20:00 . Dukung Program Kapolda, Pemkab dan Polres Harus Segera Bentuk Kampung Tangguh   |   19:30 . 165 Karyawan Supermarket dan Pabrik Rokok Rapid Test, Hasilnya Non Reaktif   |   19:00 . 1 PDP di Kecamatan Kota Meninggal Dunia   |   18:00 . 56 Karyawan Supermarket di Bojonegoro Jalani Rapid Test   |   17:00 . Tak Ada Pesta Pernikahan, ini yang Dilakukan Pengusaha Hantaran   |   16:00 . Omzet Usaha Salon Naik saat Ramadan   |   15:00 . Karyawan Supermarket di Kota dan Pabrik Rokok di Padangan Rapid Test   |   14:00 . Empat Bulan, 60 Orang Kena DB, 1 Meninggal   |   13:00 . Cegah Covid 19, Disnakkan Semprot Disinfektan18 Pasar Hewan   |   12:00 . H+2 Lebaran, Tak Ada Trayek Bus Beroprasi di Terminal Bojonegoro   |   11:00 . 27 Ribu Ton, Bulog Klaim Beras Cukup untuk 3 Kabupaten   |   10:00 . Di Tengah Pandemi Ojol Andalkan Jasa Antar Makanan dan Barang   |   08:00 . Akibat Pandemi Corona Capaian Pajak Hotel Hanya Tembus 7%   |   07:00 . Ciri Anak Stres karena Terlalu Lama #diRumahAja dan Cara Hadapinya   |   06:00 . [Hoax] Surat Himbauan Waspada Rapid Test Mengatasnamakan MUI   |  
Tue, 26 May 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 21 July 2017 15:00

Dry Port Bojonegoro Masih Terkendala Lahan

Dry Port Bojonegoro Masih Terkendala Lahan

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Beberapa investor dari luar negeri sudah siap mendanai pembangunan Dry Port di Kabupaten Bojonegoro. Namun rencana tersebut masih menunggu ketersediaan lahan yang harus disiapkan di Kota Ledre.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro, Iskandar menjelaskan, pembangunan dry port tersebut akan dibangun di timur stasiun Bojonegoro, tepatnya belakang pos pertigaan jalan Veteran. Padahal Bojonegoro hanya cukup menyiapkan lahan untuk Dry Port. Apabila lahan yang dibutuhkan tersebut tersedia, maka rencana tersebut tinggal menunggu kesepakatan dengan pihak investor.

"Yang dibutuhkan tanah sekitar tiga hektar, sekarang ini masih kurang setengah hektar," jelasnya kepada blokBojonegoro.com.

Dalam penyiapan lahan 1,5 hektar tersebut, kata Iskandar, menghabiskan biaya Rp9 miliar. Jadi jika total lahan itu 3 hektar yang dibutuhkan, maka estimasi biayanya bisa mencapai Rp20 miliar. Dan nanti, jelas Iskandar, yang menentukan harga adalah dari tim appraisal dan akan dibeli oleh Pemkab Bojonegoro.

Rencananya pelabuhan kering tersebut, lanjut Kadishub, memang strategis dibangun di Kota Ledre, karena posisi Bojonegoro berada di segitiga emas yang dilalui jalur kereta api. Sehingga bisa ke Tanjung Priok Jakarta, Surabaya dan ke utara ada semen nantinya bisa menggunakan Dry Port menuju Tuban, Lasem serta daerah industri sekitarnya.

"Belum lagi produksi pupuk kujang nantinya bisa dikirim kemana saja," terangnya.

Ditambahkan, komunikasi ini sudah direncanakan tiga tahun yang lalu dan sudah dilakukan komunikasi juga dengan Kementerian Perhubungan. [zid/mu]

Tag : dry port bojonegoro, pelabuhan kering bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat