23:00 . Inilah Jejak Karier DR. Didik Farkhan Alisyahdi, Kajati Banten   |   22:00 . Didik Farkhan, Putera Terbaik Bojonegoro Jabat Kajati Banten   |   20:00 . IHC RSPP Jadi Bagian Mayo Clinic Care Network   |   16:00 . Limbah Sampah di TPA Diolah Jadi Bensin dan Solar   |   14:00 . Selama Tahun 2022, PETI Dominasi Kasus Hukum Sektor Pertambangan Minerba   |   13:00 . Diberangkatkan Bupati, STIKES Rajekwesi Mulai KKN Tematik Desa Tangguh   |   07:00 . 7 Cara Bersyukur Setiap Hari, Hidup Akan Lebih Bahagia   |   23:00 . Libatkan Puluhan Pekerja Kreatif dan Ratusan Ekstras asli Bojonegoro   |   22:00 . Tangis Haru Mbah Painem Asal Gondang Bisa Masuk Film Internasional   |   20:00 . Tayang Perdana di Bojonegoro, Film Autobiography Disambut Warga   |   19:00 . Jalan Utara Pasar Kota Bojonegoro Jadi Dua Arah, Dishub : Murni Program Pemkab   |   18:00 . Benarkah Pedagang Pasar Wisata Akan Ditarik Iuran Rp200 Ribu?   |   16:00 . Angka Partisipasi Daftar PPS Tinggi, KPU Provinsi Jatim Beri Apresiasi   |   15:00 . Healing Budget Minimalis, Nikmati Kopi Senja di Flyover Gayam   |   14:00 . Kiai Afifuddin Muhajir: Piagam PBB dalam Bingkai Syariat; Serial Halaqah Fikih Peradaban Lirboyo   |  
Fri, 27 January 2023
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Harga Bahan Baku Tahu Melambung, Pemkab Upayakan Subsidi Kedelai

blokbojonegoro.com | Friday, 06 August 2021 22:00

Harga Bahan Baku Tahu Melambung, Pemkab Upayakan Subsidi Kedelai

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Sejumlah produsen tahu dan tempe di Kabupaten Bojonegoro, mengeluhkan harga bahan baku kedelai yang makin kian melambung. Bahkan berdasarkan harga yang terpantau dipasaran mencapai Rp12.000 per kilogram, untuk jenis kedelai impor.

Seperti yang diungkapkan, Ketua Paguyuban Perajin Tahu, Pranyoto, subsidi bagi para perajin tahu sudah didapatkan semenjak bulan Juli lalu. Pengajuan subsidi sendiri melalui Kelurahan dengan melengkapi pemberkasan yang dibutuhkan, misalnya paguyuban harus berbadan hukum. "Karena badan hukum yang dimiliki paguyuban telah habis akhirnya untuk Agustus ini melakukan pengajuan subsidi lagi," ucapnya.

Lebih lanjut, paguyuban perajin tahu sendiri telah mendapatkan subsidi tranportasi pengambilan kedelai yakni dari Kota Surabaya menuju Kabupaten Bojonegoro. Setelah itu, kedelai disalurkan melalui distributor tahu.

Meski begitu pengambilan tahu ini masih belum memenuhi target yang dibutuhkan para perajin. "Sebab, dari subsidi tranportasi itu hanya dapat mengambil 80 ton kedelai saja. Padahal, yang dibutuhkan perajin tahun sebanyak 100 ton,"imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh, Bu Mur, produsen tahu asal Ledok Kulon, meski harga kedelai import bahan baku tahu dan tempe kian melambung, tak menyurutkan aktivitas para produsen untuk tetap memproduksinya. "Kami masih produksi tetapi mengurangi ukuran tahu, saya rasa perlu adanya kajian lebih lanjut terkait subsidi ini," sambung dia.

Merespon hal tersebut, Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah mengatakan, akan menjawab keluhan tersebut dan memberikan subsidi bagi perajin tahu/tempe di Bojonegoro. Dari hasil koordinasi yang dilakukan pada Kamis (5/7/2021), Pemkab Bojonegoro sendiri rencananya akan menggelontorkan subsidi kedelai untuk sejumlah 147 perajin tahu dan tempe.

Langkah ini merupakan bukti perhatian pemerintah pada industri tahu dan tempe di Kabupaten Bojonegoro. Sebab, berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, harga kedelai impor naik menjadi Rp12.000 per kilogram.

"Waktu pelaksanaan masih rencana. Kami sudah berkoordinasi dengan beberapa OPD. Di antaranya Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian dan BPR dan Pemkab akan menjawab keluhan sekaligus memberikan subsidi bahan baku," tegas Bupati.

Lebih lanjut, dalam dua bulan ini antara Juni dan Juli. Pemkab sendiri telah melakukan pendataan dan saling bersinergi dengan para perajin tahu di Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro. Keluhan tersebut lalu ditindaklanjuti oleh Pemkab dengan menggelar rapat bersama.

"Hasilnya Pemkab Bojonegoro akan menggelontorkan sebanyak Rp267 juta untuk subsidi kedelai. Apabila di rata-rata, satu pengrajin akan mendapatkan kurang lebih Rp1,8 juta untuk subsidi kedelai," pungkasnya. [liz/lis]

 

 

 

Tag : Tahu, subsidi, ekonomi, bahan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 24 January 2023 08:00

    Manfaat Belajar Matematika

    Manfaat Belajar Matematika Matematika adalah ilmu pengetahuan yang banyak membahas tentang angka dan bilangan. Materinya yang sulit dipahami dan banyaknya rumus yang harus diingat, membuat tidak semua orang menyukai matematika, bahkan membencinya. Dibutuhkan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 23 December 2022 12:00

    Pengumuman Lelang Terbuka

    Pengumuman Lelang Terbuka Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan, PT. Asri Dharma Sejahtera Tahun 2022, dengan ini tim pengadaan jasa kontruksi melakukan lelang terbuka dengan kualifikasi pekerjaan sebagai berikut...

    read more