18:00 . Bupati Anna dan Kajari Imbau Pengelolaan Dana Bos Prioritaskan Integritas   |   17:00 . BMKG: Waspada Cuaca 3 Hari Mendatang   |   15:00 . 5 Organisasi Profesi Kesehatan Tolak RUU Kesehatan   |   13:00 . Putra Asal Bojonegoro, Belasan Tahun Mengabdi di Luar Jawa   |   10:00 . Diduga Pecah Ban, Truk Box Oleng Tabrak Pagar Koramil 0813-06 Bojonegoro   |   07:00 . Psikolog Ungkap Kesalahan Orangtua yang Bisa Hambat Potensi Anak, Pelajari Yuk Bun!   |   19:00 . Inilah Nama-Nama Mutasi Pejabat Pemkab Bojonegoro   |   18:00 . Sinergi Dinas PMD dan Bapenda Dampingi Desa Deteksi Dini Objek Pajak Terkendala   |   16:00 . Ini Spek Lengkap Toyota Rush, Kendaraan Camat se-Kabupaten Bojonegoro   |   15:00 . Stigma Buruk Menjadi Kendala dalam Penanggulangan HIV/AIDS   |   14:00 . Kasus HIV di Bojonegoro Mencapai 217 kasus, 2 Persen di Atarannya Anak-anak   |   13:00 . Kasus Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur Meningkat   |   12:00 . EMCL Bersama Tim Aku Sehat Giat Pelatihan Pengolahan Kreasi Makanan Toga Cegah Stunting Balita   |   07:00 . 5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak, Benarkah Susu Formula Turunkan Kecerdasan Anak?   |   20:00 . Ulang Tahun ke-7, blokTuban.com Tempati Kantor Baru   |  
Sat, 03 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Warga Berebut Adopsi Bayi di Sumberarum, Dinsos Bojonegoro Jelaskan Prosedurnya

blokbojonegoro.com | Thursday, 29 September 2022 14:00

Warga Berebut Adopsi Bayi di Sumberarum, Dinsos Bojonegoro Jelaskan Prosedurnya

Kontributor : Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Peristiwa penemuan bayi berjenis kelamin perempuan di pekarangan rumah warga Desa Sumberarum RT 11 RW 4 Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, menjadi rebutan warga Bojonegoro untuk mengadopsi bayi mungil tersebut.

Kepala Dinsos Bojonegoro, Arwan mengatakan, sementara ini bayi masih dalam penanganan Dinkes (Puskesmas)  dan pendampingan oleh Dinsos, sementara untuk perkaranya dalam penanganan polisi. Selanjutnya, setelah ada kejelasan status baru dari kepolisian diserahkan ke Dinsos Kabupaten.

[Baca juga: Ya Allah, Baru Lahir Bayi Perempuan Ditinggal di Bawah Pohon di Desa Sumberarum ]


“Namun, jika keluarga bayi tidak diketemukan maka akan diserahkan ke Balai Perlindungan dan Pelayanan Anak dan Balita Dinsos Provinsi. Dan jika ada yang mau adopsi, yang punya kewenangan adalah Dinsos Provinsi,” ungkap Arwan kepada blokBojonegoro.com.

Lebih lanjut, Arwan menjelaskan persyaratan untuk mengadopsi anak, diantaranya yaitu Calon Orang Tua Angkat (COTA) berstatus nikah paling singkat lima tahun, berumur paling rendah 30 tahun dan paling tinggi 55 tahun dan mampu secara ekonomi dan sosial.

“Selain itu, COTA tidak atau belum memiliki anak atau hanya memiliki anak satu, salah satu antara suami atau istri dinyatakan oleh dokter Ahli, bahwasanya kecil kemungkinan atau tidak dapat lagi memberikan keturunan,” jelasnya.

Selain itu, COTA juga harus mengajukan Surat Permohonan Izin (mengisi Blangko) untuk mengadopsi anak kepada Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur yang di tempel materai, serta dengan melampirkan surat-surat sebagai berikut :

1. Permohonan ijin Pengangkatan Anak kepada Instansi Sosial setempat.

2. Surat Keterangan sehat COTA dari Rumah Sakit Pemerintah (asli) untuk selanjutnya dapat diperbaharui pada saat kunjungan kedua.

3. Surat Keterangan Kesehatan Jiwa COTA dari Dokter Spesialis Jiwa dari Rumah Sakit Pemerintahi (Asli) untuk selanjutnya surat keterangan kesehatan jiwa dapat diperbaharui di kunjungan kedua

4. Surat Keterangan tentang fungsi organ reproduksi COTA dari dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Pemerintah (Asli)

5. Foto Copy akta kelahiran COTA

6. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) setempat (Asli)

7. Copy surat nikah/akta perkawinan COTA (Legalisir)

8. Kartu keluarga dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) COTA

9. Foto Copy akta kelahiran Calon Anak Angkat (CAA)

10. Surat Keterangan penghasilan dari tempat bekerja COTA (asli).

11. Surat penyataan persetujuan CAA diatas kertas bermatrai, cukup bagi anak yang telah mampu menyampaikan pendapatnya.

12. Surat pernyataan motivasi COTA di kertas bermaterai, cukup yang menyatakan bahwa pengangkatan anak demi kepentingan terbaik bagi anak dan perlindungan anak.

13. Surat pernyataan COTA akan memperlakukan anak angkat dan anak kandung tanpa diskriminasi sesuai dengan hak-hak dan kebutuhan anak diatas kertas bermaterai cukup.

14. Surat pernyataan bahwa COTA akan memberitahukan kepada anak angkatnya mengenai asal usulnya dan orang tua kandungnya dengan memperhatikan kesiapan anak.

15. Surat pernyataan COTA, bahwa COTA tidak berhak menjadi wali nikah bagi anak angkat perempuan dan memberi kuasa kepada wali hakim.

16. Surat pernyataan COTA bahwa COTA untuk memberikan Hibah sebagian hartanya bagi anak angkatnya.

17. Surat pernyataan persetujuan adopsi dari pihak keluarga COTA.

18. Surat Pernyataan Dokumen adopsi adalah dokumen yang sah.

(19) Surat Keterangan kelakuan baik dari Rukun Tetangga (RT setempat).

20. Foto COTA dan Calon Anak Angkat ukuran 4 X 6 masing masing 2 fembar.

21. Rekomendasi proses pengangkatan anak dari Instansi Sosial setempat.

 

 

Tag : adopsi, anak, dander, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat