16:00 . Dekopinda Bojonegoro Ikuti Unjuk Rasa Tolak OJK Awasi Koperasi   |   15:00 . Pemkab Bojonegoro Raih 17 Besar Kovablik Lewat Inovasi SMASH RSUD Sumberrejo   |   13:00 . Komunitas Ibu Profesional Akan Gelar Tour the Talent   |   20:00 . Jelang Pemilu, 749 Calon PPK Ikuti Tes CAT   |   19:00 . Curah Hujan Tinggi, TPT Jembatan Jetak Bojonegoro Longsor   |   18:00 . Waspada Penipuan Digital, Masyarakat Perlu Bijak Bermedsos   |   17:00 . Cegah Longsor dan Banjir, Pemkab Bojonegoro Bangun Tebing Penahan   |   16:00 . Polisi Terus Selidiki Laporan Dugaan Sertifikat Tanah Palsu di Kasiman   |   15:00 . Tips Hemat Hadapi Godaan Diskon Belanja Akhir Tahun   |   14:00 . Kejari Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi APBDes Deling   |   13:00 . UINSA Terima Anugerah Top 45 Publik Inovasi Terbaik   |   12:00 . Diduga Kurang Konsentrasi, Remaja Meninggal Dunia Usai Menabrak Pemotor di Dander   |   08:00 . Pemkab Bojonegoro Masih Tunggu Juknis Inpres Pengadaan Kendaraan Listrik Kedinasan   |   07:00 . Bayi Rewel Saat Tidur Malam, Apa Bisa karena Ruam Popok?   |   19:30 . Oknum BPN Bojonegoro Dilaporkan Atas Dugaan Sertifikat Tanah Palsu   |  
Wed, 07 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ada Layang-layang, Pedagang Laris Manis

blokbojonegoro.com | Thursday, 19 August 2021 19:00

Ada Layang-layang, Pedagang Laris Manis

Kontributor: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Dikala pandemi Covid-19 seperti saat ini, tak ada kegiatan yang dilaksanakan di sekolah. Siswa-siswi mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi harus belajar dari rumah lewat pembalajaran daring. Hal ini berdampak pula pada pendapatan para pedagang keliling, seperti pentol hingga es dan lainnya.

Alhasil, para pedagang keliling kehilangan sebagian penghasilannya. Di hamparan sawah Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, akhir-akhir ini menjadi ramai kedatangan warga, lantaran memasuki musim kemarau, dan banyak yang bermain layang-layang.

Karena sudah lama tidak ada hiburan maupun pertunjukan, permainan layang-layang ini menarik perhatian warga sekitar bahkan luar Kecamatan Kapas, hal itu membuat para pedagang berbondong-bondong berjualan di keramaian tersebut.

Salah satu penjual pentol, Muhari mengungkapkan, ia sangat senang sekali dengan adanya keramaian seperti ini, karena sudah sangat lama tidak ada hiburan yang mengundang banyak orang seperti ini.

Dia mengaku sudah berjualan di sini selama satu minggu, "Kadang tiap Agustus ada banyak event, sekarang di masa pandemi seperti ini menjadi tidak ada event apapun, jadi ya adanya acara ini juga merasa senang," ungkap Pria Asal Kedaton, pada Rabu (18/8/2021).

Dengan adanya keramaian seperti ini bisa membuat pendapatan Muhari menjadi agak meningkat, "perharinya ketika sangat ramai bisa mendapatkan Rp400 ribu, misalnya seperti tanggal merah atau hari libur, itu yang datang kesini meningkat hingga jalanan pun menjadi macet, tetapi Ketika hari biasa kemungkinan dapat Rp300 ribuan," ujarnya.

Muhari sangat bersyukur meskipun hanya dapat segitu, dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya ketika tidak ada acara apapun dan sekolah libur, karena saat seperti itu Muhari kemungkinan tidak bisa mencapai angka segitu. [riz/mu]

Tag : pedagang keliling



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat