07:00 . Ahli Kesehatan Mental Bagikan 3 Tips Untuk Kelola Stres, Apa Saja?   |   21:00 . Dekatkan Layanan Kesehatan, Bupati Resmikan Puskesmas Malo   |   20:00 . Mendag: Melalui G20 Promosikan Keragaman Budaya, Potensi Investasi dan Pariwisata   |   19:00 . Tinggal Tunggu Sertifikasi Operasi, Bendungan Gongseng Siap Beroperasi   |   18:30 . Debit Air Naik, Bengawan Solo Siaga   |   18:00 . Melalui Radio, Kasatlantas Kampanyekan Tertib Lalu Lintas   |   17:00 . TMA Bengawan Solo Siaga Kuning Tren Naik   |   16:00 . Pertamina EP Sukowati Field dan Pemdes Ngampel Luncurkan Produk UMKM Desa   |   15:00 . Pegawai dan Karyawan Pemkab Bojonegoro Mulai Divaksin Booster   |   14:00 . Tingkatkan Kinerja Pelayanan Publik, Bupati Anna Lantik 30 Pejabat Pemerintah   |   13:00 . Bupati Buka Turnamen Bulu Tangkis Ormada dan Ingatkan Pentingnya Taat Prokes   |   12:00 . Harga Minyak Goreng Turun, Stok Aman Hingga 6 Bulan   |   11:00 . Kasus DBD Naik, Permintaan Trombosit Meningkat   |   08:00 . Hari Ini Bengawan Solo Siaga Hijau Trend Naik   |   07:00 . Deteksi Gejala Demensia dari Kebiasaan Menonton Film, Apa Itu?   |  
Sat, 22 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Seberangi Sungai, Perjuangan Petugas Vaksin Jemput Bola dari Pintu ke Pintu

blokbojonegoro.com | Monday, 20 December 2021 21:00

Seberangi Sungai, Perjuangan Petugas Vaksin Jemput Bola dari Pintu ke Pintu Petugas menyeberangi sungai untuk jemput bola melakukan vaksinasi. (Istimewa)

 

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Upaya meningkatkan herd immunity terus dilakukan pemerintah desa dan stakeholder terkait. Di Desa Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro, pemerintah desa bersama petugas vaksin harus berjuang mendatangi masyarakat agar mengikuti vaksinasi, dengan menyeberangi sungai untuk menuju lokasi.

Desa Ngrancang Kecamatan Tambakrejo yang berada di wilayah selatan Kota Bojonegoro, dengan teritorial kawasan hutan. Bahkan jarak antar dusun di daerah tersebut lumayan berjauhan dan tidak mudah ditempuh dengan kendaraan, sehingga harus berjalan kaki agar sampai lokasi yang dituju.

Jalan yang becek saat musim penghujan, serta fasilitas jalan seperti jembatan belum tersedia, menambah perjuangan petugas vaksin menuju lokasi. "Mengingat situasi dan kondisi jalan yang becek pada musim penghujan, sungai-sungai yang belum ada jembatannya jadi harus berusaha keras menuju lokasi vaksinasi," kata sekretaris Desa Ngrancang, Eni Susiana Nurcahyanti, Senin (20/12/2021).

Kegigihan petugas bersama-sama Bhabinkamtibmas, Bripka Suyono bersama Babinsa, Serda Dwi, Bidan Desa, Lina Widyaningsih dan Perawat Kesehatan, Danang, melakukan vaksinasi door to door di Dusun Ngengo Desa Ngrancang Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro patut diapresiasi. "Petugas berangkat pagi dan pulangnya sore, karena jarak pelaksanaan vaksinasi masyarakat begitu jauh," ujarnya.

Namun kegiatan bersama-sama ini upaya untuk mencapai herd immunity masyarakat, dari jumlah penduduk Desa Ngrancang 3.177 penduduk dengan sasaran vaksin 12+ sebanyak 2.766 dan capaiannya sekitar 2.672 lebih. Capaian tersebut tidak mudah dilakukan, karena peserta vaksin tidak bisa dikumpulkan dalam satu lokasi.

"Kita tidak bisa melaksanakan vaksinasi pada satu titik saja, misalnya di balai desa. Jadi kita juga harus jemput bola bersama nakes, Babinsa, Babinkamtibmas ke dusun-dusun ataupun ketingkat RT. Saat di Dusun Ngengo kemarin kondisi habis hujan dan banjir jadi petugas jalan kaki," tuturnya.

Sementara itu Bhabinkamtibmas Desa Ngrancang, Bripka Suyono menambahkan, berbagai cara dan upaya terus dilakukan oleh petugas gabungan di Bojonegoro untuk menggenjot vaksinasi Covid-19, dalam rangka mewujudkan herd immunity di kalangan warga masyarakat. Salah satu yang terus dilakukan adalah dengan menggelar vaksinasi keliling door to door.

Hal itu seperti yang dilakukan di wilayah Desa Ngrancang Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro. Bersama Tiga Pilar Desa Ngrancang dan Tenaga Kesehatan (Nakes) kompak bahu membahu dan tidak kenal lelah melakukan vaksinasi door to door system. Dalam kegiatan tersebut Tiga Pilar dan Nakes melakukan jemput bola dengan mendatangi rumah-rumah warga masyarakat yang berada di Dusun Ngengo dengan menyeberangi sungai Ngengo.

"Vaksinasi door to door ini adalah salah satu cara yang ditempuh untuk menggenjot vaksinasi, serta memberikan kemudahan terutama bagi para lansia dan warga yang tidak mempunyai sarana untuk kegiatan vaksinasi. Kita (petugas gabungan) tak kendor walaupun kondisi jalan berlumpur atau nyebrang sungai,yang penting desa binaan saya harus tervaksin 100 persen," imbuhnya.

Menurutnya, dalam kegiatan vaksinasi ini ada sekitar 20 warga yang belum vaksinasi kesatu dan kedua dengan prioritas kalangan lansia. "Dengan door to door ini akan terus dilakukan sehingga warga dipelosok desa yang belum mendapatkan vaksin bisa terlayani dengan segera dan mendapat kemudahan," jelas Bripka Suyono.

Selain melaksanakan vaksinasi, lanjut Bripka Suyono, juga memberikan imbauan protokol kesehatan. "Meski sudah divaksin, tak lupa kita ingatkan warga agar tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya. [zid/lis]

 

 

 

Tag : Vaksin , Massal, petugas, kekebalan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat