07:00 . Waspada, Pemberian MPASI Kurang Tepat Bisa Berisiko Stunting   |   19:00 . 3 Orang Sembuh, Tambahan 2 Positif Covid-19   |   18:00 . Hadirkan Hotspot Area Untuk Akses Jangkauan Informasi yang Luas   |   17:00 . Gotong Royong Masyarakat Samin yang Masih Terjaga   |   16:00 . Pandemi, Apakah Pentol Sejati Terdampak?   |   15:00 . Siap Jaga Kyai Dan NKRI, Santri IPSPN-NU Dikukuhkan   |   13:00 . 852 Modin Wanita Dapat Insentif Rp125 Ribu Tiap Bulan   |   12:00 . MTQ di Bojonegoro Dilaksanakan 15 Oktober Mendatang   |   10:00 . Perlancar Aliran Sungai, Pemkab dan Koramil Kerja Bakti   |   08:00 . Angin Kencang Akibatkan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang   |   07:00 . Berikut Ciri-Ciri Sakit Jantung   |   23:00 . Makin Maju, Pesantren Mahasiswa Attanwir Diresmikan   |   22:00 . Intip Museum Pertanian di Wisata Edukasi Pejambon   |   21:00 . Wisata Edukasi Pejambon Diresmikan Menteri Desa   |   20:00 . 2 Sembuh, Tambahan 2 Positif   |  
Mon, 28 September 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 24 August 2017 12:00

Serpihan Agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (20)

Penghadangan di Balen, Taktik 4 Regu Berhasil

Penghadangan di Balen, Taktik 4 Regu Berhasil

Pada bulan April 1949, Seksi Supandi melakukan penghadangan di perempatan jalan besar Balen. Sementara di selatan kecamatan tersebut, yakni di Desa Sidobandung, sudah dipisah 4 regu yang mempunyai sasaran masing-masing.

Reporter: Parto Sasmito


blokBojonegoro.com -
Regu pertama, di bawah pimpinan Sersan Sanyoto bersenjata mesin Jukikanju, menyiapkan pertahanan di utara jalan besar, perbatasan dengan Desa Kabunan dan Balen menghadap timur. Tugas mereka adalah melakukan tembakan penghancuran dan penindasan terhadap sasaran yang terkena ledakan.

Pada regu ke dua, yang ada di bawah pimpinan Sersan Pakrus bersenjata senapan mesin Keikikanju, memasang bom tarik di perempatan jalan Balen dan meledakkannya ketika patroli serdadu Belanda melintas dari timur.

[Baca juga: Serdadu Mengobrak-abrik Lereng Gunung Pandan ]

Kemudian di regu ke tiga, di bawah pimpinan Sersan Muntaris dengan senjata yang sama dengan regu sebelumnya. Tugas mereka, mengganggu dan menyerang pos Belanda di dekat Jembatan Kali Pacal dengan menggencarkan tembakan. Hal ini, bertujuan untuk memancing komando pleton musuh yang ada di Sumberejo untuk mengirimkan bantuan.

"Sedangkan regu ke empat, dengan pimpinan Sersan Joko Budoyo bersenjatakan Tekidanto, menjadi regu cadangan yang berada di belakang regu Sanyoto diperbatasan Desa Kabunan dan Balen," Panitia Penyusunan Sejarah Brigade Ronggolawe, Pengabdian Selama Perang Kemerdekaan Bersama Brigade Ronggolawe 1984:329.

Strategi tersebut, berhasil dijalankan. Pada malam hari saat ada dua buah kendaraan bergerak dari komando pleton Sumberejo menuju ke barat yang melintas perlahan tanpa lampu penerang, pasukan gerilya yang mendengar deru kendaraan tersebut memperkirkakan bahwa itu adalah bren-carrier atau panser.

Pada saat kendaraan tersebut tiba di perempatan Balen, Sersan Pakrus menarik kunci detonator sehingga bom meledak. Secara bersamaan, regu Sanyoto menghujani tembakan ke arah api yang terlihat pada saat bom meledak.

Namun, serdadu yang ada di kendaraan ke dua yang tidak terkena ledakan, langsung menggencarkan tembakan, hingga terjadi baku tembak di malam hari itu dengan peluru -peluru berujung fospor yang berhamburan, disusul dengan sinar dari peluru-peluru yang ditembakkan dari lokasi ledakan.

Setelah peristiwa penghadangan tersebut, para gerilya menyimpulkan bahwa taktik untuk menjebak lawan dengan tujuan penghadangan tercapai, meski tidak sepenuhnya berhasil melumpuhkan. Gerakan tersebut, juga membantu pos Kapas tanpa diikuti oleh pasukan dan kerugian gerilyawan tidak ada. Sedangkan kerugian di pihak lawan, sebuah kendaraan yang rusak akibat ledakan dan serdadu yang luka atau tewas tidak diketahui. [ito/mu]

Sumber: Pengabdian Selama Perang Kemerdekaan Bersama Brigade Ronggolawe, Panitia Penyusunan Sejarah Brigade Ronggolawe

Tag : agresi, militer, belanda


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat