07:00 . Sangat Berharga bagi Penderita Depresi, Begini Cara Membantu Penyintas Gangguan Mental   |   20:00 . Sinergi Energi 2022, AAPG UGM -SC Belajar Industri Hulu Migas dengan EMCL   |   19:00 . PAC ISNU Balen Gembira Bersama Yatim-Piatu   |   17:00 . Ada Makam di Tengah Hutan Temayang, Diduga untuk Ritual Pesugihan   |   15:00 . Iseng Main Game, Pria Kepohbaru Dapat Rp100 Juta, Kok Bisa?   |   14:00 . Pertamina Komit Jaga Ketahanan Energi Nasional dengan Optimalisasi Produksi   |   13:00 . Jembatan Penghubung Dua Desa di Balen Nyaris Ambruk, Begini Kondisinya   |   10:00 . Diatas Rata-Rata Nasional, Kinerja Ekonomi Jatim Triwulan II 2022 Tertinggi Se-Pulau Jawa   |   09:00 . KKN-Tematik Unigoro Perkuat Usaha Mikro Kecil Lewat Pendampingan   |   08:00 . Forecasting Pendidikan di Bojonegoro Mampu Lompat Level Tinggi   |   07:00 . Dokter Ungkap 9 Tumbuhan yang Bantu Luruhkan Batu Ginjal, Gampang Ditemukan di Rumah!   |   20:00 . Tingkatkan Jiwa Kewirausahaan, KKN Unigoro Wadahi Pemberdayaan SDM Wukirhajo   |   16:00 . Porsadin Ke-5 Tingkat Kabupaten Resmi Dibuka   |   15:00 . Harga Jual Umbi Porang di Bojonegoro Anjlok, Begini Siasat Petani   |   12:00 . Pemuda Bojonegoro Manfaatkan Zebra Cross Mastrip Bak Citayam Fashion Week   |  
Tue, 09 August 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pemimpin di Dunia Maya itu Nyata

blokbojonegoro.com | Tuesday, 25 May 2021 17:00

Pemimpin di Dunia Maya itu Nyata

Penulis: Bunda NJ*

Sekelumit kalimat dari Sang puan menggelitik nalar sederhana saya, ketika Sang Putri ini menyampaikan “Pemimpin menurut saya itu adalah yang memang ada di lapangan dan bukan di medsos”.

Saya tidak akan membahas benar salahnya apa yang beliau sampaikan dan menganggap lontaran ini sebagai nada persaingan karena bisa jadi ini hanyalah gimmick atau test the water justru bagi Bang Ganjar, Saya akan menyampaikan pendapat saya tentang medsos dan kepemimpinan.

Saat ini batas antara dunia maya dan dunia nyata begitu samar, sepengetahuan saya belum ada masa seperti zaman sekarang dimana pola interaksi terjadi begitu mudah melalui media sosial, berita dihembuskan begitu kencang dan sulit dikendalikan, kecuali kita punya tim buzzer yang bertugas mengendalikan opini.

Inilah masa itu, masa yang membuat dia yang bukan siapa-siapa menjadi dipuja dalam waktu yang cepat begitu pula kehancurannya, jika dia tidak mampu mengelola dengan baik dan terus melakukan perubahan agar tetap dikenal.

Masa yang memberi kesempatan pada siapa saja untuk menggapai mimpinya, tanpa perlu harus melalui proses seleksi yang secara baku ditetapkan oleh para pemberi kerja, ini soal kemampuan menggebrak pasar, memenuhi apa yang diinginkan pasar, membentuk personal branding dan kerelaan untuk melakukan hal-hal receh bagi orang2 tertentu.

Bagaimana dengan para pemimpin, atau calon pemimpin harus menghadapi kejutan budaya dari dunia digital, salah satunya medsos?? mengutuki perubahan ataukah memanfaatkannya untuk menunjang personal brandingnya? semua tergantung dari pilihan masing-masing, dan sama-sama mengandung kebaikan. Tetapi jika tujuannya ingin memperoleh dukungan dari semua kalangan, maka memanfaatkan media sosial dan tekhnologi digital lainnya adalah sebuah kebutuhan.

Jika anda pemimpin/calon pemimpin memiliki prinsip melakukan kegiatan di dunia nyata, tetapi tidak mau memanfaatkan kemajuan di dunia digital termasuk medsos karena memiliki prinsip bekerja dalam diam, ini sah-sah saja, tetapi harus mengetahui konsekuensi dari pilihannya.

Pertama, akan dituduh tidak bekerja, Kedua memberikan peluang bagi lawan/musuh untuk melakukan fitnah, Ketiga, peran kita akan mudah dihapus oleh pihak lain, Keempat, anda akan kehilangan kesempatan menjadi pemimpin dimasa depan, mungkin kepemimpinan di tingkat desa masih bisa dihadapi dengan hanya mengoptimalkan kehadiran di dunia nyata, tetapi tidak untuk level diatasnya.

Dunia digital dan juga medsos adalah rimba informasi yang juga penuh dengan kejutan-kejutan. Banyak hal yang bisa kita akses, banyak hal pula yang bisa kita sajikan. Kita dapat merayu sasaran kita dan mudah mendapatkannya, begitu pula kita dapat mudah kehilangan pendukung kita dengan hanya satu kesalahan ketikan/sentuhan jari kita.

Kita harus memiliki kesadaran, internet dan tekhnologi digital termasuk medsos telah menghubungkan manusia satu dengan yang lainnya sekaligus pada saat yang sama dapat merusak hubungan antar manusia.

Kemajuan digital termasuk medsos mampu memberikan banyak informasi dari dunia nyata secara benar sesuai fakta secara cepat atau hoaxs adanya.

Pemimpin/calon pemimpin yang cerdas adalah mereka yang mampu memanfaatkan kecanggihan tekhnologi termasuk medsos sebagai sarana menyampaikan kegiatan nyata yang dilakukan untuk dapat disajikan secara cantik di dunia maya termasuk medsos.

Dunia digital itu massif dan bersifat transformative, sehingga sangat menguntungkan jika kita bisa memanfaatkannya dengan baik. Kemampuan anda untuk menarik dukungan di dunia maya merupakan modal awal untuk menjadi pemimpin di dunia nyata, jadi mainkanlah dengan baik sebelum lawan anda memanfaatkannya.

Satu hal yang perlu dipegang teguh dari Pemimpin/calon pemimpin bermartabat adalah menampilkan apa yang nyata di dunia maya, bukan sekadar pencitraan semata tetapi benar-benar memberikan sajian berita kegiatan nyata di dunia maya.

*Nurul Jariyatin, SH., M.Kn - Ketua Kampus Ungu, STIKes ICsada Bojonegoro.

 

Tag : kolom, stikes icsada, stikes bojonegoro, nj



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat