17:00 . Awal Tahun 2022, Ada 164 Kasus DBD dan DD Masuk Dinkes Bojonegoro   |   16:00 . Harga Cetakan Antam Turun, UBS Justru Naik   |   15:00 . 1 Jiwa Melayang, Pemdes Kandangan Imbau Tetap Waspada DBD   |   14:00 . Sepanjang 2021, Dinas Damkar Tangani 445 Sarang Tawon   |   13:00 . Era Baru Perdagangan Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka Dimulai   |   12:00 . Bupati Anna Siapkan 4000 Beasiswa untuk Mahasiswa Tugas Akhir   |   11:00 . Kecelakaan Bus Margo Djoyo, 1 Orang Meninggal 5 Luka-luka   |   10:00 . Video Proses Evakusi Badan Bus Terguling di Jalur Bojonegoro Surabaya   |   09:00 . Video Kecelakaan Bus Terguling di Jalan Bojonegoro Surabaya   |   08:00 . Bus Terguling di Jalan Bojonegoro - Surabaya   |   07:30 . Hindari Truk, Bus Terguling di Mojodeso   |   07:00 . Jangan Langsung Dimarahi Jika Nilai Sekolah Anak Menurun, Bisa Jadi Gejala Stres Belajar   |   19:00 . Pelajar Bojonegoro Ikuti Virtual Zoom Meeting Himabo Goes To Campus   |   18:00 . Sinergi TNI-Polri Bersama Wartawan Bojonegoro   |   16:00 . Dinkes Bojonegoro Catat 112 Kasus DBD, 2 Orang Meninggal   |  
Tue, 18 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Trotoar Hingga Drainase Sepanjang Kawasan Perkotaan Bojonegoro Terus Dipercantik

blokbojonegoro.com | Tuesday, 31 August 2021 14:00

Trotoar Hingga Drainase Sepanjang Kawasan Perkotaan Bojonegoro Terus Dipercantik

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Di bawah kepimpinan Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro berusaha terus meningkatkan infrastruktur pembangunan baik di sepanjang Jalan Poros Kecamatan, maupun sepanjang kawasan Kota Bojonegoro.

Bahkan kini, di beberapa sudut kawasan perkotaan Bojonegoro sudah hampir sepenuhnya berubah. Tampak beberapa pohon rindang jenis Tabebuya serta Tanjung sebagai peneduh, dan berjajar rapi di tepi trotoar.

Bahkan tak jarang, ketika senja tiba tampak beberapa kawula muda juga asik berswafoto sembari mengabadikan momen dalam sebuah keindahan trotoar Kota Bojonegoro. Bahkan juga diunggah dalam sebuah postingan sosial media atau instagram.

"Trotoare wis indah, jalane apik, perekonomian jalan. Bahkan sekarang mobil sudah riwa-riwi, sehingga perdagangan tampak kompetitif, transportasi murah. Dalane juga wis nglenyer," tegas Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah.

Terpisah, Kabid Sarana dan Prasarana Utilitas PKP Cipta Karya Bojonegoro, Hary Prasetyo mengatakan, pengerjaan trotoar ini berkesinambungan atau estafet sejak tahun 2019, Pemkab Bojonegoro telah membangun 11 titik trotoar. Trotoar yang sebelumnya paving dan semrawut, akhirnya dirombak dengan pemasangan granit.

Berlanjut di tahun 2020, Pemkab Bojonegoro melalui Dinas PKP Cipta Karya melakukan pengerjaan pada ada lima titik trotoar dan drainase. Yakni sepanjang Jalan Gajahmada, Jalan Untung Suropati, Jalan Diponegoro, Jalan Panglima Sudirman dan Jalan RA. Kartini.

"Tahun 2021 ini ada tujuh ruas pengerjaan trotoar dan drainase, diantaranya Jalan Mastrip, Jalan Hasyim Asyari, Jalan Imam Bonjol, Jalan Panglima Sudirman sisi timur, Jalan Dr. Soetomo dan Jalan MH Thamrin. Bahkan lelang proyek sudah tuntas dan  ditargetkan akhir 2021 untuk pembangunan tujuh trotoar dengan konsep granit ini akan tuntas," sambung Hary Prasetyo.

Tak hanya itu, di tahun 2021 rencananya Pemkab juga akan menuntaskan proyek tunggakan di Jalan Gajah Mada. Seperti diketahui proyek trotoar Jalan Gajah Mada menyisakan sisi barat, sebab proyek tersebut sempat tak tertuntaskan di tahun sebelumnya.

"Sehingga pengerjaan masih belum rampung, namun pada tahun 2021 ini proyek trotoar sisi barat ini akan tuntas karena melanjutkan sebelumnya. Jika pembangunan trotoar dan drainase dari tahun 2019 hingga 2021 ini tuntas, tentunya bisa membawa berkah dan manfaat bagi masyarakat," tambahnya.

Tak hanya percantik dan perluasan, guna menuju konsep Smart City. Sepanjang kawasan trotoar kota Bojonegoro juga terdapat adanya guiding block atau penunjuk arah untuk pejalan kaki penyandang disabilitas.  "Ada dua tipe tekstur timbul pada trotoar. Pertama, line type atau garis-garis memiliki arti untuk jalan terus. Kedua, spot type atau titik-titik yang memiliki arti berhenti atau ada persimpangan jalan pada trotoar," ucap dia.

Sementara itu, warna kuning pada trotoar diperuntukkan bagi penyandang tunanetra low vision atau bagi penglihatan rendah. "Ada penunjuk arah bagi pejalan kaki bagi para penyandang disabilitas, line type dan spot type serta untuk penyandang tunanetra juga sangat terbantu. Namun untuk kursi roda, kalau ada tanjakan jangan di buat bertingkat tetapi dibuat miring," imbuh pria yang menjabat sebagai Kabid Sarana dan Prasarana Utilitas PKP Cipta Karya Bojonegoro.

Sementara itu, Sika Khoirunisa warga asal Kecamatan Padangan, saat melintas di sepanjang Jalan Panglima Sudirman, berucap kini semenjak adanya pembangunan semakin terasa wujudnya sebab yang dahulu trotoar tampak sempit kini semakin lebar. "Bahkan ditambah beberapa lampu dan pepohonan jenis Tabebuya yang semakin mempercantik ikon kawasan perkotaan Bojonegoro. Dan tentunya ramah bagi penyandang disabilitas," pungkasnya. [liz/ito]

Tag : drainase, pemkab, bojonegoro, jalan, trotoar



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat