21:00 . Tanggapi Isu Nurul Azizah Akan “Dikuningkan”, Mitroatin: Kami Terbuka   |   18:00 . 11 Remaja Diringkus Polisi, Diduga Terlibat atas Kematian Remaja di Bojonegoro   |   17:00 . Golkar Bojonegoro Manuver ke Wahono-Nurul, Batal Usung Anna Muawanah   |   15:00 . DPP PBB Turut Berikan Rekomendasi ke Pasangan Wahono-Nurul   |   07:00 . Kehadiran Agen BRILink Permudah Transaksi Keuangan Masyarakat di Desa   |   14:00 . 120.687 Ton Alokasi Pupuk Subsidi untuk Bojonegoro, Sebagian Belum Tersalurkan   |   13:00 . Ketika Bakso Pangkalan Makin Modern Bayarnya Bisa Pakai QRIS   |   09:00 . Dikenal Ulet, Pedagang Kelontong New Pasar.id Banjarejo Dapat Reward dari BRI   |   08:00 . Pelaku Usaha Terbantu Berkat KUR BRI, Kini Punya 5 Cabang Laundry di Bojonegoro   |   22:00 . 30 Pemuda Bojonegoro ikuti Workshop On The Street di Solo   |   20:00 . Perfomance Foklore Bojonegoro Thengul International Foklore Festival 2024   |   15:00 . Remas, Takmir, dan Pengelola Pendidikan Masjid Agung Darussalam Studi Tiru ke Jogokariyan   |   13:00 . Keren Masyarakat Bisa Bayar Mudah Pakai QRIS di Pekan Bojonegoro Thengul Internasional Folklore Festival 2024   |   22:00 . Dukung Wahono, Relawan GASPOOL Kanor Deklarasi   |   21:00 . DPP PPP Turunkan Rekomendasi ke Pasangan Wahono-Nurul   |  
Tue, 23 July 2024
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kasur Busa Jadi Tren, Pengusaha Kasur Kapas Bertahan untuk Tetap Ada

blokbojonegoro.com | Friday, 03 December 2021 19:00

Kasur Busa Jadi Tren, Pengusaha Kasur Kapas Bertahan untuk Tetap Ada Mudari pemilik usaha rumahan pembuatan kasur dan bantal dari Kapas di Dusun Jeruk, Desa Sitiaji, Kecamatan Sukosewu. (Foto; blokbojonegoro.com/Moch Misbahul M)

 

Reporter: Moch Misbahul Munir

blokbojonegoro.com - Seiring perkembangan zaman semakin banyak orang yang beralih menggunakan kasur dari bahan busa latex. Hal ini yang menyebabkan semakin menurunnya permintaan masyarakat terhadap kasur yang terbuat dari bahan kapas.

"Sekarang orang-orang pada beralih menggunakan kasur dari busa yang lebih modern dari pada menggunakan kasur dari bahan kapuk (kapas)," tutur Mudari pemilik usaha rumahan pembuatan kasur dan bantal dari Kapas di Dusun Jeruk, Desa Sitiaji, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro, Jumat (2/12/2021).

Permintaan pasar yang kian sepi membuat produsen kasur dari kapas hanya membuat bila ada pesanan saja. Hal ini disebabkan semakin menurunnya minat masyarakat.

"Sekarang saya hanya membuat bila ada pesanan atau perbaikan saja, untuk kemarin saya dapat 4 pesenan, sekarang 1 tidak menentu setiap bulannya. Kalau dulu omzet saya sampai Rp8 juta karena setiap hari pesenan berjalan terus," sambungnya.

Harga yang ditawarkan juga bervariasi menyesuaikan budget tergantung ukuran dan tebal kasur yang dipesan. Untuk ukuran standart 140 cm x 200 cm dengan harga 500-800rb, hingga paling mahal Rp2 jt untuk custom kasur ukuran besar dan tebal sesuai keinginan.

Bapak satu anak ini tak patah semangat dan terus berupaya dengan segala cara salah satunya dengan memanfaatkan media online. Dia juga bekerjasama dengan orang lain untuk meningkatkan penjualannya.

"Untuk meningkatkan penjualan anak saya juga memasarkan secara online, dan juga lewat orang lain lalu pesan kasurnya di tempat saya," pungkasnya. [mis/lis]

 

 

Tag : Pedagang, kasur, kapas



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 18 July 2024 14:00

    2 UKM UNUGIRI Bojonegoro Kunjungi Redaksi bB

    2 UKM UNUGIRI Bojonegoro Kunjungi Redaksi bB Suasana Kamis (18/7/2024) di Jalan Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, banyak mahasiswa yang mengenakan seragam warna abu-abu dan hijau, berkumpul di D'Konco Cafe (Blok Media Group) yang juga satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat