13:00 . Peringati Hari Santri Nasional, Inilah Pemenang Berbagai Lomba Kemenag Bojonegoro   |   07:00 . Orangtua Wajib Tahu, Ini 4 Cara Menyembuhkan Batin Anak   |   19:00 . Sambut Peringatan HSN, Himatika Gelar Webinar Era Digital dengan Gus Romzi   |   18:00 . Khitan Massal Infaqo Attanwir Warnai Peringatan Maulid Nabi   |   17:00 . Baru Terbentuk, Pengkab ISSI Bojonegoro Berangkatkan Belasan Atlet Ikut Kejurprov   |   16:00 . Dinas PMD Bojonegoro Luncurkan Aplikasi Siap Desa   |   15:00 . Pemdes Ngampel Gelar Lomba Senam dan Berbagi Ratusan Sembako   |   13:00 . Harga Daging Ayam Merangkak Naik   |   12:00 . Puluhan Kader IPNU IPPNU Mengikuti Diklatama DKAC CBP KPP Balen   |   11:00 . PC IKA PMII Bojonegoro Dilantik PB IKA PMII   |   10:00 . PC IKA PMII Bojonegoro Resmi Dilantik   |   07:00 . Update 10 jenis vaksin Covid-19 di Indonesia: Perbedaan dan Efek Sampingnya   |   18:00 . Dukung Potensi Atlet, Pemkab Bojonegoro Segera Luncurkan KPOB   |   13:00 . Kemendag Mengungkap 31.553 Depot Air Minum Tidak Higienis   |   12:00 . 34 Daerah di Jatim Masuk Asesmen Level 1   |  
Mon, 18 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Cegah Stunting, Fatayat NU, DPRD dan EMCL Gelar Seminar

blokbojonegoro.com | Monday, 31 May 2021 18:00

Cegah Stunting, Fatayat NU, DPRD dan EMCL Gelar Seminar

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - "Bersama Wujudkan Generasi Sehat dan Berprestasi" menjadi tajuk kegiatan Seminar Model Penanggulangan Stunting yang digelar oleh Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Bojonegoro pada Senin (31/05/2021), di Hotel Aston Bojonegoro. Acara tersebut juga di hadiri beberapa angota DPRD Kabupaten Bojonegoro Komisi C.

Ahmad Supriyanto, Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, menyatakan dukungannya kepada Fatayat NU Bojonegoro dalam upaya pembentukan Peraturan Daerah (Perda) agar penanganan stunting kedepan lebih fokus dan mampu mewujudkan Bojonegoro zero stunting.

Sesuai riset yang dilakukan oleh Fatayat NU Bojonegoro, salah satu faktor penyebab stunting adalah asupan gizi. Sehingga, kader-kader posyandu di Bojonegoro perlu meningkatkan kualitas penanganan terhadap Balita.

Menurut Supriyanto (sapaan akrab), dengan terlibatnya organisasi masa terbesar di Indonesia, yakni NU termasuk Fatayat, ia yakin Bojonegoro akan mampu menangani masalah stunting.

"Perlu adanya kerjasama antar pihak-pihak terkait, termasuk organisasi-organisasi besar seperti Banom Fatayat NU" tambahnya.

Selain itu, bentuk dukungan dari Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro dalam penanganan stunting ini adalah dengan mendukung program kebijakan yang berimplikasi pada anggaran dan masuk dalam APBD.

Sementara itu, Natasya, salah satu anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro juga menambahi, ada perbedaan angka Stunting di Dinas Kesehatan Bojonegoro dengan data di Provinsi Jawa timur. Sehingga Bojonegoro masuk di Lokus Penanganan Stunting.

"Kalaupun ada perbedaan data dari Dinkes dan Provinsi, mari kita selesaikan bersama-sama, sebab stunting ini tidak bisa diselesaikan satu pihak saja. Stunting ini adalah masalah kita bersama" pungkasnya.[her/lis]

 

Tag : Fatayat, stunting, dprd



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat