07:00 . Jangan Panik, Ini Sebab Bayi Cegukan dan Cara Menghentikannya   |   20:00 . Pelaksana Desa Dander dan Ngunut Gelar FGD Program Penataan Sumber Air Bagi Masyarakat   |   19:00 . HJB ke-344, Nakes Puskesmas Temayang Terima Penghargaan   |   15:00 . Capaian Kinerja Pemkab Bojonegoro Terus Meningkat   |   14:00 . Beda Indikator, Penilaian Level Covid-19 di Bojonegoro Berbeda   |   12:00 . Hari Jadi Bojonegoro, Kejaksaan Negeri Terima Penghargaan dari Pemkab   |   10:00 . Bupati Beri Penghargaan Instansi, OPD Hingga Instansi Terbaik di Hari Jadi Bojonegoro 343   |   09:00 . Meski Zona Kuning, Petugas Terus Ingatkan Prokes Kepada Masyarakat   |   07:00 . Studi Buktikan Lingkungan Hijau dapat Meningkatkan Kesehatan Mental Anak   |   06:00 . 5 Wilayah di Jatim Level 1, ini Aturan Baru dalam PPKM   |   21:00 . Resmikan Wisata Religi, Gus Ali Berziarah ke Makam Yek Ali di Sumberejo   |   20:00 . Peringkat Hasil SKD Pemkab Bojonegoro Masih Tunggu Instruksi BKN Pusat   |   19:00 . KADIN Bojonegoro Goes to Campus, Podcast di 2 Tempat   |   18:00 . Yuk...! Ikuti Webinar Cerdas dan Bijak dalam Bermedia Sosial   |   17:00 . Desa Pilanggede Raih Penghargaan Tropi Proklim Utama dari KLHK   |  
Thu, 21 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Bojonegoro PPKM Level 2, Wisata Masih Ditutup

blokbojonegoro.com | Thursday, 09 September 2021 16:00

Bojonegoro PPKM Level 2, Wisata Masih Ditutup

Kontributor: Uul Lyatin

blokBojonegoro.com - Melihat kondisi saat ini yang masih di tengah wabah pandemi, beberapa wisata di kabupaten Bojonegoro terlihat masih tutup, walaupun saat ini Bojonegoro memasuki PPKM level 2.

Melihat hal tersebut, kepala dinas kebudayaan dan pariwisata, Budiyanto menuturkan bahwa wisata di Bojonegoro belum resmi dibuka kembali setelah penutupan panjang di masa pandemi. Pihaknya menjelaskan bahwa saat ini masih menunggu surat edaran pembolehan pembukaan wisata dari pemerintah kabupaten.

"Ada kemungkinan akan dibuka, namun saat ini kita menunggu SK dari Bupati terlebih dahulu terkait pembukaan wisata," ujarnya.

Budiyanto juga menuturkan bahwa di beberapa wisata masih banyak yang berjualan bahkan berkunjung, namun tetap menjalankan protokol kesehatan. Namun kalau dari surat resminya sendiri belum ada edaran yang menunjukkan bahwa saat ini diperbolehkan membuka tempat wisata.

"Contohnya seperti kebun belimbing, di sana tetap banyak yang berjualan karena mereka petani belimbing. Mereka berjualan di samping sekitar kebun, dan ada beberapa wisata alam yang memang masih dikunjungi saat ini," ucap Budiyanto.

Sementara itu pihaknya menjelaskan bahwa nantinya setelah mendapatkan surat izin beberapa wisata akan dibuka dengan cara mentaati prokes dan membuat memantau kerumunan dengan jumlah maksimal 25% dari kapasitas yang semestinya.

"Dipastikan untuk pengunjung nantinya beberapa data harus dilengkapi, harus taat prokes yang berlaku dan pengunjung dibatasi sesuai dengan kapasitas yang dibuat," pungkasnya.

Selain itu, hingga saat ini beberapa wisata yang ditutup tetap mendapatkan perawatan dan penjagaan yang naik. Karena dengan demikian apabila sewaktu-waktu wisata dibuka, pihak pengelola tidak terlalu repot dan terburu-buru untuk membersihkan tempat wisata agar tampak nyaman ketika dikunjungi banyak wisatawan. [uul/ito]

Tag : wisata, pandemi, covid-19



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat