16:00 . Antisipasi Potensi Konflik, Pemdes Berperan Penting Cegah Intoleransi dan Radikalisme   |   15:00 . Tak Kunjung Diperbaiki, Ratusan Sekolah di Bojonegoro Rusak   |   14:00 . Kepolisian: Jika Ingin Adopsi Bayi Bisa Hubungi Dinsos   |   11:00 . Kemenag Bojonegoro Datangkan 10 Ribu Pasang Buku Nikah   |   10:00 . Produk BBM yang Dinikmati Masyarakat Pasti Sesuai Spek, Ini 7 Proses Quality Control Pertamina   |   09:00 . Pergantian Pejabat di PT Kilang Pertamina Internasional : Bukti Legacy Kepemimpinan   |   08:00 . Polres Bojonegoro Bersama Perum Perhutani Tandatangani Perjanjian Kerjasama   |   07:00 . Pro Kontra Esteh Indonesia Tinggi Gula, Ketua PDGI Sampai Angkat Bicara   |   20:00 . Program RPL Pemkab Anggarkan Rp10,8 Miliar   |   19:00 . Kunjungi Bojonegoro, Kabidokkes Polda Jatim Beri Santunan ke Masyarakat   |   18:00 . Masuk Musim Panen, Harga Cabai Turun Drastis   |   17:00 . Banyak Perempuan Kuliah Ketimbang Nganggur, Ismail Fahmi: Mari Diubah Pola Pikir Digital Competitiveness   |   16:00 . Kuliah Umum di Udayana, SKK Migas Bahas Peran Hulu Migas untuk Energi Nasional   |   15:00 . Romo Muslich: 3 Persoalan untuk Merubah Bojonegoro di Masa Depan   |   14:00 . Lucu dan Menggemaskan, Bayi Jadi Rebutan Netizen   |  
Thu, 29 September 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Hardiknas 2022, Pemulihan Bersama dan Bergerak untuk Merdeka Belajar

blokbojonegoro.com | Tuesday, 17 May 2022 18:00

Hardiknas 2022, Pemulihan Bersama dan Bergerak untuk Merdeka Belajar

 

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Pemkab Bojonegoro, tengah melangsungkan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Selasa (17/5/2022) di Halaman Pendopo Malowopati. Pemulihan bersama dan bergerak untuk merdeka belajar menjadi poin yang digaungkan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun ini.

Hardiknas sendiri diperingati setiap tanggal 2 Mei. Sesuai Pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim, melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah selaku inspektur upacara menyampaikan, selama dua tahun terakhir, banyak tantangan yang dihadapi bersama. Dan  tak pernah terbayangkan sebelumnya, bahkan tak pernah membayangkan dapat mengatasinya.

"Hari ini bukti bahwa kita jauh lebih tangguh dari semua tantangan, lebih berani dari rasa ragu dan tidak takut untuk mencoba. Kita tidak hanya mampu melewati, tetapi berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan,” ujar Sekda Nurul.

Merdeka Belajar di tahun ketiga Pandemi Covid-19 telah mengarungi pulau-pulau di seluruh Indonesia. Dalam hal ini, Kemendikbudristek menghadirkan kurikulum merdeka, berawal dari upaya membantu para guru dan murid di masa Pandemi Covid-19.

Terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran, kini kurikulum merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Hal itu menunjukkan, bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan.

"Anak-anak kita tidak perlu lagi khawatir dengan tes kelulusan karena Asesmen Nasional yang sekarang kita gunakan tidak bertujuan untuk menghukum guru atau murid. Tetapi sebagai bahan refleksi agar guru terus terdorong untuk belajar, supaya kepala sekolah termotivasi untuk meningkatkan kualitas sekolahnya menjadi lebih inklusif dan bebas dari ancaman tiga dosa besar pendidikan,” papar Sekda.

Semangat yang sama juga terdengar dari para seniman dan pelaku budaya. Mereka, saat ini mulai bangkit dan berkarya lagi dengan lebih merdeka. Berkat kegigihan berbagai pihak untuk melahirkan terobosan dana abadi kebudayaan dan kanal budaya perta di Indonesia.

"Dampaknya, sekarang tidak ada lagi batasan ruang dan dukungan untuk berekspresi, untuk terus menggerakkan pemajuan kebudayaan," ucapnya.

Semua perubahan positif yang diusung bersama ini tidak hanya dirasakan oleh para orang tua, guru dan murid di Indonesia. Tetapi sudah digaungkan hingga ke Negara lain melalui presidensiil Indonesia di konferensi tingkat tinggi G20. "Tahun ini kita membuktikan diri bahwa kita tidak lagi hanya menjadi pengikut, tetapi pemimpin dari gerakan pemulihan dunia,” tuturnya.

Langkah hari ini semakin serentak, laju sudah semakin cepat. Namun, belum sampai di garis akhir. Maka, tidak ada alasan untuk berhenti bergerak meski sejenak. Kedepan, masih akan ada angin yang kencang dan ombak yang jauh lebih besar, serta rintangan yang jauh lebih tinggi.

"Dan kita akan terus memegang komando, memimpin pemulihan bersama. Untuk bergerak untuk merdeka belajar, selamat Hari Pendidikan Nasional,” imbuh Sekda Nurul.

Lebih lanjut, Sekda Nurul juga mengimbau pada jajaran PNS untuk menyelesaikan tugas di 2022. "Mengingat tahun ini tersisa enam bulan lagi, untuk itu realisasi sesuaikan dengan indikator dan parameter yang berlaku," pesannya. [liz/lis]

 

Tag : hardiknas, personel, upacara, pemkab



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 06 September 2022 12:30

    Berita Kehilangan

    Berita Kehilangan Telah hilang buku Rincik pajak bumi dan bangunan milik desa sumberrejo kecamatan sumberrejo kabupaten Bojonegoro. Bila ada yang menemukan bisa hubungi langsung ke Pemdes Sumberrejo atau redaksi.blokbojonegoro@gmail.com, juga bisa chat...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat