08:00 . Punya KPM, Petani Terima Bantuan Benih dan Pupuk   |   07:00 . Banyak Jajanan Anak Patut Diwaspadai karena Mengandung Zat Berbahaya, Apa Sajakah?   |   20:00 . Jaring Atlet Bulutangkis, Polres Gelar Kapolres Bojonegoro Cup 2022   |   19:00 . Seleksi Hari Pertama, Hanya 45 Persen dari Keseluruhan yang Datang   |   18:30 . Asap dan Kembang Api di Fun Football Talun   |   18:00 . Juara, Condromowo Kalahkan Sumuragung 2-1   |   17:00 . Kenalkan Head Coach Persibo, Abdulloh Umar Targetkan Lolos Liga 2   |   16:00 . Penyedia Jasa Sewa Kostum Karnaval di Bojonegoro Mulai Kelarisan   |   15:00 . Pawai Budaya Bakal Meriahkan HUT Kemerdekaan di Bojonegoro   |   14:00 . Harga Telur Ayam Tinggi, Omzet Pedangang Merosot   |   13:00 . Berkat Terobosannya, APDI Jatim Nobatkan Bupati Anna Sebagai Ibu Desa   |   08:00 . Peringatan HAN, Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Pendidikan Pesantren Ramah Anak   |   07:00 . Orang yang Jarang Tertawa Lebih Berisiko Idap Penyakit Jantung, Kok Bisa?   |   21:00 . Memiliki KPM, Petani di Desa Sekaran Menerima Bantuan Benih dan Pupuk   |   20:00 . Pengurus Perkumpulan Jamaah Tahlil Perempuan di Bojonegoro Resmi Dilantik   |  
Fri, 12 August 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Bojonegoro Siap Menjadi Kabupaten ODF Tahun 2021

blokbojonegoro.com | Tuesday, 22 June 2021 20:00

Bojonegoro Siap Menjadi Kabupaten ODF Tahun 2021

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan merencanakan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) guna terwujudnya lingkungan yang bebas ODF (Open Defecation Free) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan hingga akhir tahun 2021.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten  Bojonegoro dr. Ani Pujiningrum menjelaskan, STBM merupakan pendekatan untuk mengubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. STBM menekankan pada 5 (lima) perubahan perilaku higiene yang dikenal sebagai  5 PILAR STBM  yang terdiri dari: Stop Buang Air Besar Sembarangan, Cuci Tangan  Pakai Sabun, Pengolahan Air Minum dan Makanan di Rumah Tangga, Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, serta Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga.

"Jumlah rumah sebanyak 361.989 unit. Dari jumlah tersebut yang belum memiliki jamban sebanyak 7111 unit. Tindak lanjut yang dilakukan adalah dengan pengalokasian dari Dana Desa, alokasi sanitasi dari APBD dan CSR" kata dr. Ani.

Kadinkes menambahkan di P-APBD Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Bojonegoro akan mengalokasikan Bantuan Keuangan Desa (BKD) sejumlah 3.462 unit dengan masing-masing 10 juta rupiah, sehingga total anggaran mencapai Rp. 34.620.000.000. Sedangkan sisanya sebanyak 3.649 rumah akan ditangani melalui Dana Desa dan CSR Perusahaan.

"Adanya alokasi anggaran tersebut untuk pembangunan STBM ini, Kabupaten Bojonegoro Tahun 2021 siap menjadi Kabupaten ODF," imbuhnya.

Di Kabupaten Bojonegoro, dari 28 Kecamatan, sebanyak 18 kecamatan 384 desa sudah ODF sejak tahun 2014 sampai 2021, sanitasi total ini merupakan gerakan yang mendesak untuk dilaksanakan demi terciptanya lingkungan bersih dan sehat.

Tag : stbm, dinkes, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat