17:00 . Awal Tahun 2022, Ada 164 Kasus DBD dan DD Masuk Dinkes Bojonegoro   |   16:00 . Harga Cetakan Antam Turun, UBS Justru Naik   |   15:00 . 1 Jiwa Melayang, Pemdes Kandangan Imbau Tetap Waspada DBD   |   14:00 . Sepanjang 2021, Dinas Damkar Tangani 445 Sarang Tawon   |   13:00 . Era Baru Perdagangan Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka Dimulai   |   12:00 . Bupati Anna Siapkan 4000 Beasiswa untuk Mahasiswa Tugas Akhir   |   11:00 . Kecelakaan Bus Margo Djoyo, 1 Orang Meninggal 5 Luka-luka   |   10:00 . Video Proses Evakusi Badan Bus Terguling di Jalur Bojonegoro Surabaya   |   09:00 . Video Kecelakaan Bus Terguling di Jalan Bojonegoro Surabaya   |   08:00 . Bus Terguling di Jalan Bojonegoro - Surabaya   |   07:30 . Hindari Truk, Bus Terguling di Mojodeso   |   07:00 . Jangan Langsung Dimarahi Jika Nilai Sekolah Anak Menurun, Bisa Jadi Gejala Stres Belajar   |   19:00 . Pelajar Bojonegoro Ikuti Virtual Zoom Meeting Himabo Goes To Campus   |   18:00 . Sinergi TNI-Polri Bersama Wartawan Bojonegoro   |   16:00 . Dinkes Bojonegoro Catat 112 Kasus DBD, 2 Orang Meninggal   |  
Tue, 18 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Omzet Produsen Tahu Tempe Lesu, PT. ADS Gelontorkan CSR Rp276 Juta

blokbojonegoro.com | Saturday, 28 August 2021 12:00

Omzet Produsen Tahu Tempe Lesu, PT. ADS Gelontorkan CSR Rp276 Juta

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Dampak kenaikan harga kedelai di pasaran yang kian tajam, tentu berimbas pula kepada para pengrajin tahu dan tempe termasuk mereka yang ada di Kabupaten Bojonegoro, hal ini tentu menjadi sebuah tantangan terbesar bagi Pemerintah untuk terus hadir menjaga stabilitas pertumbuhan dan pemulihan ekonomi masyarakat.

Bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengelontorkan bantuan sebanyak Rp276 juta untuk pelaku industri tahu dan tempe di Kota Migas nama lain Bojonegoro.

Direktur PT. Asri Dharma Sejahtera (ADS), Lulu M. Syahril Majidi mengatakan, Pemkab sebagai pemilik PT. ADS berupaya menjaga asset atau potensi daerahnya, salah satunya yaitu industri rumahan.

Semua tahu harga kedelai sedang tidak stabil dan dampaknya sangat terasa bagi produksi tahu dan tempe. "Semoga melalui program CSR yang ada di PT. ADS dapat meringankan biaya produksi usaha tahu tempe di Bojonegoro," terangnya.

Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah menyampaikan, sebelum adanya penyaluran bantuan ini, Pemkab Bojonegoro telah melakukan mediasi langsung dengan rumah produksi. "Kami menerima banyak keluhan atas permasalahan yang dihadapi, dan bersama-sama mencari solusi untuk memecahkan persoalan ini," terang bupati wanita pertama Kabupaten Bojonegoro.

Menurut Bunda Anna, industri rumah tangga harus tetap terselamatkan, bahkan harus tetap produktif di tengah Pandemi Covid-19. Sehingga kebutuhan pasar tidak terbengkalai dan ekonomi masyarakat berangsur-angsur membaik.

"Kita mencoba melalui PT. ADS sesuai aturan terdapat dana sosial atau dana pemberdayaan sebesar 2,5% yang dapat digunakan untuk industri rumahan. Meski jumlahnya tidak besar, setidaknya ini dapat digunakan dan bermanfaat untuk membantu menjaga produksi agar tetap berjalan," pungkasnya. [liz/mu]

Tag : PT ADS, CSR perusahaan, bantu pulihkan ekonomi



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat