17:00 . LDII Ingin Bersinergi Majukan Bojonegoro   |   16:00 . Pasca Viral, Sehari Soto Seribuan Laku Hingga Ratusan Porsi   |   15:00 . Selamat PWI Jatim Luluskan 17 Wartawan Berkompeten   |   14:00 . Antusias, 52 Grup Bersaing Jadi Pemenang   |   13:00 . Bojonegoro Green Taman Kota Indah dan Cantik   |   12:00 . Berkelok-kelok Jalan Mulus Pelosok Desa   |   11:00 . Satgas Covid-19 Ingatkan Pengalaman Libur Panjang untuk Dijadikan Pelajaran   |   10:30 . Presiden BEM Unirow Ajak Masyarakat Jangan Sepelekan Covid-19   |   10:00 . Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional Terus Meningkat Menjadi 437.456 Orang   |   09:00 . Apa Saja Kandungan Vaksin?   |   08:00 . Ilatifa Fahira Putri, Merintis Usaha Saat Sibuk Skripsi.   |   07:00 . Agar Anak Tetap Aktif, Ini Deretan Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan di Rumah   |   06:00 . Akhir Pekan, Hujan Ringan Akan Guyur Bojonegoro Siang Ini   |   05:00 . 3 Pasien Sembuh, Kasus Baru di Bojonegoro Tambah 4 Orang   |   04:00 . 359 Pasien di Jatim Sembuh, 428 Kasus Baru Covid-19   |  
Sat, 28 November 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 24 August 2017 08:00

Truk Molen Terguling, 1 Pekerja Tewas

Kecelakaan Proyek, Tanggungjawab Kontraktor

Kecelakaan Proyek, Tanggungjawab Kontraktor

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com -
Insiden kecelakaan kerja saat pengerjaan pengecoran tanggul penahan tanah (TPT) yang di kerjakan oleh CV Putra Nuraitu, di jalan poros Desa Kalianyar-Ngampel, turut wilayah Desa Wedi, Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (21/8/2017), mengakibatkan Hamawi (57), warga Desa Dander RT.36/RW.04 Kecamatan Dander meninggal dunia. Sehingga kecelakaan kerja tersebut menjadi tanggungjawab kontraktor.

"Apapun yang terjadi  di situ menjadi tanggung jawab kontrktor. Kalau kami sejauh ini hanya memonitor sampai sejauh mana pihak yang  bertanggungjawab dalam hal ini kontraktor, sudah memenuhi hak dan kewajiban dari korban apa belum," kata Kepala Dinas pekerjaan umum bina marga dan penataan ruang Kabupaten Bojonegoro, Andik Tjandra.

Menurut Andik, kalau sudah memenuhi tanggungjawab, maka proses mungkin dari aparat penegak hukum  bagaimna prosesnya. "Maka selanjutnya akan kami serahkan ke kontraktor apakah mau damai atau mau yang lainnya," terangnya kepada blokBojonegoro.com.

Ditambahkan, kalau kontraktor ke DPU (Dinas Pekerjaan Umum) kontraktor harus memberi tahukan kepada kami untuk evaluasi apa saja yang terjadi. Sehingga dari laporan itu kami dapat memberikan peringatan namun kita lihat dulu kadar kesalahan, dan kekeliuran dari sisi SOP pelaksanaan pekerjaan.

"Sebenarnya untuk safety pekerjaan di dalam kontrak sudah ada K3 (keselamatan kerja) dan kembali lagi dilaksanakan pihak kontraktor atau tidak. Kemudian harus menulis kronologi seperti apa sehingga tim akan mengecek kejadian-kejadian dari foto yang ada," pungkasnya. [zid/ito]

Tag : molen, terguling


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat