19:00 . Lembaga Pelatihan Kerja dan Sertifikasi Unugiri Gelar Webinar Santri Wirausahawan   |   18:00 . Kadin Bojonegoro Goes to Campus STEBI Al-Rosyid   |   15:00 . Jelang Tutup Bulan, Harga Emas Melesat Naik   |   14:00 . Hari Jadi Provinsi Jatim, Pelaku UMKM Di Bojonegoro Raih Penghargaan Economy Hybrid   |   13:00 . Capaian Vaksinasi Belum Sampai 50%, Bojonegoro Masih pada PPKM Level 3   |   12:00 . Malam ini Grand Final Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur   |   09:00 . Tunggu Burung Emprit, Warga Dander Disambar Petir   |   21:00 . Otodidak, Pemuda Warga Deru Ini Buka Usaha Gitar Custom   |   20:00 . Kadin Goes To Campus STIE Permata dan STIE Cendekia   |   19:00 . Bupati Bojonegoro Berharap BPD Turut Aktif dalam Abpednas   |   15:00 . Tingkatkan Mitigasi Bencana, Bupati Bojonegoro Pimpin Gelar Apel Siaga Pasukan   |   14:00 . Cuaca Panas Ekstrem Diprediksi Akan Menurun Bulan November Mendatang   |   13:00 . Harga Cabai Rawit Alami Penurunan 35%   |   08:00 . Tak Lelah Edukasi Pentingnya Vaksinasi Covid-19   |   07:00 . Tanaman Obat, Ini 7 Manfaat Daun Ketumbar   |  
Wed, 27 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Disdik: Pemkab Bojonegoro Siapkan 13 Miliar Pengadaan Assessment Nasional

blokbojonegoro.com | Saturday, 09 October 2021 14:00

Disdik: Pemkab Bojonegoro Siapkan 13 Miliar Pengadaan Assessment Nasional PLT Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Lasiran (Foto: blokBojonegoro.com/Lizza)

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelontorkan dana sebesar Rp 13,02 Miliar untuk pengadaan sarana Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK). Hal ini dilakukan guna menunjang pelaksanaan Assessment Nasional (AN) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) gelombang pertama dan kedua sebagai pengganti Ujian Nasional (UN).

PLT Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Lasiran, mengungkapkan hal ini sesuai peraturan menteri bahwasanya Assessment Nasional sebagai pengganti Ujian Nasional yang merupakan program penilaian terhadap mutu setiap lembaga pendidikan, pada jenjang dasar dan menengah.

AN juga bertujuan mengukur literasi, numerasi, dan survei karakter siswa. Serta survei lingkungan bagi guru dan kepala sekolah. Nantinya pelaksanaan AN bagi jenjang SMP dibagi menjadi 2 gelombang.

"Gelombang pertama dilaksanakan tanggal 4 hingga 5 Oktober dan gelombang kedua mulai tanggal 6 hingga 7 Oktober 2021. Pelaksanaan AN jenjang SMP diikuti oleh siswa kelas VIII sejumlah 3.585 siswa," papar Mantan Kepala SMP Negeri 6 Bojonegoro.

Untuk gelombang II, total SMP yang mengikuti AN sejumlah 107 SMP yang meliputi 49 SMP Negeri, 6 SMP satu atap dan 52 SMP swasta. Sementara itu, untuk menunjang pelaksanaan AN, Pemkab Bojonegoro melakukan pengadaan sarana penunjang TIK beserta meubelair di 35 SMP yang terdiri atas 22 perangkat komputer.

"1 server, 1 set LAN dan 150 meja kursi setiap lembaga dengan rincian Rp. 10,8 Miliar untuk pengadaan unit komputer serta sebesar Rp. 2,1 Miliar untuk pengadaan meubelair. Dengan harapan pelaksanaan AN lancar dan tidak ada kendala," ucap Lasiran.

Pria yang menjabat sebagai PLT Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, berharap nantinya AN dapat diikuti dengan baik oleh para siswa kelas VIII, tanpa kendala akibat sarana penunjang.

Sebab, hal ini akan membawa titik tolak terhadap program peningkatan mutu pendidikan setelah hasil AN diberikan oleh Kemendikbud ristek kepada Dinas Pendidikan. Kemudian ditindak lanjuti dengan berbagai program sesuai dengan kelemahan serta rekomendasi hasilnya. "Pada akhirnya akan meningkatkan kualitas Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Bojonegoro," harapnya. [liz/ito]

Tag : pemkab, bojonegoro, tik, an, un, smp



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat