17:00 . Hari ke-2 Pasca Lebaran, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Sidak ke SMPN 4 Bojonegoro   |   16:00 . Jembatan Glendeng Kembali Dibuka untuk Kendaraan Roda 2   |   15:00 . Silaturahmi Kamtibmas, Kapolres Ingatkan Tren Kenaikan Covid-19   |   14:00 . Kolam Renang jadi Tempat Alternatif Liburan   |   13:00 . Olah Lemon Jadi 5 Varian Minuman Sehat, Omzet Menggiurkan   |   12:00 . Dikenal Ramah Sebagai Penggiat Bonsai Pria Asal Sumbang Mampu Raup Puluhan Juta   |   10:00 . Lebih Mudah Transaksi dengan Pospay, Begini SOP-nya   |   08:00 . Objek Wisata Bukit Guyangan Menjadi Pilihan Libur Lebaran   |   07:00 . 9 Mitos tentang Donor Darah yang Perlu Diluruskan   |   06:00 . Tongkrongan Baru, Semilir Cafe Suguhkan Pemandangan Pinggir Nggawan   |   20:00 . Air Terjun Kedung Peti, Wisata Alam Tersembunyi di Bojonegoro   |   19:00 . Pemkab Bojonegoro Targetkan 11.000 unit RLTH Rampung Direhab Hingga Tahun 2023   |   18:00 . Pasca Idul Fitri, 2 Tempat Wisata Bojonegoro ini Ramai Pengunjung   |   17:00 . Lebih Mudah, Bayar Iuran JKN-KIS Lewat Aplikasi Mobile JKN   |   16:00 . Patroli PMI Bojonegoro Himbau Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan   |  
Tue, 18 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Meski Boleh, Remaja Sebaiknya Tidak Terlalu Banyak Konsumsi Kafein!

blokbojonegoro.com | Friday, 23 April 2021 07:00

Meski Boleh, Remaja Sebaiknya Tidak Terlalu Banyak Konsumsi Kafein!

Reporter: -

blokBojonegoro.com - American Academy of Pediatrcis merekomendasikan bagi remaja sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 100 miligram kafein dalam sehari.

Sebab, mengonsumsi kafein dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan efek samping seperti gugup, lekas marah, detak jantung cepat, dan kecemasan.

Berikut lima alasan lagi agar remaja membatasi asupan kafein harian mereka, dilansir dari UNC Health:

1. Minuman berkafein seringkali mengandung kalori kosong.

Banyak minuman berkafein juga mengandung banyak gula dan lemak, misalnya minuman bersoda yang dapat mengambil nutrisi berharga seperti kalsium.

"Jika Anda minum kopi atau teh, kemudian menambahkan susu, gula, atau madu, itu bisa menambah kalori dan gula," kata Ty G. Bristol, MD, MPH, dokter anak di UNC Pediatrics di Panther Creek.

2. Kafein dapat menyebabkan insomnia

Kafein dapat menyebabkan sulit tidur di malam hari, yang pada akhirnya mengakibatkan insomnia dan kantuk di siang hari.

"Beberapa remaja bisa menjadi gugup, dan kafein dapat menyebabkan insomnia jika Anda mengonsumsinya terlalu banyak atau larut malam," sambung Bristol.

3. Kafein memengaruhi jantung dan kepala

Asupan kafein dalam jumlah besar dapat meningkatkan tekanan darah pada beberapa orang.

"Jika Anda minum terlalu banyak, terutama dari minuman berenergi, maka dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah naik," lanjutnya.

Kondisi ini dapat menyebabkan sakit kepala saat berhenti.

"Seorang anak yang minum terlalu banyak kafein secara terus-menerus dalam dosis tinggi dapat mengembangkan toleransi terhadap kandungan ini," jelas Bristol lagi.

"Dan kemudian, jika mereka mencoba berhenti akan mengalami gejala penarikan, termasuk sakit kepala berulang," imbuhnya.

Jadi, penting bagi orang tua untuk tahu berapa banyak asupan kafein yang diminum anak remajanya.

"Terlalu banyak bukanlah hal baik. Kuncinya adalah moderasi," kata Bristol. Ia juga mengingatkan untuk tidak mencampur kafein dengan obat-obatan atau alkohol.

*Sumber: suara.com

Tag : pendidikan, kesehatan

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat