20:00 . Farel Prayoga Goyangkan Istana Merdeka Dalam Perayaan HUT ke-77 RI   |   19:00 . Grebek Tumpeng Rombyong Mliwis Putih, dari Warga untuk Generasi Muda   |   18:00 . Upacara HUT RI ke-77, Kajari: Pakai Adat Madura Karena Saya Asli Madura   |   17:00 . Ketua DPRD Bojonegoro Kenakan Baju Adat Nias Saat Upacara HUT Kemerdekaan   |   16:00 . PPPM Birrul Walidain: Perayaan HUT RI Kewajiban Sebagai Warga Negara Indonesia   |   15:00 . Inilah Nama-nama Penerima Penghargaan HUT Kemerdekaan RI di Bojonegoro   |   13:00 . HUT Kemerdekaan RI, Buah Lokal Bojonegoro Dipamerkan di Gedung Grahadi   |   12:00 . 15 Pemain Lolos Seleksi Persibo, Hanya Empat Pemain Lokal   |   09:00 . Mengisi Kemerdekaan   |   09:00 . 262 WBP Dapat Remisi Kemerdekaan, 2 Langsung Bebas   |   22:00 . Semarak Kemerdekaan, KKN-T Unigoro Adakan Pemeran UMKM   |   21:00 . Malam HUT RI KE-77 PonPes Al Mubarok Gelar Malam Tirakatan   |   20:00 . Penuh Tantangan, Jambore Cabang XII Bojonegoro Berakhir Membanggakan   |   17:00 . Macet, Buka dan Tutup Jalan Nasional   |   16:00 . Proyek JTB Berhasil Lakukan Proses Gas-In   |  
Thu, 18 August 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Beda, Ada Seni Congkekan Hibur Pengunjung Kahyangan Api

blokbojonegoro.com | Sunday, 02 January 2022 12:00

Beda, Ada Seni Congkekan Hibur Pengunjung Kahyangan Api Kesenian Congkekan hibur pengunjung Khayangan Api. (Istimewa)

 

Reporter: Moch Misbahul Munir

blokBojonegoro.com - Liburan Tahun Baru di Kahyangan Api kali tampak berbeda. Terlihat ada panggung kecil lengkap dengan beberapa alat musik tradisional yang berjajar rapi di tengah masyarakat yang berkunjung.

Korlap Wisata Kayangan Api Pramudi mengatakan, pengelola Wisata Kahyangan Api yakni Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar kesenian Congkekan yang merupakan kesenian lokal daerah sebagai hiburan untuk mengurangi kejenuhan wisatawan. Tentu saja hal berbeda ini menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk datang berwisata di Kahyangan Api.

"Congkekan ini dimainkan oleh pelaku seni setempat dan di adakan pada saat acara tertentu seperti libur tahun baru atau hari hari besar lainnya," jelasnya

Grup kesenian Congkekan Tirnowening ini berasal dari Desa Setren ,Kecamatan Ngasem. Seperti halnya kesenian Karawitan, Congkekan juga menggunakan alat musik gamelan yang membedakannya adalah terletak pada jumlah personel dan alat musik tradisional yang dimainkan. Biasanya lebih sedikit dibandingkan Karawitan, atau bisa disebut mini Karawitan.

"Jika pada musik ada yg namanya akustik, Congkekan ini merupakan akustiknya gamelan," terang Pramudi.

Selanjutnya Pramudi berharap dengan diadakannya pagelaran kesenian Congkekan ini mampu melestarikan kesenian tersebut dan kedepannya bisa menjadi potensi wisata budaya daerah, pungkasnya.

Terpisah, menurut Jaiz warga Sumberrejo yang datang berwisata bersama keluarganya menuturkan ia mengaku senang dan terhibur dengan diadakannya pagelaran Congkekan ini pasalnya sudah sangat lama tidak pernah menjumpai pertunjukannya.

"Orang Zaman sekarang senangnya sama dangdut," ungkapnya.

Kakek 13 cucu itu menambahkan, dulu pelaku kesenian jalan kaki berkeliling dari desa ke desa dan memikul alat musiknya. Biasanya mereka manggung saat panen raya, di undang acara hajatan atau hari-hari besar lainnya.

"Dulu jalan kaki ada yang dari Nganjuk dari Blitar kalau dari Bojonegoro tahunya Congkekan Ngasem," pungkasnya. [mis/col]

 

 

Tag : Wisata, kahyangan, api, Bojonegoro, budaya



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat