07:00 . Orangtua, Ini Faktor yang Menyebabkan Anak Rentan Alami Stres saat Ujian Sekolah   |   22:00 . Pedagang Keluhkan Harga Ayam Potong di Pasar Merangkak Naik   |   21:00 . Bersinergi Kapolres Bojonegoro Lakukan Audiensi Bersama PC GP Ansor Bojonegoro   |   20:30 . Video Lakalantas Truk Seruduk Teras Toko di Balen   |   20:00 . Gelar Pelatihan, STIKES Rajekwesi Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan Kesehatan   |   19:00 . Peduli ADHA, Pita Merah Adakan Home Care dan Berikan Bantuan   |   18:00 . Anniversary Ke-5, VLOC Chapter Bojonegoro Beri Santunan Anak Yatim   |   17:00 . Dijuluki Netherlands Bojonegoro, Kantor Notaris Jadi Tempat Swafoto Hingga Prewedding   |   16:00 . Lagi-lagi Terjadi Kecelakaan Truk Banting Setir Nyelonong Depan Toko   |   15:00 . Dukung KADIN Bojonegoro, Budiono Siapkan 10 Titik Bantuan untuk UMKM Ponpes dan Kampus   |   14:00 . Mendag: Jaga Momentum Pertumbuhan Ekspor dan Kendalikan Inflasi   |   13:00 . Kecelakaan Tunggal, Truk Muatan Ayam Hantam Pohon   |   12:00 . 81 Produk Mahasiswa Kampus Ungu Dipamerkan di Stakeholders Collaborations   |   11:00 . KADIN Bojonegoro Menggelar Stakeholders Collaboration 2022   |   10:00 . Peluang Usaha di Era Kekinian - Tuban Digital Forum   |  
Thu, 20 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Lolos Pendanaan Dikti, Pramuka UNAIR Petakan Potensi Kawasan Agrowisata Wedi

blokbojonegoro.com | Thursday, 05 August 2021 09:00

Lolos Pendanaan Dikti, Pramuka UNAIR Petakan Potensi Kawasan Agrowisata Wedi

Pengirim: Setyawan Bayu

blokBojonegoro.com - Tim PHP2D UKM Pramuka Universitas Airlangga Surbaya melaksanakan kegiatan sapa desa di kawasan Desa Wedi, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 28 Juli hingga 2 Agustus 2021, dan diikuti 9 anggota secara luring. Hal ini merupakan tindaklanjut dari lolosnya proposal UKM Pramuka hingga tahap pendanaan dari Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dengan mengangkat tema pengembangan potensi kawasan agrowisata salak Wedi melalui inovasi kopi biji salak.

“Sapa desa adalah kegiatan yang dimaksudkan sebagai sarana perkenalan dan pertemuan antara tim PHP2D dengan masyarakat setempat. Karena timeline kegiatan kami cukup lama sekitar 5 bulan, kami rasa perlu untuk melakukan turun lapangan guna menyelaraskan program-program kami dengan stakeholder terkait” ujar Ira Mariatus Salikha, Ketua tim PHP2D UKM Pramuka.

Ada beberapa agenda dalam kegiatan sapa desa, diantaranya adalah pemaparan materi dan program kerja yang akan dilaksanakan kedepannya kepada perangkat desa dan juga stakeholder lain yang akan dilibatkan seperti kelompok sadar wisata, BUMDes dan juga pelaku UMKM salak di Desa Wedi.

Selain menjalin kemitraan dengan desa, tim PHP2D juga berhasil menjalin mitra dengan berbagai instansi kedinasan seperti Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan, Dinas Tenaga Kerja dan juga beberapa media lokal yang ada di wilayah Kota Migas sebutan Bojonegoro.

“Dari hasil diskusi yang dilakukan oleh perangkat desa, kami mengerucutkan fokus pada tiga program kerja, yaitu inovasi kopi biji salak, kafe yang sekaligus memiliki kolam ikan guna menunjang penjualan kopi biji salak dan juga merchandise. Harapan kami menggandeng dinas adalah untuk mengembangkan sumber daya manusia yang ada di desa. Lalu kerjasama dengan media lokal untuk melakukan branding kawasan agrowisata jika kelak sudah terjadi perubahan fisik di desa,” ungkap Aira yang merupakan mahasiswi FIB angkatan 2018 ini.

“Kami tidak hanya menjalin relasi-relasi pada kegiatan sapa desa, tetapi juga melakukan research and development untuk produk kopi yang akan kami usung. Sejauh ini kami berhasil membuat kopi biji salak gula aren, dan resep ini akan terus kami sempurnakan sebelum benar-benar launching produk inovasi kopi biji salak,” imbuhnya.

Ditanya mengenai hambatan yang terjadi saat melakukan sapa desa, Aira mengungkapkan ada beberapa hambatan, diantaranya masih terkendalanya PPKM, sehingga ada anggota yang belum bisa untuk turun lapangan.

“Kami beranggotakan 14 orang. Yang bisa hadir di lapangan untuk melakukan sapa desa baru 9 orang. 3 diantaranya terkendala karena izin orang tua dan 2 diantaranya masih memiliki tanggungan skripsi. Karena kegiatan kami masih ada beberapa bulan lagi, saya berharap untuk bisa full team,” harap Aira. [mu]

Tag : dikti, pramuka unair surabaya, mahasiswa unair surabaya, desa wisata, agrowisata desa wedi



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat