Skip to main content

Category : Tag: Kin


Tangani Kemiskinan Pemkab Bojonegoro Lakukan Pemantapan Satu Data

Sebagai salah satu upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro, Pemkab terus mengupayakan penguatan strategi penanganan kemiskinan. Salah satunya dengan pemantapan data kompilasi terpadu melalui data SDGs, data DTKS dan data keluarga agar pengentasan kemiskinan tepat sasaran.

Bupati Sisir Pelosok Desa dan Upayakan Entas Kemiskinan Ekstrem Bojonegoro

Penuntasan kemiskinan ektrem terus berjalan. Melalui APBD, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akan mengcover desa-desa yang tidak memiliki biaya. Informasi tersebut disampaikan oleh Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah saat pembinaan penguatan kapasitas RT/RW di Desa Donan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro.

Pelas Crispy, Kuliner Hits Kekinian

Di Bojonegoro ada makanan yang lagi hits di kalangan anak muda maupun pecinta kuliner, yaitu pelas crispi yang tersedia dan menjadi menu andalan di OTS Caffe dan Resto, yang berada di Desa Ngampel, Kecamatan/Kota Bojonegoro.

YKP Gelar Diskusi Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Yayasan Kesehatan Perempuan (YKP) merupakan sebuah organisasi masyarakat yang terfokus pada isu hak dan kesehatan reproduksi yang belum terpenuhi. Seperti angka kematian ibu dan anak (AKI), di mana penyumbang terbesar ialah kehamilan di usia 15 hingga 19 tahun. Hal itu menunjukkan angka perkawinan yang tinggi.

Bupati Bojonegoro Bersama 25 Desa Deklarasi Penanganan Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelar Deklarasi Penanganan Kemiskinan Ekstrem Kabupaten Bojonegoro yang Dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, Kepala DPRD Kabupaten Bojonegoro, Kepala Bakorwil Zona 2, Kepala BPS. Sekretaris Daerah beserta jajaran, Kepala OPD Kabupaten Bojonegoro, Camat se-Kabupaten Bojonegoro dan 25 Kepala Desa penerima penanganan.

Indonesia Terkoneksi, Semakin Digital Semakin Maju

Dari Pinggiran kini Bisa Menggenggam Dunia

Masih teringat betul bagaimana perkembangan informasi dan teknologi dalam 10 tahun terakhir. Sekitar tahun 2011 lalu saat menjadi mahasiswa di Bojonegoro, jaringan internet terasa begitu mahal. Setiap kali ada tugas kuliah, biasanya bergadang di warung internet (warnet) hingga dini hari, untuk mendapatkan sumber-sumber informasi maupun data referensi.