16:00 . Dekopinda Bojonegoro Ikuti Unjuk Rasa Tolak OJK Awasi Koperasi   |   15:00 . Pemkab Bojonegoro Raih 17 Besar Kovablik Lewat Inovasi SMASH RSUD Sumberrejo   |   13:00 . Komunitas Ibu Profesional Akan Gelar Tour the Talent   |   20:00 . Jelang Pemilu, 749 Calon PPK Ikuti Tes CAT   |   19:00 . Curah Hujan Tinggi, TPT Jembatan Jetak Bojonegoro Longsor   |   18:00 . Waspada Penipuan Digital, Masyarakat Perlu Bijak Bermedsos   |   17:00 . Cegah Longsor dan Banjir, Pemkab Bojonegoro Bangun Tebing Penahan   |   16:00 . Polisi Terus Selidiki Laporan Dugaan Sertifikat Tanah Palsu di Kasiman   |   15:00 . Tips Hemat Hadapi Godaan Diskon Belanja Akhir Tahun   |   14:00 . Kejari Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi APBDes Deling   |   13:00 . UINSA Terima Anugerah Top 45 Publik Inovasi Terbaik   |   12:00 . Diduga Kurang Konsentrasi, Remaja Meninggal Dunia Usai Menabrak Pemotor di Dander   |   08:00 . Pemkab Bojonegoro Masih Tunggu Juknis Inpres Pengadaan Kendaraan Listrik Kedinasan   |   07:00 . Bayi Rewel Saat Tidur Malam, Apa Bisa karena Ruam Popok?   |   19:30 . Oknum BPN Bojonegoro Dilaporkan Atas Dugaan Sertifikat Tanah Palsu   |  
Wed, 07 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

31 Tahun, Mak Dah Senang Jualan Kopi untuk Aktivitas

blokbojonegoro.com | Saturday, 28 August 2021 15:00

31 Tahun, Mak Dah Senang Jualan Kopi untuk Aktivitas

Kontributor: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Pasti hampir semua laki-laki suka minum kopi atau bahkan sering nongkrong santai di warung kopi, apalagi saat ini tiap warung kopi yang ada di sepanjang jalan bisa dipastikan tak ada yang sepi dari kalangan anak muda yang duduk santai sembari berkumpul dengan teman sebayanya.

Di tengah hamparan sawah Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, menjadi ladang untuk mengais rezeki Masidah atau yang dikerap disapa dengan Mak Dah dengan berjualan kopi.

Mak Dah bercerita, sebelum ia berjualan kopi dulunya pada tahun 1975 berjualan buah di pasar, dirasa jualan buah sangat melelahkan, lalu ia memutuskan untuk berhenti dan berjualan kopi pada tahun 1990.

"Saya sudah berjualan kopi disini selama 31 tahun," ungkap Mak Dah sembari melayani pembeli.

Wanita kelahiran 1960 ini mengaku, sudah ditinggal sang suami sejak delapan tahun yang lalu, dan ia tetap menjalani hidup sendiri hingga sampai sekarang. Mak Dah memiliki dua orang anak dan keduanya sudah bekerja.

"Sebenernya saya sudah dilarang berjualan sama anak-anak saya, tetapi jika saya diam di rumah pasti akan membuat saya jenuh, tapi kalau dengan berjualan kopi saya bisa akrab dan bertukar cerita dengan banyak orang," ungkap Mak Dah bercerita kenapa ia masih pilih jualan kopi.

Selain berjualan kopi, Mak Dah terkadang juga dipanggil tetangga yang butuh pijatan tangannya, dan ketika ada orang meninggal Mak Dah juga yang memandikan dan mengkafani.

"Masih sering disuruh untuk memijat orang-orang, terkadang kalau tidak mau ke rumah, saya pijati di warung sambil ngopi, selain itu terkadang juga masih sering memandikan jenazah," papar Mak Dah.

Semua itu dilakukan Mak Dah sendiri, karena jika hanya berdiam diri di rumah akan membuatnya jenuh lantaran tidak ada aktivitas yang dilakukan.

Selama Pandemi Covid-19, warung Mak Dah tetap stabil seperti hari-hari biasa sebelum ada Covid, dan tak sedikit sopir truk yang sudah kenal saat dari perjalanan jauh menyempatkan diri  mampir ke warung Mak Dah.

"Selama Corona ini tetap stabil seperti hari biasa, meski kadang juga sepi, tetapi tiap hari pasti ada yang mampir ngopi," ujarnya.

Mak Dah berharap semoga Pandemi ini cepat berlalu dan kehidupan masyarakat berjalan lancar seperti biasa. "Saya berharap pandemi ini semoga cepat berlalu, karena banyak sekali sopir-sopir yang mengeluh ketika ngopi, dan saya merasa prihatin dengannya," kata Mak Dah mengungkapkan cerita para supir yang ia dengar.

Mak Dah sendiri orangnya sangat ramah, dan suka bergurau ke semua orang, hal itulah yang membuat Mak Dah diingat banyak orang, dan tak sedikit orang yang rumah nya jauh pun sering kembali lagi untuk mampir. [riz/mu]

Tag : warung kopi, warung kopi mak dah



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat