17:00 . Hari ke-2 Pasca Lebaran, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Sidak ke SMPN 4 Bojonegoro   |   16:00 . Jembatan Glendeng Kembali Dibuka untuk Kendaraan Roda 2   |   15:00 . Silaturahmi Kamtibmas, Kapolres Ingatkan Tren Kenaikan Covid-19   |   14:00 . Kolam Renang jadi Tempat Alternatif Liburan   |   13:00 . Olah Lemon Jadi 5 Varian Minuman Sehat, Omzet Menggiurkan   |   12:00 . Dikenal Ramah Sebagai Penggiat Bonsai Pria Asal Sumbang Mampu Raup Puluhan Juta   |   10:00 . Lebih Mudah Transaksi dengan Pospay, Begini SOP-nya   |   08:00 . Objek Wisata Bukit Guyangan Menjadi Pilihan Libur Lebaran   |   07:00 . 9 Mitos tentang Donor Darah yang Perlu Diluruskan   |   06:00 . Tongkrongan Baru, Semilir Cafe Suguhkan Pemandangan Pinggir Nggawan   |   20:00 . Air Terjun Kedung Peti, Wisata Alam Tersembunyi di Bojonegoro   |   19:00 . Pemkab Bojonegoro Targetkan 11.000 unit RLTH Rampung Direhab Hingga Tahun 2023   |   18:00 . Pasca Idul Fitri, 2 Tempat Wisata Bojonegoro ini Ramai Pengunjung   |   17:00 . Lebih Mudah, Bayar Iuran JKN-KIS Lewat Aplikasi Mobile JKN   |   16:00 . Patroli PMI Bojonegoro Himbau Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan   |  
Tue, 18 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sering Nyeri Haid Hebat, Waspadai Risiko Endometriosis

blokbojonegoro.com | Saturday, 01 May 2021 07:00

Sering Nyeri Haid Hebat, Waspadai Risiko Endometriosis

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Banyak perempuan seringkali merasa tidak nyaman saat menstruasi. pada periode tersebut, mereka kerap merasakan nyeri. Bahkan tidak jarang nyeri tersebut tidak tertahankan.

Dalam keterangannya, Rabu, (28/4/2021), Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Fertilitas, Endokrinologi, dan Reproduksi RS Pondok Indah IVF Centre, dr. Moh. Luky Satria Syahbana Marwali, Sp.OG-KFER, mengatakan bahwa kondisi itu kerap dikenal dengan nyeri haid.

Sebagian besar nyeri haid disebabkan oleh otot-otot rahim yang berkontraksi. Lucky mengingatkan bahwa nnyeri haid dikatakan tidak normal apabila nyeri haid bertambah berat kemudian menyebabkan seorang wanita tidak dapat beraktivitas normal, atau nyeri tidak membaik bahkan setelah seorang wanita mengonsumsi obat nyeri.

"Nyeri haid yang tidak normal ini sering disebabkan oleh endometriosis. Endometriosis adalah jaringan yang membentuk lapisan dalam rahim juga tumbuh di luar rahim," kata Lucky.

Kondisi ini, lanjut Lucky, dapat tumbuh pada organ lain di dalam panggul atau perut, dan dapat menyebabkan perdarahan, infeksi, dan nyeri panggul. Nyeri endometriosis dapat berupa rasa sakit, kram, perasaan terbakar, yang dapat dirasakan cukup ringan, atau bahkan sangat parah hingga menurunkan kualitas hidup

Banyak wanita yang menganggap remeh nyeri haid ini. Hal itulah yang kemudian menyebabkan penanganan terhadap endometriosis menjadi lebih rumit. Padahal kalau sudah dideteksi dan ditangani sejak awal, endometriosis yang masih kecil dan belum menyebar ke organ lain, tentunya dapat ditangani lebih mudah.

"Selain rasa nyeri hebat ketika menstruasi, wanita dengan endometriosis kerap merasakan rasa nyeri saat berhubungan seksual. Meskipun tidak umum, beberapa wanita mungkin mengalami nyeri pula saat buang air kecil, buang air besar, diare, mual, muntah, dan perut kembung," kata dia.

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan konsultan fertilitas, endokrinologi, dan reproduksi biasa menggunakan beberapa modalitas pemeriksaan untuk memastikan diagnosis endometriosis, antara lain:

- Pemeriksaan panggul
- Pemeriksaan ultrasonografi
- MRI
- Laparoskopi

Setelah pemeriksaan dilakukan, dokter akan dapat menentukan tahapan endometriosis. Identifikasi tahapan ini penting untuk menentukan penanganan yang tepat. Berikut ini beberapa tahapan endometriosis dilihat dari tingkat keparahan kondisinya:

- Tahap 1 endometriosis minimal. Muncul jaringan endometrium yang kecil dan dangkal di indung telur. Peradangan juga dapat terjadi di sekitar rongga panggul. Adanya jaringan ini menyebabkan rasa sakit dan disfungsi organ

- Tahap 2 endometriosis ringan. Ada jaringan endometrium yang kecil dan dangkal di indung telur dan dinding panggul. Kemungkinan dapat menyebabkan iritasi selama ovulasi dan atau nyeri panggul.

- Tahap 3 endometriosis menengah. Muncul beberapa jaringan endometrium yang cukup dalam di indung telur. Pada tahap ini disebut sebagai kista cokelat, karena setelah beberapa waktu, darah di dalam kista menjadi berwarna merah dan cokelat tua. Apabila kista pecah, dapat menyebabkan sakit perut dan peradangan ekstrem di sekitar panggul

- Tahap 4 endometriosis berat. Pada tahap ini, jaringan endometrium, kista, dan perlekatan terjadi cukup parah. Endometriosis dapat tumbuh sangat besar pada tahapan ini, dan ditemukan di indung telur, dinding panggul, saluran indung telur, dan usus.

*Sumber: suara.com

Tag : pendidikan, kesehatan, wanita, haid

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat