20:00 . Jelang Pemilu, 749 Calon PPK Ikuti Tes CAT   |   19:00 . Curah Hujan Tinggi, TPT Jembatan Jetak Bojonegoro Longsor   |   18:00 . Waspada Penipuan Digital, Masyarakat Perlu Bijak Bermedsos   |   17:00 . Cegah Longsor dan Banjir, Pemkab Bojonegoro Bangun Tebing Penahan   |   16:00 . Polisi Terus Selidiki Laporan Dugaan Sertifikat Tanah Palsu di Kasiman   |   15:00 . Tips Hemat Hadapi Godaan Diskon Belanja Akhir Tahun   |   14:00 . Kejari Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi APBDes Deling   |   13:00 . UINSA Terima Anugerah Top 45 Publik Inovasi Terbaik   |   12:00 . Diduga Kurang Konsentrasi, Remaja Meninggal Dunia Usai Menabrak Pemotor di Dander   |   08:00 . Pemkab Bojonegoro Masih Tunggu Juknis Inpres Pengadaan Kendaraan Listrik Kedinasan   |   07:00 . Bayi Rewel Saat Tidur Malam, Apa Bisa karena Ruam Popok?   |   16:00 . BMKG Juanda: Waspada Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang   |   15:00 . BPBD Jatim Beberkan Potensi Daerah Rawan Bencana, Termasuk Bojonegoro   |   13:00 . Jalan Darurat Jembatan Kedungjati Kembali Dibuka   |   12:00 . Bupati Bojonegoro Bersama Sekretaris Utama BMKG Tandatangani MoU Mitigasi Bencana   |  
Tue, 06 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pasca Idul Adha Harga Cabai Rawit Berangsur Turun

blokbojonegoro.com | Monday, 18 July 2022 13:00

Pasca Idul Adha Harga Cabai Rawit Berangsur Turun

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Harga komoditas cabai rawit merah terpantau mulai turun di Kabupaten Bojonegoro. Sebelumnya, harga cabai rawit sempat tembus Rp100 ribu per kilogramnya, namun berangsur turun menjadi Rp80.000 ribu per kilogram pada hari ini, Senin (18/7/2022).

Khotijah salah satu penjual cabai di pasar Kecamatan Sumberrejo mengatakan, harga cabai mulai turun secara bertahap. Dimulai dua hari setelah Lebaran Idul Adha 1443 H.

"Harga cabai sebelumnya tertinggi sampai 100 ribu per kg, hal itu disebabkan banyaknya konsumen yang mencari. Namun sekarang sudah turun Rp80 ribu per kg," jelasnya. 

Menurutnya, harga cabai dipengaruhi oleh stok yang ada di pasaran. Apabila stoknya langka, maka harga akan naik.

"Harganya naik turun kalau cabai. Sulit diprediksi dagangan basah itu, tergantung barangnya ada atau tidak. Kalau banyak harganya turun," ujar dia.

Terpisah, terkait turunnya harga cabai, Aisyah pedagang lain menyebut walaupun harganya naik atau turun tidak mempengaruhi omzet penjualan. Pasalnya, ia sudah memiliki langganan.

"Tidak terlalu memengaruhi pendapatan harganya naik atau turun. Soalnya di sini sudah ada langganan tiap harinya," katanya.

Namun, menurut dia, apabila harga cabainya tinggi pelanggan mengeluh. Sebab, modal yang dikeluarkan tidak sebanding dengan pendapatan.

"Kalau mahal pada ngeluh, soalnya kalau naik pembeli mau tidak mau kan harus beli, soalnya kebutuhan wajib seperti jualan," pungkasnya. [lin/lis]

 

Anda juga bisa baca berita di Google News

 

 

 

Tag : harga, cabai, turun



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat