19:00 . Erick Thohir: Indonesia Harus Punya Blue Print 100 Tahun Sepak Bola   |   18:00 . Viral! Tukang Becak di Bojonegoro Ambil Bollard di Trotoar   |   17:00 . Dua Pelajar di Bojonegoro Dikabarkan Diculik, Benarkah?   |   16:00 . Unugiri Bojonegoro Gelar Istighotsah Menyongsong Puncak Satu Abad NU   |   13:00 . Pembukaan Praktik Kebidanan, Tampilkan Peran Mahasiswa Kampus Ungu dalam Komunitas   |   10:00 . blokBojonegoro Lolos Tahap 2 Calon Anggota MCH 2023   |   09:00 . Segera Daftar, Tahun Ini Pemkab Anggarkan Rp34,6 Miliar untuk Beasiswa Pendidikan   |   08:00 . 141 Media se Indonesia Bersaing di MCH 2023   |   07:00 . Anak Muda Sering Overthinking Bisa Bikin Aritmia? Begini Kata Dokter   |   20:00 . Puluhan Pendekar PSHT Semanding Lakukan Donor Darah   |   19:00 . Awal Februari 2023, Gedung DPRD Bojonegoro Akan Diresmikan   |   18:00 . Gedung Baru DPRD Bojonegoro Rampung, Tiap Anggota Miliki Ruang Sendiri   |   17:00 . Kesiapan PAUD Menghadapi Kurikulum Merdeka   |   15:00 . Angka Pengganguran Terbuka Naik Tiap Tahun di Bojonegoro, Capai 2.063   |   13:00 . Berkah Imlek, Perajin Jenang Ayu Kebanjiran Orderan Dadakan   |  
Wed, 01 February 2023
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Mulai 17 Juli, Pelanggan KA Jarak Jauh Wajib Vaksin Booster

blokbojonegoro.com | Tuesday, 12 July 2022 13:00

Mulai 17 Juli, Pelanggan KA Jarak Jauh Wajib Vaksin Booster

 

Kontributor: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Pelanggan KA Jarak Jauh yang belum mendapatkan vaksinasi ketiga (booster) wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen yang masih berlaku pada saat boarding. Kebijakan ini berlaku mulai keberangkatan 17 Juli 2022 mendatang.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 72 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 8 Juli 2022.

“KAI mendukung seluruh kebijakan pemerintah untuk perjalanan kereta api dimasa pandemi Covid-19. Kebijakan ini diharapkan dapat menekan kembali penyebaran Covid-19 di masyarakat,” kata Luqman Arif.

Luqman mengajak calon pelanggan untuk mulai melakukan vaksinasi hingga vaksin ke-3, guna mendukung program pemerintah dalam penanganan Covid-19 pada lokasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah. 

KAI sendiri saat ini sudah menyediakan fasilitas vaksinasi di berbagai lokasi stasiun dan klinik kesehatan KAI. Jumlahnya akan terus ditambah menjelang pemberlakuan SE Kemenhub No 72 tersebut pada 17 Juli mendatang.

Syarat yang harus dilakukan pada 17 Juli mendatang yaitu, bagi yang telah vaksin booster tidak perlu menunjukkan hasil negatif covid-19, sedangkan yang baru melaksanakan vaksin kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid tes antigen 1x24 jam atau tes PCR 3x24 jam.

Selain itu, bagi yang baru melaksanakan vaksin pertama, wajib menunjukkan tes PCR 3x24 jam, sedangkan untuk yang belum vaksin dikarenakan alasan medis, wajib menunjukkan surat keterangan dari dokter.

“Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan akan ditolak untuk berangkat dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya,” tegasnya.

 Dalam rangka memperlancar proses pemeriksaan, KAI telah mengintegrasikan ticketing system KAI dengan aplikasi Peduli Lindungi untuk memvalidasi data vaksinasi dan hasil tes Covid-19 pelanggan. Hasilnya data tersebut dapat langsung diketahui oleh KAI pada saat pemesanan tiket melalui KAI Access, web KAI, dan pada saat boarding.

Pelanggan tetap diwajibkan menggunakan masker selama dalam perjalanan kereta api dan saat berada di stasiun. Masker yang digunakan merupakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutup hidung, mulut, dan dagu. Pelanggan harus mengganti masker secara berkala setiap 4 jam dan membuang limbah masker di tempat yang disediakan.

Selain itu, untuk membantu calon pelanggan yang akan melengkapi persyaratan, KAI juga masih menyediakan layanan Rapid Test Antigen seharga Rp35.000 di 3 stasiun wilayah Daop 8 Surabaya, yakni Stasiun Surabaya Pasarturi, Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Malang, dan akan berkordinasi lebih lanjut untuk penambahan antigen di beberapa lokasi lainnya.

“KAI akan memastikan seluruh pelanggan menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Tujuannya untuk tetap menjadikan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan sehat sampai di stasiun tujuan,” pungkas Luqman. [riz/lis]

 

Tag : Kereta, api, vaksin



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 24 January 2023 08:00

    Manfaat Belajar Matematika

    Manfaat Belajar Matematika Matematika adalah ilmu pengetahuan yang banyak membahas tentang angka dan bilangan. Materinya yang sulit dipahami dan banyaknya rumus yang harus diingat, membuat tidak semua orang menyukai matematika, bahkan membencinya. Dibutuhkan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 23 December 2022 12:00

    Pengumuman Lelang Terbuka

    Pengumuman Lelang Terbuka Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan, PT. Asri Dharma Sejahtera Tahun 2022, dengan ini tim pengadaan jasa kontruksi melakukan lelang terbuka dengan kualifikasi pekerjaan sebagai berikut...

    read more