17:00 . Panen, Harga Gabah Turun   |   16:00 . Dua Pemuda Sukses Mewakili Bojonegoro di Ajang Pemuda Pelopor   |   14:00 . Meminimalisir Penyebaran  Covid-19, Petugas Gabungan Lakukan Penyemprotan Disinfektan    |   13:00 . Tak Hanya Gabah, Harga Beras Juga Turun   |   12:00 . Pagu 26 SMA dan SMK di Bojonegoro Tak Terpenuhi   |   08:00 . Jebakan Tikus di Rengel Tuban Makan Korban   |   07:00 . Mitos, Ahli Buktikan Vaksin Covid-19 Tak Rusak Kualitas Sperma!   |   22:00 . Mantan Pemain Persibo Ditunjuk Arsiteki Persibo   |   21:00 . Diguyur Hujan, Tembakau di Sukosewu Tergenang Air dan Terancam Mati   |   19:00 . Bojonegoro Jadi Lokasi Produksi Film Nasional   |   18:00 . Dharmo Squad: Latihan Dua Minggu Raih Juara Thengul X HipHop Dance   |   17:00 . Pengakuan Nasabah Agar Aman Manfaatkan Pinjol   |   16:00 . Pemkab Bojonegoro  Berikan Penyuluhan Pencegahan Perkawinan Usia Dini dan KDRT di Tambakrejo   |   15:00 . Resahkan Masyarakat, DPR RI Dukung Bareskrim Sikat Habis Pinjol Ilegal   |   14:00 . Medsos Heboh Kerikil Bisa Bergerak Sendiri di Temayang, Cek Faktanya...!   |  
Tue, 22 June 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

KRI Nanggala-402 Terbelah Jadi Tiga, Panglima TNI Umumkan 53 ABK Gugur

blokbojonegoro.com | Sunday, 25 April 2021 20:00

KRI Nanggala-402 Terbelah Jadi Tiga, Panglima TNI Umumkan 53 ABK Gugur Foto: antarafoto/M.Risyal Hidayat

Reporter: Nidlomatum MR

blokBojonegoro.com - Setelah dilakukan pencarian kurang lebih sekitar 5 hari, akhirnya tim pencari Kapal Selam KRI Nanggala-402 menemukan titik terang.

Berdasarkan konferensi pers yang dilakukan pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) diumumkan berita duka bahwa 53 awak kapal selam KRI Nanggala-402 dinyatakan gugur, Minggu (25/4/2021) sore.

Hal ini disampaikan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Minggu petang.

"Berdasar bukti-bukti otentik tersebut dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala-402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur," kata Hadi.

Hal ini berdasarkan hasil pemindaian secara akurat oleh KRI Rigel di lokasi yang ada kemagnetan yang kuat sebelumnya. Pemindaian dilakukan menggunakan multibeam sonar dan magnetometer.

Ternyata dari hasil citra bawah air di kedalaman 800 meter, ditemukan serpihan yang kuat dugaan adalah KRI Nanggala 402. Untuk memastikan hal itu dan karena keterbatasan alat yang dimiliki KRI Rigel, akhirnya penemuan ini ditindaklanjuti oleh MV Swift Rescue Singapura dan telah menurunkan ROV dan melakukan citra bawah air secara visual menggunakan kamera.

Hasilnya sekitar pukul 09.04 telah diperoleh citra yang dikonfirmasi sebagai bagian dari KRI Nanggala-402 yang terbelah menjadi tiga bagian kapal yakni meliputi kemudi vertikal belakang, jangkar, bagian luar badan tekan, kemudi selam timbul, bagian kapal yang lain termasuk baju keselematan awak kapal MK 11.

Diberitakan sebelumnya, KRI Nanggala-402 dinyatakan hilang pada Rabu (22/4/2021).

Kapal buatan Jerman ini dinyatakan hilang kontak saat melakukan latihan menembak torpedo di laut utara Bali. Dan dua di antara ABK KRI Nanggala 402 adalah warga Bojonegoro. [lis]

 

 

Tag : KRI , Nanggala, tenggelam

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 31 May 2021 12:00

    Rekrutmen CPNS dan PPPK Bojonegoro 2021

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda Sesuai dengan Surat Kepala BKN bernomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tanggal 28 Mei terkait beberapa peraturan penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK yang belum di tetapkan oleh pemerintah serta masih ada beberapa usulan revisi...

    read more