21:00 . Proses Evakuasi Memakan Waktu Cukup Lama   |   20:00 . Diduga Mengemudi Berkecepatan Tinggi, Pemuda Ini Meregang Nyawa Usai Hantam Pohon   |   18:00 . Akibat Bakar Sampah, 6 Kios Pasar di Bojonegoro Ludes Terbakar   |   17:00 . Baru, Kampus Ungu Buat Gerakan Indonesia Melayani   |   13:00 . Banyak Teror Minta Transfer, Camat Kasiman Beri Imbauan   |   10:00 . Khidmat, Peringatan Maulid Nabi di SMKN Sekar   |   08:00 . BPKAD Buka Lelang Aset Kendaraan Dinas Milik Pemkab Bojonegoro   |   07:00 . PJ Bupati Bojonegoro dan Pengadilan Agama Bersinergi Cegah Perkara Perceraian   |   06:00 . Bak Lapangan, Eceng Gondok Penuhi Bengawan   |   21:00 . Perampok dan Brandal yang Mengacaukan Warga, 3 Desa Kecil jadi Bumirejo   |   20:00 . Baru Nikah, 50 Pasangan Muda di Bojonegoro Kandas   |   19:00 . Jelang Masa Akhir Petik, Harga Tembakau di Bojonegoro Terus Menurun   |   18:00 . Pemimpin Desa Bumirejo Dari Masa 1873   |   10:00 . Tingkatkan Motivasi Mahasiswa Baru Kampus Ungu dalam Mencapai Kesuksesan dengan ESQ   |   08:00 . Kwarcab Bojonegoro Laksanakan Apel Besar bersama Ka. Kwarda Jawa Timur   |  
Sat, 30 September 2023
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Malam Lebaran Tukang Potong Rambut Kebanjiran Pelanggan

blokbojonegoro.com | Wednesday, 12 May 2021 21:00

Malam Lebaran Tukang Potong Rambut Kebanjiran Pelanggan

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kebiasaan ummat Muslim dalam menyambut hari kemenangan tersebut, yaitu membersihkan atau merapikan diri maupun tempat tinggal. Salah satu upaya merapikan diri yang biasanya tidak dilewatkan menjelang Lebaran adalah mencukur rambut. Sehingga sejak seminggu sebelum Salat Ied, tempat-tempat jasa pangkas rambut kebanjiran pelanggan.

Pangkas rambut Palupi, adalah salah satu penyedia jasa mencukur rambut yang ada di Desa Setren, Kecamatan Ngasem, yang kebanjiran pelanggan. Menurut pengelolanya, sejak lima hari sebelum Lebaran kios pangkas rambutnya yang terletak dekat rumahnya, tepatnya di samping bengkel tambal ban, selalu dipadati orang yang akan menggunakan jasanya.

"Ramai, sampai-sampai nggak ada jedanya motong, karena pas saya buka kios pengunjung gak putus-putus berdatangan," ujar pria 34 tahun itu dengan logat Jawa-nya yang kental, saat ditemui Rabu (12/5/2021) sedang sibuk memotong rambut pelanggannya. 

Dia yang sejak 2016 lalu menjadi tukang cukur rambut di desanya mengatakan, pada hari-hari biasa dirinya melayani 20 hingga 25 kepala dalam sehari, namun menjelang Lebaran naik dua kali lipat yakni 50 hingga 60 kepala perhari. Di kios pangkas rambut sewaan tersebut, Palupi hanya sendiri.

Senada dengan Palupi, Ali tukang potong yang ada di Desa/Kecamatan Ngambon juga melayani 50 lebih pelanggan dalam sehari menjelang Lebaran ini. Kios pangkas rambut buka mulai pukul 09.00 pagi hingga menjelang Zuhur istirahat, kemudian lanjut melayani lagi mulai pukul 14.00 WIB hingga istirahat menjelang Maghrib, dan malam buka kembali pukul 19.00 WIB.

Untuk menggunakan jasanya, baik Palupi maupun Ali, mematok harga Rp8 ribu untuk dewasa dan anak-anak Rp5 ribu. Di hari-hari biasa, mereka mampu mendapatkan Rp200 ribu per hari, namun saat menjelang Idul Fitri pendapatan mereka meningkat dua kali lipat bahkan lebih. 

"Alhamdulillah mau Lebaran ini saya bisa dapat 500 sampai 550 ribu rupiah sehari, lumayan untuk persiapan hari raya dan juga ditabung untuk anak," jelasnya.

Sementara Abdi, salah satu pelanggan pangkas rambut Ali mengatakan dirinya sengaja memangkas rambut menjelang Idul Fitri agar terlihat rapi saat Lebaran.

 "Kalau motong rambut pertengahan puasa ya nanti panjang lagi, jadinya sekalian aja pas mau Lebaran ini dipotong, supaya pas Salat Ied dan bersilaturahim nanti terlihat rapi," ujar warga Tambakrejo tersebut.[her/col]

 

Tag : Lebaran, ekonomi, potong, rambut



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat