19:00 . Cerita Dwi Kurnia, Ikuti Seleksi CPNS Saat Hamil   |   18:00 . Pengurus PPDI Bojonegoro Dilantik, Pemkab Siap Beri Pelayanan Terbaik   |   17:00 . Inilah Titik Lokasi Mandiri SKB CPNS Pemkab Bojonegoro   |   16:00 . Rumah Cerdas Ceria Gelar Parenting untuk Si Buah Hati   |   15:00 . 435 Peserta Ikuti SKB CPNS Pemkab Bojonegoro   |   13:00 . Cerita Mbah Banung Sumitro dan Desa Blongsong   |   11:00 . Pelas Crispy, Kuliner Hits Kekinian   |   09:00 . Jalin Silaturahmi Asosiasi Pengrajin Batik Bojonegoro Belajar Batik Bledak Sogan Bojonegaran   |   07:00 . Benarkah Media Sosial Bikin Empati dan Rasa Tulus Masyarakat Berkurang?   |   22:00 . Mulai Besok, SKB CPNS Bojonegoro Diselenggarakan   |   20:00 . Lantik Kades PAW, Bupati Ajak Selaraskan Program Kesejahteraan Masyarakat   |   19:00 . Pendiri ISNU Asli Bojonegoro, Pengurus Harus Teruskan Semangat Berjuang   |   18:00 . Bupati Tunjukkan Inovasi Bojonegoro Pada Ajang Kepala Daerah Inovatif Kemendagri   |   17:00 . Awas...!! Saat Hujan Jalan Ini Rawan Tergenang   |   16:00 . Hujan Deras, Beberapa Jalan di Kota Bojonegoro Tergenang   |  
Sun, 28 November 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pandemi Bikin Risiko Ibu Alami Depresi Meningkat, Ini Sebabnya

blokbojonegoro.com | Monday, 13 September 2021 07:00

Pandemi Bikin Risiko Ibu Alami Depresi Meningkat, Ini Sebabnya

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Pandemi COVID-19 membuat risiko seseorang mengalami gangguan jiwa dan masalah kejiwaan meningkat.

Bahkan menurut Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo, risiko depresi meningkat pada ibu, akibat beban dan tanggung jawab yang bertambah.

Hasto menjelaskan pandemi COVID-19 menyebabkan seorang ibu harus mendominasi peran dalam suatu keluarga. Beberapa peran yang dilakukan yaitu mengasuh anak, membelikan kebutuhan rumah tangga, mengingatkan kebutuhan hidup sehat, mengingatkan beribadah serta mengingatkan keluarga untuk selalu berfikir positif.

Berdasarkan data survei yang dilakukan oleh pihaknya, dominasi peran tersebut mengakibatkan sebanyak 2,5 persen perempuan telah mengalami depresi selama masa pandemi COVID-19.

Masalah pada ibu selanjutnya yang dia beberkan, walaupun pemerintah telah melakukan sosialisasi vaksinasi dinyatakan aman untuk ibu hamil, rupanya masih banyak ibu hamil yang ragu untuk melakukan vaksinasi.

Ia mengatakan hal ini perlu menjadi perhatian bersama mengingat angka kematian ibu dan bayi telah meningkat selama pandemi.

“Padahal dari literatur sudah jelas. Itu bisa kita kerjakan dan tidak masalah. Oleh karena itu saya kira sosialisasinya seperti ini (penting dilakukan). Bagi BKKBN, ini penting karena kematian ibu dan bayi meningkat selama pandemi,” kata dia.

Menurutnya, permasalahan yang harus dihadapi oleh keluarga di Indonesia selama masa pandemi COVID-19 meningkat.

Kemiskinan yang menyebabkan angka pengangguran meningkat, menjadi permasalahan serius bagi pihaknya karena berpengaruh terhadap jumlah anak yang mengalami kekerdilan (stunting). Hal tersebut terjadi karena pendapatan yang berkurang, membuat anak mengalami keadaan wasting (gizi pada anak tidak terpenuhi) meningkat sehingga menjadi lebih kurus.

Hasto menegaskan kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mempengaruhi masa depan bangsa Indonesia yang memiliki sebanyak 23 juta anak baduta (bayi usia dua tahun).

“Ini khawatir kalau angka anak kurus meningkat, maka kemudian akan menjadi stunting. Ingat bahwa kita punya baduta sebanyak 23 juta, sehingga ini dua juta mengalami kondisi kurus, kemudian kalau berlanjut tiga bulan, enam bulan akan menjadi stunting,” kata Hasto.

Guru Besar Bidang Ketahanan dan Pemberdayaan Keluarga Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen Fakultas Ekologi Manusia IPB Euis Sunarti mengatakan mengatakan pandemi COVID-19 sangat berdampak pada food insecurity (kerawanan pangan) keluarga.

“Relatif tingginya food insecurity, kerawanan pangan tentunya akan berdampak pada status gizi keluarga khususnya balita. Tentunya program untuk menurunkan stunting, menjadi tantangan tersendiri pada saat COVID-19,” kata Euis.

Ia mengatakan bila melihat kondisi strategi pangan yang dimiliki keluarga pada masa pandemi, dapat memungkinkan angka wasting ataupun stunting mengalami peningkatan.

Berdasarkan data penelitian yang Euis miliki, sebanyak 47,3 persen keluarga menghemat pengeluaran untuk membeli bahan pangan. Penghematan tersebut menyebabkan sebanyak 73,1 persen keluarga beralih membeli bahan pangan yang memiliki harga lebih murah.

Sebanyak 47,3 persen keluarga mengurangi jenis-jenis lauk yang dikonsumsi serta satu dari lima keluarga atau sebesar 21,5 persen telah mengurangi porsi makan dalam keluarga.

Euis mengatakan masalah pendapatan pada keluarga dapat memberikan dampak pada kesehatan. Masalah tersebut dapat semakin memburuk apabila kepala keluarga yang sedang mencari sumber nafkah, belum tentu menemukan pekerjaan ataupun bantuan sosial.

“Masalah-masalah dalam keluarga juga cukup besar karena jika pendapatan menurun maka kesehatan keluarga juga menurun. Sehingga ketika mencari sumber nafkah tetapi kemudian saat mencari pun belum tentu dapat, mencari dukungan sosial yang dilakukan juga lebih sedikit dari yang mencari sumber pendapatan,” kata dia.

*Sumber: suara.com

 

Tag : pendidikan, kesehatan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Tuesday, 23 November 2021 19:30

    Dewan Pers Verifikasi Faktual Media blokBojonegoro.com

    Dewan Pers Verifikasi Faktual Media blokBojonegoro.com Komisioner Dewan Pers, Agus Sudibyo melakukan proses verifikasi faktual untuk media blokBojonegoro.com, media lokal yang berkantor di Jalan KS Tubun Gang Srinayan No.3 Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Selasa (23/11/2021) sore....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 November 2021 14:00

    Resensi

    Dibalik Buku 00.00

    Dibalik Buku 00.00 Buku judul 00.00 merupakan karya kedua dari Anugrah Ameylia Falensia atau yang kerap dikenal dengan panggilan Amey atau cumi oleh teman-teman maupun para teman pembacanya....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more