08:00 . Diduga Balapan Liar, Hantam Fortuner Tewas di TKP   |   07:00 . 3 Pertanyaan Selain 'Kapan nikah' Saat Reuni   |   06:00 . Pengemudi Warga Simbatan, Patah Kaki dan Tangan   |   21:00 . Pasca Pemilu, Kapolres Himbau Jangan Ada Pawai   |   20:00 . Ngeri...! Kecelakaan Margomulyo Balen Bojonegoro   |   19:00 . Jokowi-Amin Menang 67 Persen di Bojonegoro   |   18:30 . Datangi Polres, Kadishub Bojonegoro Laporkan Balik Istrinya   |   18:00 . Meski Surat Suara Tertukar, KPU Mengklaim Tidak Ada PSU   |   17:00 . Evakuasi Korban, Jalan Raya Macet Cukup Panjang   |   16:00 . Avanza Vs Truk di Margomulyo, 2 Mobil Ringsek   |   15:00 . Triwulan Pertama, Ada 850 Klaim Asuransi ke Jasa Raharja   |   14:00 . SMPN 1 Kapas Kembali Rebut Juara Pencak Silat O2SN   |   12:00 . Saat Pemungutan Suara, Tiga TPS Surat Suaranya Tertukar   |   09:00 . Panitia Gandeng Mahasiswa dan Komunitas, Ini Alasannya?   |   08:00 . Rayakan Hari Jadi, AMSI Gelar Kontes Jurnalistik dan Seminar Anti Hoax   |  
Fri, 19 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 21 July 2017 15:00

Dry Port Bojonegoro Masih Terkendala Lahan

Dry Port Bojonegoro Masih Terkendala Lahan

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Beberapa investor dari luar negeri sudah siap mendanai pembangunan Dry Port di Kabupaten Bojonegoro. Namun rencana tersebut masih menunggu ketersediaan lahan yang harus disiapkan di Kota Ledre.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro, Iskandar menjelaskan, pembangunan dry port tersebut akan dibangun di timur stasiun Bojonegoro, tepatnya belakang pos pertigaan jalan Veteran. Padahal Bojonegoro hanya cukup menyiapkan lahan untuk Dry Port. Apabila lahan yang dibutuhkan tersebut tersedia, maka rencana tersebut tinggal menunggu kesepakatan dengan pihak investor.

"Yang dibutuhkan tanah sekitar tiga hektar, sekarang ini masih kurang setengah hektar," jelasnya kepada blokBojonegoro.com.

Dalam penyiapan lahan 1,5 hektar tersebut, kata Iskandar, menghabiskan biaya Rp9 miliar. Jadi jika total lahan itu 3 hektar yang dibutuhkan, maka estimasi biayanya bisa mencapai Rp20 miliar. Dan nanti, jelas Iskandar, yang menentukan harga adalah dari tim appraisal dan akan dibeli oleh Pemkab Bojonegoro.

Rencananya pelabuhan kering tersebut, lanjut Kadishub, memang strategis dibangun di Kota Ledre, karena posisi Bojonegoro berada di segitiga emas yang dilalui jalur kereta api. Sehingga bisa ke Tanjung Priok Jakarta, Surabaya dan ke utara ada semen nantinya bisa menggunakan Dry Port menuju Tuban, Lasem serta daerah industri sekitarnya.

"Belum lagi produksi pupuk kujang nantinya bisa dikirim kemana saja," terangnya.

Ditambahkan, komunikasi ini sudah direncanakan tiga tahun yang lalu dan sudah dilakukan komunikasi juga dengan Kementerian Perhubungan. [zid/mu]

Tag : dry port bojonegoro, pelabuhan kering bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more