Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 29 March 2017 13:00

Nugget Jantung Pisang, Penyetem dan Gapitem yang Juara

Nugget Jantung Pisang, Penyetem dan Gapitem yang Juara

Kontributor: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com -
Siapa sangka, makanan yang disajikan oleh tim PAC Fatayat NU Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro berhasil menyisihkan puluhan peserta lain saat festival makanan berbahan baku lokal kemarin. Tidak tanggung-tanggung, dewan juri sepakat menjadikan PAC Fatayat NU Kanor sebagai Juara 1.

Perwakilan tim berasal dari dua ranting, yakni Ranting Fatayat NU Tejo dan Sarangan. Kombinasi dua desa yang dikirim berhasil memukau juri. Karena, Nugget Jantung Pisang dan beberapa olahan lain, termasuk Penyetem dan Gapitem, dinilai cukup unik dan layak jual.

"Ada tujuh produk yang kami bawa, semuanya berbahan baku lokal, tanpa MSG (monosodium glutamat), pewarna kimia dan bahan lain yang mengganggu kesehatan," kata Ketua Ranting Fatayat NU Sarangan, Masfi'ah.

Tujuh produk tersebut antara lain, Nugget Jantung Pisang, Galantin Jantung Pisang, Sempol Jantung Pisang, Bakso Jantung Pisang, Nugget Ice Cream Jantung Pisang, Penyetem dan Gapitem. Khusus untuk Penyetem dan Gapitem yang khas asal Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Bojonegoro juga mempunyai gizi tinggi.

"Karena bahannya ada yang dicampur daun kelor, wortel, bayam, bawang prei, maupun jenis lain yang didapat dari lokal," tegasnya.

Setelah Juara 1, kader Fatayat NU di Desa Sarangan dan Tejo semakin bersemangat untuk mengembangkan 7 produk lokal dan unggulan tersebut. Harapan ke depan lebih memasyarakat dan memiliki daya jual tinggi.

"Semoga lancar dan sukses. Kami berterima kasih pada semuanya, termasuk dua ranting yang sudah optimal," terang Sekretaris PAC Fatayat NU Kanor, Muslikah. [din/ito]

Tag : nugget, jantung, pisang, penyetem, gapitem, kanor, sarangan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.



Berita Terkini