Kadinpora Bojonegoro Dorong Pemuda Lebih Cerdas dan Mandiri Lewat Bojonegoro Youth Festival 2025

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Menjelang momentum Hari Sumpah Pemuda kembali menjadi pengingat bahwa masa depan daerah bertumpu pada energi generasi muda. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro pun menjawab semangat itu dengan menghadirkan Bojonegoro Youth Festival (BYF) 2025, sebuah wadah ekspresi, kolaborasi, dan kreativitas anak muda Bojonegoro.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto, menyebut festival ini bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mendampingi perjalanan para pemuda menuju kemandirian.

"Pemerintah ini salah satu turut hadir terhadap kehadiran kepemudaan, terutama di momen Sumpah Pemuda. Sejak beberapa tahun lalu kita selalu melaksanakan Festival Kepemudaan setiap akhir Oktober," ujarnya saat membuka BYF 2025 di halaman GOR Utama Bojonegoro, Jumat (24/10/2025).

Tahun ini, festival mengusung tema Smart Creativity, yang dimaknai Arief sebagai ajakan agar pemuda Bojonegoro mengasah potensi diri dengan cara yang cerdas, produktif, dan berkelanjutan.

"Anak-anak muda harus bisa berkreativitas dengan lebih smart, mengelola apa yang ada di diri mereka untuk menjadi karya yang diidamkan oleh pemerintah dan masyarakat," ungkapnya.

Menurut Arief Nanang, BYF menjadi bukti bahwa ruang kreatif di Bojonegoro terus diperluas. Pemerintah hadir bukan sekadar penyelenggara, tetapi juga mitra yang siap mendengar dan memfasilitasi kebutuhan pemuda.

"Dengan terlibat langsung, mereka bisa melihat bahwa pemerintah itu hadir. Jadi pemuda tidak sendirian-ada kita yang mendampingi," tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya siklus pembinaan yang berkelanjutan agar semangat kepemudaan tidak berhenti pada euforia kegiatan semata.

"Kita ingin pemuda mandiri, tapi berkelanjutan. Tahun depan kita challenge lagi, harus lebih baik dengan energi dan kreativitas lebih tinggi," tambahnya.

Pihaknya menyebut bahwa pemerintah terbuka terhadap masukan dari berbagai komunitas kepemudaan agar arah program dan kebijakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

"Kami lebih senang menerima masukan, kira-kira kebutuhan kepemudaan ini mau diajak seperti apa. Pemerintah siap memfasilitasi itu," pungkasnya.

Dinpora Bojonegoro berupaya memastikan setiap program kepemudaan memiliki dampak nyata. Mulai dari pembinaan wirausaha muda, pelatihan organisasi, hingga penguatan kreativitas digital.

Semangat itu kini terwujud melalui Bojonegoro Youth Festival 2025, yang menjadi simbol bahwa pemerintah dan pemuda dapat berjalan seirama untuk membangun Bojonegoro yang lebih inovatif dan berdaya saing. [feb/mad]