21:00 . Tergeletak di Pinggir Jalan, Warga ini Diduga Sakit Sakit Diare   |   16:00 . Terkendala Lahan 7 Warga, Pembangunan Jembatan KARE Tersendat   |   15:00 . 28 PAC IPNU-IPPNU di Bojonegoro Terbentuk   |   14:00 . BMG Buka Lowongan Wartawan bB, Berikut Syaratnya!   |   13:00 . Masa Tanam Tembakau Mundur Kini Baru 3.259 Hektar Sudah Tertanam   |   12:00 . Disnakkan Wajibkan Penjual Hewan Kurban Terapkan Protokol Kesehatan   |   11:00 . Kemenag: Salat Idul Adha Harus Terapkan Protokol Kesehatan   |   10:00 . Mahasiswi STEKIA Kembangkan Usaha Ayam Geprek, Omzet Melimpah   |   08:00 . Perdana, Mukbang Bareng Temen Kantor, Pada Deg-degan   |   07:00 . Meremehkan Alergi pada Anak, Ini Dampak Negatifnya   |   22:00 . Terus Bertambah, Hari ini 8 Orang Positif Covid-19   |   16:00 . Rektor dan Pejabat Struktural IAI AL Hikmah Tuban Periode 2020-2025 Resmi Dilantik   |   15:00 . PMI Bojonegoro Kirim 2 Relawan Operasi Satgas Percepatan Covid-19 Jatim   |   14:00 . Ketua Baru PBSI Bojonegoro Agendakan Turnamen Antar Klub   |   13:00 . Cegah Penyebaran Covid-19, Pemotongan Kurban Wajib Ikuti Protap Kesehatan   |  
Mon, 13 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 27 March 2017 13:30

Hari Ini Pemkab Gelar Sosialisasi Dana Transfer Desa

Hari Ini Pemkab Gelar Sosialisasi Dana Transfer Desa

Reporter: -

blokBojonegoro.com -
Ini adalah kabar baik bagi seluruh desa di wilayah Kabupaten Bojonegoro, bahwa sebentar lagi apa yang dinanti akan segera datang, apalagi bukan dana transfer yang akan diterima oleh desa. Seperti hari ini, Senin (27/3/2017) pagi tadi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Pemkab Bojonegoro menggelar acara sosialisasi transfer dana desa yang berlangsung di Pendopo Malowopati Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Kepala DPMPD Kabupaten Bojonegoro, Drs. Ec. Djumari dalam laporannya menjelaskan, bahwa mekanisme transfer dana desa ada perubahan dari tahun sebelumnya, yakni untuk tahun ini dana dari pemerintah pusat akan ditransfer ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kabupaten Bojonegoro. Sehingga desa harus mengajukan kemudian akan diverifikasi oleh KPPN terlebih dahulu. Melihat hal ini maka, dirinya mengharapkan agar desa mulai membuat ajuan.
Dalam kesempatan ini pihaknya juga menyampaikan beberapa desa di Kabupaten Bojonegoro juga dalam perencanaan pembangunan desa tidak memasukkan pemberdayaan desa dalam perencanaannya. Dan dua kecamatan juga belum mengajukan permohonan ADD sampai dengan saat ini yakni Kecamatan Purwosari dan Margomulyo.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Drs. H. Suyoto di hadapan para Kepala Desa di seluruh wilayah Bojonegoro sebelum membuka sosialisasi ini mengharapkan agar mulai melakukan upaya untuk bebas ODF. Bupati menjelaskan, bahwa masalah kesehatan adalah hal utama untuk mewujudkan masyarakat yang tangguh. Jadi pastikan semua desa untuk mengetahui berapa jumlah warganya yang masih belum memiliki jamban, dan berapa rumah warga yang belum layak.

Dalam rumah sehat itu ada beberapa kriteria antara lain lantai tidak tanah, memiliki akses sanitasi dan jamban, rumah ada fentilasi. Dalam kesempatan ini, Bupati bahkan menunjuk beberapa Kepala Desa yang capaian ODF-nya masih rendah agar mulai memikirkan bagaimana untuk menuntaskan ODF di wilayahnya masing-masing.

Yang berbeda dari pertemuan ini dimana Bupati mengabsen kehadiran setiap Kepala Desa per-wilayah bahkan Bupati mengharapkan agar seluruh camat mengabsen kepada seluruh Kepala Desa yang tak hadir dalam kesempatan ini. Demikian pula agar inspekorat memperhatikan hal ini. Bupati meminta seluruh Kepala Desa untuk mencatat hal penting yakni “Desa Gagal adalah Desa yang ketika atau setelah terjadinya perubahan kekuasaan tidak mengubah kesejahteraan rakyat". Kebijakan pemerintah dalam membangun adalah Money follow probloem dimana uang adalah untuk mengatasi masalah yang terjadi di tengah masyarakat. Uang atau anggaran adalah untuk menjadi solusi, solusi hadir untuk pembangunan yang berkelanjutan.

Sesuai dengan Peraturan Bupati Bojonegoro Nomor 6 Tahun 2017, tentang besaran sementara Alokasi Dana Desa, Bagi Hasil Pajak Daerah dan Bagi Hasil Retribus Daerah untuk setiap desa di Kabupaten Bojonegoro tahun 2017 ini dengan rincian sebagai berikut Alokasi Dana Desa mencapai 179.157.550.000 rupiah (Rp 179,157 miliar lebih). Bagi Hasil Pajak Daerah mencapai 7.298.080.079,30 rupiah (Rp 7,298 miliar lebih) dan Bagi Hasil Retribusi Daerah mencapai 4.974.386.168,50 rupiah (Rp 4,974 miliar lebih) untuk seluruh desa di wilayah Bojonegoro. [mu]

Tag : pemkab, add, dd bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 12 July 2020 14:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB, Berikut Syaratnya!

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB, Berikut Syaratnya! Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat