 . Viral Pengantin Nikah Saat Banjir, Netizen: Doa Mantan Terkabulkan   |   18:00 . Viral, Warga Sukosewu Langsungkan Pernikahan di Tengah Banjir   |   15:00 . Ini Tips Tetap Bugar dan Tingkatkan Imun Ala Tirta Ayu Spa   |   13:00 . Pernikahan Dini Marak, APPA dan PA Bojonegoro Bersinergi Bersama   |   11:00 . Inilah Nama Pemenang Fashion Street Fruit and Veggie Competition   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Insan UPG dari KPK   |  
Wed, 30 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Proyek Gas JTB Diandalkan Penuhi Kebutuhan Gas Jatim

blokbojonegoro.com | Thursday, 22 April 2021 20:00

Proyek Gas JTB Diandalkan Penuhi Kebutuhan Gas Jatim

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) sangat diandalkan untuk pemenuhan energi gas di wilayah Jawa Timur.

"Untuk itu, beroperasinya Proyek Pengembangan Gas Lapangan JTB diharapkan dapat memasok akan kebutuhan gas tersebut," kata Menteri ESDM, Arifin Tasrif saat melakukan kunjungan kerja ke Proyek JTB yang dioperatori oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC) yang berlokasi di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur pada Kamis (22/4/2021).

Adapun progres pekerjaan proyek JTB hingga kini semakin menampakkan hasil yang signifikan. Setidaknya hingga kini, secara keseluruhan mencapai lebih dari 89 persen. Dalam kunjungan kerja Kementerian ESDM beserta rombongan juga langsung memantau proyek JTB. Tak hanya itu, Menteri ESDM juga mendapatkan pemaparan secara detail terkait proyek oleh jajaran manajemen Pertamina.

Meski dalam bulan puasa, para pekerja di lapangan tetap semangat untuk berkarya dan bekerja. Hal ini dapat dilihat dari beberapa fasilitas produksi di JTB yang semakin lengkap berdiri. Seperti instalasi pipa dan tabung-tabung prosesing berteknologi tinggi, hingga fasilitas penunjang lainnya seperti gedung dormitory.
Kendala yang sempat dialami adalah proses fabrikasi alat dan pengirimannya dari luar negeri. Terlebih, sempat terjadi meningkatnya gelombang pandemi di luar negeri sehingga turut mempengaruhi jadwal di dalam negeri. Namun PEPC beserta mitra kerjanya, Konsorsium RJJ senantiasa bahu membahu mencari solusi kreatif guna menyelesaikan proyek ini meskipun masih dalam masa pandemi yang berkepanjangan.

Salah satu solusi yang dilakukan antara lain dengan menambah jumlah tenaga kerja yang turun di lapangan untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan yang komponennya telah tersedia di dalam negeri. Semua dilakukan secara paralel dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.



Menurut Direktur Utama PEPC Awang Lazuardi yang memberikan pemaparan langsung kepada Menteri ESDM, dalam masa pandemi ini, pihaknya memanfaatkan secara efektif setiap waktu yang dimiliki guna mengejar ketinggalan sektor tertentu dengan mencapai kemajuan lebih pada sektor lainnya, sehingga secara keseluruhan proyek masih on the track sesuai target.

"Secara keseluruhan kita masih memiliki selisih kemajuan yang cukup meskipun ada beberapa part yang belum tiba, namun kami optimis, bahwa target on stream akan dicapai sesuai jadwal" tegas Awang.

"Dengan kunjungan kerja dari Bapak Menteri dan Ibu Dirut Pertamina beserta manajemen lainnya, tentu akan semakin memberikan dukungan baik moril maupun support arahan yang dapat semakin mempercepat  jalannya pekerjaan proyek ini” tambah Awang.

Proyek JTB sendiri merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional sektor energi yang telah ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada tahun 2020 lalu. Proyek ini sedianya akan on stream pada November tahun ini. Diharapkan, hasil gas yang diproduksi nanti akan mampu mendukung pemenuhan kebutuhan gas untuk wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah, guna tercapainya kedaulatan energi nasional.

Lapangan Unitisasi Gas JTB akan menghasilkan sales gas sebesar 192 MMSCFD yang dihasilkan dari 6 sumur produksi serta memiliki cadangan sebanyak 2,5 triliun TFC. Dalam uji coba sumur produksi yang dilakukan oleh tim drilling beberapa waktu lalu, masing-masing sumur menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan yakni di atas target yang telah ditetapkan.

Dalam kunjungan kerja kali ini, selain Menteri ESDM juga turut hadir ke Lapangan Proyek JTB  Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyastuti, Bupati Bojonegoro  Anna Muawanah, Direktur  Subholding Upstream Pertamina, Budiman Parhusip dan juga Presiden ExxonMobil Indonesia, Irtiza H. Sayyed. Kunjungan kerja dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Tag : kunjungan, menteri, esdm, gas, jtb, bojonegoro, pepc



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat