16:00 . SKK Migas Akan Kembali Menggelar Konvensi Hulu Migas   |   15:00 . Pasutri Curanmor yang Tertangkap di Balen, Divonis Dua Tahun Penjara   |   13:00 . PT Pertamina EP Sukowati Field Meraih Penganugerahan Piala PSBE dari Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM   |   12:00 . Wakil Menteri Hukum dan HAM RI Kunker di Lapas IIA Bojonegoro   |   09:00 . Disperinaker; 1.625 Tenaga Kerja Masih Aktif Bekerja di Proyek JTB   |   08:00 . Harga Tembakau Rajang Kering Tinggi, Petani Sumringah   |   07:00 . 5 Cara untuk Menghentikan Kebiasaan Anak Menggigit Kuku   |   19:00 . Prgoram Pengembangan Masyarakat Selesai, EMCL Gandeng PC GP Ansor Serahkan ke Desa   |   18:00 . Diserahkan ke Dinsos Jatim, Bayi Mungil Diberi Nama Hilya Qonita   |   16:00 . Usai Telur dan Cabai, Kini Harga Daging Ayam Kompak Turun   |   15:00 . Pemuda Asal Temayang Sukses Lestarikan Batik Tulis   |   14:00 . ISTeK ICsada Bojonegoro Gelar Diseminasi Program Aku Sehat 2022   |   13:00 . Satlantas Polres Bojonegoro Gelar Sosialisasi Operasi Zebra bersama FKOB   |   07:00 . Bakteri Jahat atau Jamur, Mana yang Lebih Sering Menyebabkan Masalah Kulit Wajah Anda?   |   19:00 . Diduga Terpeleset di Sungai, Bocah asal Sumberrejo Meninggal Dunia   |  
Thu, 06 October 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Usia Prasekolah, Anak Butuh Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Kognitifnya

blokbojonegoro.com | Thursday, 23 June 2022 07:00

Usia Prasekolah, Anak Butuh Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Kognitifnya

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Tahukah Anda, pada usia 3 tahun, 80% perkembangan kognitif anak berkembang pesat, terutama dalam lonjakan kosakata. Kognitif anak terus berkembang hingga mencapai 90% menginjak usia 5 tahun. Itu sebabnya, anak usia prasekolah sangat membutuhkan asupan nutrisi yang dapat mendukung perkembangan kognitifnya.

Salah satu nutrisi penting untuk perkembangan kognitif anak adalah omega-3 (DHA). Namun sayangnya, penelitian menunjukkan bahwa 8 dari 10 anak berusia 4-12 tahun di Indonesia, masih kekurangan asupan omega-3 (DHA).

Dikatakan dokter spesialis gizi klinik, dr. Dian Permatasari, M.Gizi, SpGK, usia prasekolah merupakan masa di mana anak semakin aktif untuk mulai belajar, bermain, dan bereksplorasi.

Namun sayangnya, menurut dr. Dian, perhatian orang tua terhadap kebutuhan nutrisi sering kali agak terabaikan begitu anak menginjak usia prasekolah, karena ada persepsi yang keliru. Orang tua beranggapan bahwa ketika anak memasuki usia tiga tahun ke atas, mereka sudah tidak membutuhkan perhatian khusus untuk asupan nutrisinya.

"Meskipun selalu menyiapkan makanan secara teratur, tidak jarang orang tua kurang memperhatikan apa saja dan berapa banyak nutrisi penting yang dibutuhkan bagi tumbuh kembang anak di setiap tahapan usianya. Terutama saat anak sudah menginjak usia 3 tahun ke atas atau prasekolah," katanya, mengutip siaran pers SGM Eksplor yang Suara.com terima belum lama ini.

Bagi kebanyakan orang tua, selama anak mau makan dengan lahap serta anak terlihat sehat dan aktif, itu sudah cukup. Sehingga, pentingnya makanan bernutrisi seperti sayuran, buah, dan susu dalam menu makanan anak pun terabaikan.

Lebih lanjut dokter spesialis anak, dr. MN Ardi Santoso, M.Kes, Sp.A, menjelaskan pentingnya orang tua untuk paham bahwa meskipun anak pada usia prasekolah semakin aktif secara fisik, namun asupan nutrisi untuk perkembangan kognitif anak juga harus tetap diperhatikan.

Pasalnya, tidak terlengkapinya nutrisi yang diperlukan untuk perkembangan kognitif dapat membuat tumbuh kembang anak menjadi terhambat. Bahkan pada beberapa kasus, masalah kekurangan nutrisi dapat berakibat fatal bagi anak.

Jadi, selain memastikan anak mendapat energi yang cukup untuk mendukung aktivitas fisik dan tumbuh kembangnya, anak usia prasekolah juga membutuhkan nutrisi untuk perkembangan kognitifnya seperti Omega 3 (DHA), Omega 6, dan zat besi, yang dibutuhkan agar dapat mulai belajar dengan lebih baik.

Bukan hanya itu, setidaknya ada beberapa nutrisi lainnya yang harus dipenuhi oleh anak-anak setiap harinya, mulai dari protein, lemak sehat, kalsium, vitamin C dan D yang berperan penting dalam pertumbuhan tulang, dan gigi serta mengatur fungsi syaraf dan jaringan otot.

"Untuk melengkapi berbagai kebutuhan nutrisi tersebut, orang tua harus memperhatikan menu makan dengan gizi seimbang dan jika perlu bisa dilengkapi dengan mengonsumsi susu pertumbuhan,” tutup dr. Dian.

*Sumber: suara.com

 

Tag : pendidikan, kesehatan, anak, balita



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 03 October 2022 18:00

    Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel

    Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel Guna menyiapkan santri terampil menulis, Pondok Pesantren (PonPes) Al-Manshur yang beralamat di Jalan Masjid Nomor 1, Dukuh Bangle Rt. 01 Rw 11, Desa Bulu, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro mengadakan pelatihan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat